Kompas.com - 18/04/2022, 05:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan bahwa penyidik akan mengusut tuntas kasus yang menjerat bos PS Store sekaligus selebgram Putra Siregar atas dugaan penganiayaan.

Putra sebelumnya ditangkap bersama rekannya yang juga salah seorang figur publik, Rico Valentino.

Mereka ditangkap karena diduga mengeroyok seseorang berinisial MNA atau N.

"Untuk sementara ini dua orang (Putra dan Rico) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kalau berkembang, nanti disampaikan," ujar Budhi dalam keterangannya, Minggu (17/4/2022).

Baca juga: Kronologi Dugaan Pengeroyokan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino hingga Jadi Tersangka

Putra Siregar dan Rico telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan. Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Untuk Pasal 170 itu ancaman itu lima tahun penjara," kata Budhi.

Budhi sebelumnya menjelaskan, Putra Siregar dan Rico diduga menganiaya MNA atau N di salah satu kafe di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022.

Peristiwa ini dipicu karena ada salah satu kawan perempuan Rico yang mendatangi meja korban MNA. Berdasarkan rekaman kamera pengawas di kafe tersebut, Rico lalu datang menyusul ke meja MNA dan terjadi pemukulan.

Putra Siregar kemudian menyusul dan juga melakukan aksi kekerasan kepada korban.

"Setelahnya, tersangka PS juga ikut bersama-sama, dengan menendang dan mendorong MNA," ujar Budhi.

Baca juga: Korban Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino Awalnya Hendak Berdamai, tetapi Tak Ditanggapi

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Tak Terdengar Cekcok tapi Ada Masalah Keluarga

Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Tak Terdengar Cekcok tapi Ada Masalah Keluarga

Megapolitan
Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Megapolitan
Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Megapolitan
Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Megapolitan
Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Megapolitan
Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Megapolitan
Mempertanyakan Nasib “Bike Sharing” Warisan Anies yang Terbengkalai, Akankah Berlanjut?

Mempertanyakan Nasib “Bike Sharing” Warisan Anies yang Terbengkalai, Akankah Berlanjut?

Megapolitan
Heru Budi Bongkar Jajaran Direksi Jakpro, Direktur Utama dan Direktur Bisnis Dicopot

Heru Budi Bongkar Jajaran Direksi Jakpro, Direktur Utama dan Direktur Bisnis Dicopot

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kematian Keluarga di Kalideres, Dian Hidup Bersama Jasad Keluarga | UMP DKI Naik Jadi Rp 4,9 Juta

[POPULER JABODETABEK] Kematian Keluarga di Kalideres, Dian Hidup Bersama Jasad Keluarga | UMP DKI Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Warga Bintaro Jaksel Tewas Tersetrum Saat Cabut Colokan yang Terendam Banjir

Warga Bintaro Jaksel Tewas Tersetrum Saat Cabut Colokan yang Terendam Banjir

Megapolitan
BERITA FOTO: Melihat Ancaman Nyata Tenggelamnya Pesisir Utara Jakarta

BERITA FOTO: Melihat Ancaman Nyata Tenggelamnya Pesisir Utara Jakarta

Megapolitan
UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta Tinggal Diteken Heru Budi, tetapi Ditolak Pengusaha dan Buruh

UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta Tinggal Diteken Heru Budi, tetapi Ditolak Pengusaha dan Buruh

Megapolitan
BMKG: DKI Jakarta Hujan pada Malam Hari, Potensi Petir di Jakbar dan Jaksel

BMKG: DKI Jakarta Hujan pada Malam Hari, Potensi Petir di Jakbar dan Jaksel

Megapolitan
Kisah Prada Indra, Dianiaya Senior hingga Pulang Tinggal Nama...

Kisah Prada Indra, Dianiaya Senior hingga Pulang Tinggal Nama...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.