Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

H-3 Lebaran, Lebih 73.000 Kendaraan Melintas di Jalur Pantura Kabupaten Bekasi

Kompas.com - 29/04/2022, 23:14 WIB
Joy Andre,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 73.000 lebih kendaraan telah melintasi jalur Pantura, Kabupaten Bekasi, Jumat (29/4/2022).

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Arga Dija mengatakan, angka tersebut merupakan data kendaraan yang mereka hitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 17.00 WIB.

"Pada hari Jumat sore ini, untuk kendaraan roda dua sebanyak 55.375, untuk mobil pribadi 16.092, angkutan barang 1.844 dan armada bus sebanyak 471," ucap Arga kepada Kompas.com, Jumat (29/4/2022).

Menurutnya, data kendaraan yang melintas untuk mudik di Jalur Pantura Kabupaten Bekasi akan mengalami penurunan seiring dengan semakin mendekatnya Hari Raya Lebaran 2022.

Baca juga: Detik-detik Pemudik Motor Tewas Terlindas Truk di Jalur Pantura, Awalnya Hendak Menyalip

"Akan terus mengalami penurunan mengingat saat ini jalur arteri hanya tersendat di beberapa titik," katanya Arga.

Arga menyebut bahwa empat jalur arteri yang tersendat di Kabupaten Bekasi adalah di Pasar Cibitung, Pasar Tambun, Sentra Grosir Cikarang (SGC), dan Jalan Raya Lemah Abang.

Dia juga mengatakan, untuk sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bekasi tidak terlihat adanya kepadatan volume kendaraan.

"Melalui rapat koordinasi yang dilakukan melalui daring, ada wilayah yang memang mengalami kepadatan namun kepadatan tidak terjadi di wilayah lain di Kabupaten Bekasi," tutup Arga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

Megapolitan
BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

Megapolitan
Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Megapolitan
Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Megapolitan
Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Megapolitan
Warga Temukan Bayi Laki-laki dalam Kardus di Tamansari

Warga Temukan Bayi Laki-laki dalam Kardus di Tamansari

Megapolitan
Pengendara Keluhkan Keberadaan Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor: Jadi Biang Macet

Pengendara Keluhkan Keberadaan Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor: Jadi Biang Macet

Megapolitan
Korban 'Bullying' Siswa SMA di Serpong Minta Perlindungan ke LPSK

Korban "Bullying" Siswa SMA di Serpong Minta Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Trotoar Taman Manunggal Bogor 'Dikuasai' PKL, Pejalan Kaki Tergusur

Trotoar Taman Manunggal Bogor "Dikuasai" PKL, Pejalan Kaki Tergusur

Megapolitan
Meski Mendung, Warga Tetap Semangat Kunjungi CFD Bundaran HI untuk Berolahraga dan Rekreasi

Meski Mendung, Warga Tetap Semangat Kunjungi CFD Bundaran HI untuk Berolahraga dan Rekreasi

Megapolitan
GAC Ramaikan CFD Bundaran HI, Penonton Ikut Bernyanyi Sampai Terharu

GAC Ramaikan CFD Bundaran HI, Penonton Ikut Bernyanyi Sampai Terharu

Megapolitan
Berawal dari Minta Teteskan Mata, Rektor Universitas Pancasila Diduga Lecehkan Karyawan

Berawal dari Minta Teteskan Mata, Rektor Universitas Pancasila Diduga Lecehkan Karyawan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com