Kompas.com - 28/03/2022, 17:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan penipuan yang dialami oleh calon konsumen di diler Honda MT Haryono, Jakarta Selatan.

Korban bernama Yunita Sari telah melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Reserse Krimininal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ridwan Soplanit mengatakan, terduga pelaku diketahui telah melakukan aksi penipuan lebih dari satu kali.

"Iya sudah beberapa kali. Di Cilacap. Jawa Tengah," ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Selidiki Dugaan Penipuan Beli Mobil di Diler Honda MT Haryono, Polisi Periksa Saksi

Ridwan mengatakan, terduga pelaku pernah terjerat kasus yang sama di wilayah lain, yakni penipuan kendaraan roda empat.

"Melakukan penipuan dengan objeknya kendaraan-kendaraan, terakhir sempat diproses. Dia pemain tunggal sudah berapa lama," kata Ridwan.

Diketahui, Yunita Sari sebelumnya membagikan cerita melalui Instagram pribadinya bernama @_yunita_sari_. Yunita mengatakan, penipuan tersebut terjadi pada Minggu (6/2/2022).

Peristiwa dugaan penipuan terjadi saat Yunita mendatangi diler Honda MT Haryono untuk melihat mobil yang diinginkan. Ia pun disambut oleh sales yang diketahui bernama Ruhan.

Dalam narasi yang diunggah di media sosialnya, Yunita mengatakan bahwa sales tersebut menggunakan atribut lengkap, seperti seragam, ID card, dan kartu nama.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kasus Penipuan di Diler Honda MT Haryono, Korban Ditipu Rp 47 Juta

Setelah menyetujui untuk membeli unit tersebut, Yunita pun dijanjikan diskon Rp 10 juta. Kepada Ruhan, dia disarankan untuk mentransfer uang Rp 10 juta sebagai booking fee.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Megapolitan
Dukung Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Dukung Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Megapolitan
Bikin 'Prank' Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Bikin "Prank" Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Megapolitan
Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Megapolitan
Bakal Direlokasi Karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Bakal Direlokasi Karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Megapolitan
'Nge-prank' Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

"Nge-prank" Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

Megapolitan
11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

Megapolitan
Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena 'Prank' Polisi soal KDRT…

Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena "Prank" Polisi soal KDRT…

Megapolitan
'Nge-Prank' Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

"Nge-Prank" Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

Megapolitan
Bikin Konten 'Prank' KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Bikin Konten "Prank" KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Megapolitan
Tak Hanya Ditegur, Pelanggar Lalu Lintas Diberi Helm hingga Sembako Saat Operasi Zebra Jaya 2022

Tak Hanya Ditegur, Pelanggar Lalu Lintas Diberi Helm hingga Sembako Saat Operasi Zebra Jaya 2022

Megapolitan
Pidanakan Baim Wong!

Pidanakan Baim Wong!

Megapolitan
Dideklarasikan Jadi Capres dari Nasdem, Anies: Saat Ini Masih Fokus untuk Jakarta

Dideklarasikan Jadi Capres dari Nasdem, Anies: Saat Ini Masih Fokus untuk Jakarta

Megapolitan
Baim Wong-Paula Temui Polisi yang Mereka 'Prank' Laporan KDRT, Petugas: Minta Maaf ke Kapolsek Saja

Baim Wong-Paula Temui Polisi yang Mereka "Prank" Laporan KDRT, Petugas: Minta Maaf ke Kapolsek Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.