Kompas.com - 09/04/2022, 01:15 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Raharja menggelar mudik gratis tahun 2022 bagi masyarakat umum. Adapun penyelenggaraannya akan dilaksanakan mulai tanggal 29-30 April 2022.

Mudik gratis sendiri merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Kemenhub dan Jasa Raharja untuk perayaan Idul Fitri. Target kuota sebanyak 10.500 orang yang nantinya akan dibawa oleh Jasa Raharja ke berbagai daerah. 

Untuk tahun ini, mudik bertema “Mudik Sehat Bersama BUMN 2022”.

Syarat mudik gratis Jasa Raharja

Dilansir dari akun instagram resmi Jasa Raharja, vaksin merupakan salah satu syarat wajib untuk pemudik yang ingin ikut program mudik gratis.

“PT Jasa Raharja sebagai Koordinator Mudik Sehat Bersama BUMN 2022 akan hadir untuk Jasfren yang sudah rindu mudik ke daerah asal untuk bertemu keluarga dan kerabat masing-masing, loh! Oleh karena itu, segera lakukan vaksinasi agar Jasfren bisa ikutan mudik gratis ini!” tulis @pt_jasaraharja.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Jasa Raharja (@pt_jasaraharja)

Tak hanya vaksin, syarat lainnya yang perlu dipenuhi ialah dengan mengikuti atau follow media sosial resmi PT Jasa Raharja di:

Cara Pendaftaran

  • Daftar melalui mudik.jasaraharja.co.id. (baru bisa dilakukan saat pendaftaran sudah dibuka)
  • Khusus moda KAI, daftar melalui aplikasi mobile JR-Ku (baru bisa dilakukan saat pendaftaran sudah dibuka).
  • Mengisi data dan mengupload dokumen persyaratan.
  • Melakukan verifikasi ulang pada tanggal yang sudah ditentukan.
  • Pemudik mengambil tiket mudik di tanggal yang akan diberitahukan melalui SMS atau email.

Informasi syarat dan ketentuan

  • Satu orang pendaftar hanya boleh mendaftar satu kali.
  • Pendaftar mudik harus mempunyai Sepeda Motor dan SIM C (Pajak Sepeda Motor dan SIM C harus masih berlaku)
  • Peserta mudik maksimal 4 orang dewasa untuk kereta api dan 6 orang dewasa untuk bus.
  • Infant/anak yang ikut mudik harus dipangku.
  • Batas usia Infant untuk moda kereta api adalah 3 tahun.
  • Batas usia Infant untuk moda bus adalah 4 tahun.
  • Pendaftar mudik dengan peserta mudik harus ada hubungan keluarga yang dibuktikan oleh Kartu Keluarga (KK).
  • Pendaftar mudik boleh ikut sebagai peserta mudik, boleh juga tidak ikut (hanya mendaftarkan keluarganya).
  • Daftar ulang (verifikasi dokumen) tidak boleh diwakilkan kecuali oleh isteri/suami atau anak yang sudah dewasa.
  • Tujuan mudik yang sudah dipilih sewaktu mendaftar online tidak bisa diubah lagi.

Informasi syarat dokumen pendaftaran

Pada saat daftar ulang (Verifikasi Dokumen) harus membawa yang asli dan 1 rangkap fotokopi dokumen berikut:

  • KTP dan SIM C atas nama Pendaftar (nama di KTP dan SIM C harus sama).
  • STNK dan SKPD/bukti pembayaran pajak sepeda motor
  • Kartu Keluarga sebagai bukti hubungan keluarga antara pendaftar dengan peserta (kecuali peserta mudik hanya 1 orang dan pendaftar sendiri).
  • Sertifikat vaksin
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadis LH DKI: Pelan-pelan, Industri yang Gunakan Batu Bara Akan Kami Hilangkan

Kadis LH DKI: Pelan-pelan, Industri yang Gunakan Batu Bara Akan Kami Hilangkan

Megapolitan
Anies Hendak Hilangkan 'Bullying' dengan Cara Satukan Gedung SD, SMP, hingga SMA

Anies Hendak Hilangkan "Bullying" dengan Cara Satukan Gedung SD, SMP, hingga SMA

Megapolitan
Saat Warga Gotong Royong Dirikan Dapur Umum, Siapkan Makanan untuk Korban Kebakaran di Menteng...

Saat Warga Gotong Royong Dirikan Dapur Umum, Siapkan Makanan untuk Korban Kebakaran di Menteng...

Megapolitan
Cerita Warga Beralih ke Vivo sejak Harga BBM Naik: Lebih Tahan Lama dan Antrean Manusiawi

Cerita Warga Beralih ke Vivo sejak Harga BBM Naik: Lebih Tahan Lama dan Antrean Manusiawi

Megapolitan
Ditanya soal Gantikan Anies sebagai Pj Gubernur, Sekda Marullah Menjawab dengan Surat Ali Imran Ayat 26

Ditanya soal Gantikan Anies sebagai Pj Gubernur, Sekda Marullah Menjawab dengan Surat Ali Imran Ayat 26

Megapolitan
Petugas Samsat yang Minta Uang Rp 30.000 ke Soleh Solihun Saat Perpanjang STNK Disebut Bukan Polisi

Petugas Samsat yang Minta Uang Rp 30.000 ke Soleh Solihun Saat Perpanjang STNK Disebut Bukan Polisi

Megapolitan
Tinjau Harga Pangan di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Sebut Kenaikan Masih Bisa Ditoleransi

Tinjau Harga Pangan di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Sebut Kenaikan Masih Bisa Ditoleransi

Megapolitan
Anies Resmikan Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', Apa Itu?

Anies Resmikan Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", Apa Itu?

Megapolitan
Ini Duduk Perkara yang Bikin Anies Dilaporkan ke Bawaslu

Ini Duduk Perkara yang Bikin Anies Dilaporkan ke Bawaslu

Megapolitan
Rumah 4 Lantai di Jakarta Disebut Boros Air, Kadis LH Beri Penjelasan

Rumah 4 Lantai di Jakarta Disebut Boros Air, Kadis LH Beri Penjelasan

Megapolitan
Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli di Samsat Polda Metro Saat Urus STNK, Polisi: Sudah Selesai

Soleh Solihun Ungkap Praktik Pungli di Samsat Polda Metro Saat Urus STNK, Polisi: Sudah Selesai

Megapolitan
Jasad Bayi Laki-laki dalam Kondisi Membusuk Ditemukan di Pinggir Kali Bekasi

Jasad Bayi Laki-laki dalam Kondisi Membusuk Ditemukan di Pinggir Kali Bekasi

Megapolitan
Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.