Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/04/2022, 12:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Hal itu terlihat dari ludesnya kuota bus penumpang menuju kota tujuan mudik dari 11.680 kursi yang disediakan. Sebanyak 11.680 kuota kursi itu diberangkatkan menggunakan 292 unit bus.

Baca juga: Kuota Mudik Gratis Polda Metro Masih Tersisa 8.703, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Dikutip dari situs resmi mudikgratisdki.id, saat ini hanya tersisa 45 kursi untuk arus balik dari kota tujuan mudik menuju ke Jakarta dari 8.000 kuota yang disediakan. Sebanyak 8.000 kuota itu rencananya diberangkatkan menggunakan 200 armada bus.

Selain menyediakan bus untuk penumpang, Pemprov DKI juga menyediakan truk pengangkut sepeda motor. Dengan demikian, masyarakat yang mudik tetap bisa membawa motornya ke kampung halaman.

Untuk arus mudik, tersisa 127 dari 660 kuota sepeda motor yang disediakan. Sedangkan untuk arus balik, tersisa 26 dari 270 kuota yang disediakan.

Sebagai informasi, ada 17 kota dan kabupaten di 5 provinsi yang menjadi tujuan mudik gratis dari Pemprov DKI.

Kota dan kabupaten tujuan itu ialah Palembang, Lampung, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, dan Purwokerto.

Baca juga: Polda Metro Jaya: Pendaftaran Mudik Gratis Masih Dibuka hingga 28 April

Kemudian Solo, Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri, Madiun, Kediri, Jombang, dan Malang.

Menurut rencana, seluruh pemudik akan diberangkatkan dari Terminal Terpadu Pulo Gebang pada 27 April 2022.

Sedangkan, pemberangkatan arus balik akan berlangsung pada 8 Mei 2022 mendatang dengan tujuan Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Bagi warga yang berminat, masih bisa mengisi kuota untuk arus balik yang tersisa 46 kuota. Berikut cara mendaftranya:

  • Mudik gratis ini diutamakan bagi:
    •  Warga yang memiliki KTP domisili Jakarta
    •  Warga yang sudah vaksin dosis 3 (booster)
    • Warga yang membawa/memiliki sepeda motor dan wajib melampirkan STNK
    • Warga yang perjalan pergi dan kembali ke DKI Jakarta
  • Pendaftaran maksimal 4 orang per KK dan 1 sepeda motor
  • Pendaftaran online melalui website www.mudikgratisdkijakarta.id atau melalui Whatsapp 0812-3188-5758.
  • Setelah mengisi form pendaftaran, petugas panitia akan menghubungi Anda untuk jadwal verifikasi offline. Pastikan nomor Anda aktif untuk bisa dihubungi
  • Calon pemudik datang ke lokasi verifikasi offline sesuai dengan tempat dan waktu yang tertera pada tiket kode booking (QR code) untuk mendapatkan e-ticket keberangkatan.
  • Lokasi verifikasi tiket sebagai berikut
    • Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta
    • Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Barat
    • Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Pusat
    • Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Timur
    • Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan
    • Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Ancol Gratis pada 3 Februari, Reservasi Mulai 30 Januari 2023: Berikut Syarat dan Ketentuannya!

Masuk Ancol Gratis pada 3 Februari, Reservasi Mulai 30 Januari 2023: Berikut Syarat dan Ketentuannya!

Megapolitan
Belum Berencana Naikkan Tarif Integrasi Antarmoda, Dishub DKI: Tetap Rp 10.000

Belum Berencana Naikkan Tarif Integrasi Antarmoda, Dishub DKI: Tetap Rp 10.000

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria di Kalideres yang Perkosa Mantan Kekasih dan Sebarkan Videonya di Media Sosial

Polisi Tangkap Pria di Kalideres yang Perkosa Mantan Kekasih dan Sebarkan Videonya di Media Sosial

Megapolitan
Bersepeda, Presiden Jokowi Didampingi Heru Budi Tinggalkan Kawasan Sarinah

Bersepeda, Presiden Jokowi Didampingi Heru Budi Tinggalkan Kawasan Sarinah

Megapolitan
Sudah 4 Tahun, Renaldy Masih Berjuang Lepaskan Kasus Pemalsuan NIK dan Data Dirinya

Sudah 4 Tahun, Renaldy Masih Berjuang Lepaskan Kasus Pemalsuan NIK dan Data Dirinya

Megapolitan
Warga Padati Bundaran HI saat 'Kick Off' Indonesia for ASEAN

Warga Padati Bundaran HI saat "Kick Off" Indonesia for ASEAN

Megapolitan
PKL di Sekitar Mal Grand Indonesia Semakin Ramai, Pembeli: Kayak Pasar Malam

PKL di Sekitar Mal Grand Indonesia Semakin Ramai, Pembeli: Kayak Pasar Malam

Megapolitan
BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Hari ini

BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Hari ini

Megapolitan
Tetap Buka, Berikut Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Tetap Buka, Berikut Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Ada Temuan 90 Kasus Campak pada Anak, Pemkot Jakut Kejar Capaian Imunisasi MR

Ada Temuan 90 Kasus Campak pada Anak, Pemkot Jakut Kejar Capaian Imunisasi MR

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Klaim Kawasan Kota Tua Steril dari PKL Sejak Dua Pekan Lalu

Satpol PP Jakbar Klaim Kawasan Kota Tua Steril dari PKL Sejak Dua Pekan Lalu

Megapolitan
Skywalk Kebayoran Sempat Berguncang, DPRD DKI: Periksa Ulang Kelayakannya

Skywalk Kebayoran Sempat Berguncang, DPRD DKI: Periksa Ulang Kelayakannya

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pembeli Membludak di Holland Bakery | Bripka HK Laporkan Balik Istrinya | Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

[POPULER JABODETABEK] Pembeli Membludak di Holland Bakery | Bripka HK Laporkan Balik Istrinya | Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

Megapolitan
Perkiraan Cuaca 29 Januari 2023, BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Seharian

Perkiraan Cuaca 29 Januari 2023, BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Seharian

Megapolitan
Ibu yang Aniaya Balita hingga Tewas di Duren Sawit Diduga Depresi Tak Diberi Nafkah

Ibu yang Aniaya Balita hingga Tewas di Duren Sawit Diduga Depresi Tak Diberi Nafkah

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.