Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turut Saksikan Street Race di BSD, Eks Joki Perempuan: Terima Kasih Kapolda

Kompas.com - 22/04/2022, 22:04 WIB
Muhammad Naufal,
Ivany Atina Arbi

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang mantan pebalap atau joki turut menyaksikan ajang street race di Bumi Serpong Damai (BSD), Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/4/2022).

Eks joki yang bernama Gita Permata Sari (20) itu juga sebelumnya menyaksikan street race yang dihelat di Ancol, Jakarta, pada 16 Januari 2022.

Lantaran street race kali ini berada dekat di kediamannya, Gita tidak menyia-nyiakan kesempatan dan kembali datang untuk menonton.

"Sebenernya di Ancol sudah ikut lihat, cuma karena deket, ingin nonton saja," paparnya saat ditemui, Jumat.

"Ngelihat gimana sih treknya, ternyata enak, lebar," sambung dia.

Baca juga: Cerita Penonton Rela Berkendara Jauh dari Gunung Sindur Bogor ke BSD untuk Menonton Street Race...

Dalam kesempatan itu, Gita mengucapkan terima kasih kepada Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Inspektor Jenderal Polisi Fadil Imran karena sudah menggelar street race di BSD.

"Terima kasih banget buat Kapolda sudah ke sini, ke BSD, ngasih trek kayak gini," ucapnya.

Dia menilai, trek di Ancol berukuran lebih kecil dari pada trek di BSD ini.

Selain itu, menurut Gita, trek di BSD dinilai lebih aman.

"Yang di Ancol lebih kecil sedikit, treknya kalo dilihat agak ancur agak miring, lebih aman di sini," sebutnya.

Gita mengaku bahwa dulu ia kerap mengikuti balap liar di Taman Mini.

Kini, ia memutuskan untuk fokus bekerja.

Baca juga: Buka Street Race BSD, Kapolres Tangsel: Mudah-mudahan Menekan Balap Liar

Gita berharap kepolisian terus merangkul para pebalap motor untuk mengikuti ajang balap legal ini.

Kegiatan ini sengaja diadakan oleh Polda Metro Jaya untuk menekan terjadinya balap liar ilegal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Usut Penyebab Remaja di Cengkareng Gantung Diri

Polisi Usut Penyebab Remaja di Cengkareng Gantung Diri

Megapolitan
Dari 7 Jenazah Korban Kebakaran Mampang, 2 di Antaranya Anak Laki-laki

Dari 7 Jenazah Korban Kebakaran Mampang, 2 di Antaranya Anak Laki-laki

Megapolitan
Isak Tangis Iringi Pengantaran 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' ke RS Polri

Isak Tangis Iringi Pengantaran 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" ke RS Polri

Megapolitan
Kebakaran Toko Bingkai Saudara Frame Padam, Arus Lalin Jalan Mampang Prapatan Kembali Normal

Kebakaran Toko Bingkai Saudara Frame Padam, Arus Lalin Jalan Mampang Prapatan Kembali Normal

Megapolitan
Sebelum Toko 'Saudara Frame' Terbakar, Ada Percikan Api Saat Pemotongan Kayu

Sebelum Toko "Saudara Frame" Terbakar, Ada Percikan Api Saat Pemotongan Kayu

Megapolitan
Kondisi Karyawan Selamat dari Kebakaran Saudara Frame, Salah Satunya Luka Bakar Hampir di Sekujur Tubuh

Kondisi Karyawan Selamat dari Kebakaran Saudara Frame, Salah Satunya Luka Bakar Hampir di Sekujur Tubuh

Megapolitan
Polisi: Ada Luka di Dada dan Cekikan di Leher Jasad Perempuan di Pulau Pari

Polisi: Ada Luka di Dada dan Cekikan di Leher Jasad Perempuan di Pulau Pari

Megapolitan
144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan, Terbanyak di Jaktim

144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan, Terbanyak di Jaktim

Megapolitan
Wanita Ditemukan Tewas di Dermaga Pulau Pari, Polisi Periksa 3 Teman Dekat Korban

Wanita Ditemukan Tewas di Dermaga Pulau Pari, Polisi Periksa 3 Teman Dekat Korban

Megapolitan
Cerita Warga Habiskan Uang Jutaan Rupiah untuk Bagi-bagi THR di Hari Lebaran

Cerita Warga Habiskan Uang Jutaan Rupiah untuk Bagi-bagi THR di Hari Lebaran

Megapolitan
Anggota DPRD Pertanyakan Besaran Anggaran Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI yang Capai Rp 22 Miliar

Anggota DPRD Pertanyakan Besaran Anggaran Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI yang Capai Rp 22 Miliar

Megapolitan
Tewas Terjebak Kebakaran, Keluarga Pemilik 'Saudara Frame' Tinggal di Lantai Tiga Toko

Tewas Terjebak Kebakaran, Keluarga Pemilik "Saudara Frame" Tinggal di Lantai Tiga Toko

Megapolitan
Kadis Dukcapil: 92.432 NIK Warga Jakarta Bakal Dinonaktifkan Awal Pekan Depan

Kadis Dukcapil: 92.432 NIK Warga Jakarta Bakal Dinonaktifkan Awal Pekan Depan

Megapolitan
Sayur-mayur Membawa Berkah, Sarmini Bisa Menyekolahkan Anaknya hingga Sarjana

Sayur-mayur Membawa Berkah, Sarmini Bisa Menyekolahkan Anaknya hingga Sarjana

Megapolitan
Petugas Beberkan Sulitnya Padamkan Api yang Membakar Toko Bingkai Saudara Frame Mampang

Petugas Beberkan Sulitnya Padamkan Api yang Membakar Toko Bingkai Saudara Frame Mampang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com