Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/04/2022, 22:51 WIB
Rakhmat Nur Hakim

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengatakan lebih dari 10.000 sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sejak 1 April.

"Dari mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, baik negeri dan swasta sudah melaksanakan PTM 100 persen," ucap Kasubag Humas Disdik DKI Taga Radja, dikutip dari Tribunjakarta.com, Senin (4/4/2022).

"Kalau dengan Madrasah atau sekolah yang dibina Kemenag itu ada 10.979 sekolah, di atas 10.000 angkanya," sambungnya.

Baca juga: Disdik DKI Sebut PTM 100 Persen Lebih Aman Diselenggarakan Saat Ramadhan, Ini Alasannya...

Untuk menekan penularan Covid-19, Pemprov DKI membatasi kegiatan belajar mengajar  maksimal 6 jam pelajaran setiap harinya.

"Jadi mata pelajaran yang dipilih itu yang esensial saja, yang memang perlu tatap muka dan perlu dijelaskan langsung oleh guru," ujarnya.

Selama PTM 100 persen, Disdik DKI bakal berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan terkait penularan Covid-19 dengan cara pelacakan kasus secara aktif.

"Jika terjadi penularan, maka langsung ditutup selama 14 hari efektif belajar," kata Taga.

Namun, bila tidak ada penularan, tetapi hanya ada temuan kasus Covid-19, maka sekolah akan ditutup selama lima hari.

"Jika tidak ada penularan hanya kasus saja, satu orang saja, maka ditutup pada kelas tersebut lima hari efektif belajar," tuturnya.

Taga mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen juga lebih aman dilakukan saat bulan Ramadhan. Pasalnya, para siswa tidak makan dan minum sehingga tidak perlu melepas masker yang bisa meningkatkan potensi penularan Covid-19.

Baca juga: Antusiasme Murid SDN 14 Tangerang Ikuti PTM 100 Persen, Tak Tidur Lagi Usai Sahur

"Jadi justru (Ramadhan) yang paling aman tidak terjadi penularan," ucap Taga.

Walau demikian, ia mengatakan masih ada kekhawatiran para murid terpapar Covid-19 saat berada di luar lingkungan sekolah. Apalagi ada tradisi mengabuburit jelang waktu berbuka yang biasanya justru menimbulkan kerumunan.

"Justru yang dikhawatirkan adalah masyarakat umum yang sore hari, ngabuburit pasti lebih banyak berkumpul," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, ia mengimbau kepada wali murid untuk mengawasi anaknya saat berangkat dan pulang sekolah. Ia mengatakan jangan sampai anak berkeliaran di tengah kerumunan yang bisa memicu terjadinya penularan virus corona.

"Artinya yang perlu dikhawatirkan ketika pulang dari sekolah. Kepada orang tua agar selalu memantau putra-putrinya," kata Taga.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Disdik DKI: 10.979 Sekolah di Jakarta Sudah Terapkan PTM 100 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tingkat Kebocoran di Jakarta Masih Tinggi, PAM Jaya Ganti Pipa Air di 6 Wilayah

Tingkat Kebocoran di Jakarta Masih Tinggi, PAM Jaya Ganti Pipa Air di 6 Wilayah

Megapolitan
Kronologi Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Hantam Korban Pakai Meja Usai Ketahuan Ambil Ponsel

Kronologi Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Hantam Korban Pakai Meja Usai Ketahuan Ambil Ponsel

Megapolitan
Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Anggota Paspampres Terluka karena Ditabrak Pelaku

Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Anggota Paspampres Terluka karena Ditabrak Pelaku

Megapolitan
Hakim Nyatakan Penyitaan Akun Instagram, Email, dan Ponsel Aiman Witjaksono Sesuai Prosedur

Hakim Nyatakan Penyitaan Akun Instagram, Email, dan Ponsel Aiman Witjaksono Sesuai Prosedur

Megapolitan
Usai Bertemu Perwakilan Bawaslu, Massa Aksi: Kita Harus Dukung Mereka Sebagai 'Civil Society'

Usai Bertemu Perwakilan Bawaslu, Massa Aksi: Kita Harus Dukung Mereka Sebagai "Civil Society"

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Ramadhan

Pemprov DKI Diminta Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Ramadhan

Megapolitan
Universitas Pancasila Tunjuk Plt Usai Nonaktifkan Rektor akibat Kasus Pelecehan Seksual

Universitas Pancasila Tunjuk Plt Usai Nonaktifkan Rektor akibat Kasus Pelecehan Seksual

Megapolitan
Polisi Telah Periksa Pihak Binus School Serpong Terkait Kasus Perundungan 'Geng Tai'

Polisi Telah Periksa Pihak Binus School Serpong Terkait Kasus Perundungan "Geng Tai"

Megapolitan
Hakim: Surat Penyitaan HP Aiman yang Ditandatangani Wakil Ketua PN Tetap Sah

Hakim: Surat Penyitaan HP Aiman yang Ditandatangani Wakil Ketua PN Tetap Sah

Megapolitan
Hendak Tembak Temannya, Mantan Suami Artis di Jatinegara Gedor Pintu Kantor Korban sampai Hancur

Hendak Tembak Temannya, Mantan Suami Artis di Jatinegara Gedor Pintu Kantor Korban sampai Hancur

Megapolitan
Massa Demo di Gedung Bawaslu, Bakar Keranda Bertuliskan 'RIP Democracy'

Massa Demo di Gedung Bawaslu, Bakar Keranda Bertuliskan "RIP Democracy"

Megapolitan
Kronologi Anggota Paspampres Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Dengar Teriakan Minta Tolong Saat Hendak Kerja

Kronologi Anggota Paspampres Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Dengar Teriakan Minta Tolong Saat Hendak Kerja

Megapolitan
Polisi Periksa 3 Saksi Baru Terkait Kasus Perundungan Siswa SMA di Serpong

Polisi Periksa 3 Saksi Baru Terkait Kasus Perundungan Siswa SMA di Serpong

Megapolitan
Unggul Sementara di Pileg DKI, PKS Mulai Lirik Kursi Ketua DPRD

Unggul Sementara di Pileg DKI, PKS Mulai Lirik Kursi Ketua DPRD

Megapolitan
Tutup Jalan, Mahasiswa Universitas Pancasila Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual oleh Rektor

Tutup Jalan, Mahasiswa Universitas Pancasila Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual oleh Rektor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com