Tiket Pesawat Langsung Mahal, Pemudik dari Surabaya Pilih Balik ke Bandung Lewat Soekarno-Hatta

Kompas.com - 06/05/2022, 15:47 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang pemudik dari Surabaya, Jawa Timur, Imas (26) memilih untuk transit di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, saat hendak kembali ke Bandung, Jawa Barat (Jabar). Hal ini lantaran tiket pesawat dari Surabaya yang langsung ke Bandung dinilai cukup malah. 

"Cuma harganya (penerbangan rute Bandara Juanda-Bandara Husein Sastranegara) rada enggak make sense gitu. Beda Rp1 juta dengan kalau aku ke Jakarta dari Surabaya. Makanya aku ke Jakarta," papar Imas, ditemui di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Operasional Sub Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Dievaluasi Setelah Arus Balik

Dia menyebut, harga tiket rute Bandara Juanda-Bandara Soekarno-Hatta dibanderol Rp1,3 juta. Sementara itu, harga tiket rute Bandara Juanda-Bandara Husein Sastranegara dibanderol Rp2,3 juta.

Karena perbedaan harga itu, Imas memilih penerbangan rute Bandara Juanda-Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian, untuk menuju ke Bandung, ia bakal menggunakan travel.

Imas pun memilih mudik lebih awal untuk menghindari puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta, yang diprediksi terjadi  pada 7 hingga 8 Mei 2022.

Selain itu dia juga menghindari penerapan one way di jalan tol Jakarta-Bandung yang dipikirnya berlaku pada Sabtu (7/5/2022) besok. 

Adapun one way di tol rute tersebut sebenarnya sudah berlaku mulai Jumat ini, mulai pukul 14.00 WIB.

"Kan dari jam 14.00 WIB mau mulai one way ke arah sana (Bandung). Jadi ngejar ke Bandung sebelum jam 14.00 WIB," ucap Imas.

Dia menambahkan, dirinya juga tak memilih menggunakan kereta api untuk kembali ke Bandung karena kehabisan tiket.

"Paling mudah kan sebenarnya naik kereta dari Surabay-Bandung, cuma sampai tanggal 8 Mei itu sudah habis semua tiketnya," kata Imas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Megapolitan
Curi 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming', Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Curi 30 Ponsel dan Komputer "Gaming", Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Megapolitan
Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Megapolitan
Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Polisi Gadungan, Ibu dan Anak di Bekasi Diperas dan Keluarganya Dituduh Terlibat Narkoba

Sebelum Ditusuk Polisi Gadungan, Ibu dan Anak di Bekasi Diperas dan Keluarganya Dituduh Terlibat Narkoba

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Turun 182 Kasus, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 9.363

UPDATE 2 Juli: Turun 182 Kasus, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 9.363

Megapolitan
Pria yang Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi Ternyata Polisi Gadungan

Pria yang Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi Ternyata Polisi Gadungan

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Tangkap Pria Beratribut Polisi yang Tusuk Ibu dan Anak di Bantargebang

Polres Metro Bekasi Tangkap Pria Beratribut Polisi yang Tusuk Ibu dan Anak di Bantargebang

Megapolitan
Saat Anies Menang Adu Layangan dengan Juara Dunia Koh Akiat

Saat Anies Menang Adu Layangan dengan Juara Dunia Koh Akiat

Megapolitan
Hilang Kendali hingga Tabrak Pembatas Jalan, Pengemudi dan Penumpang Sepeda Motor Meninggal di Pondok Indah

Hilang Kendali hingga Tabrak Pembatas Jalan, Pengemudi dan Penumpang Sepeda Motor Meninggal di Pondok Indah

Megapolitan
Berharap Tak Diusir, Keluarga Bayi yang Sempat Dibuang Ditawari Pindah ke Rusun Lain

Berharap Tak Diusir, Keluarga Bayi yang Sempat Dibuang Ditawari Pindah ke Rusun Lain

Megapolitan
Rawat Bayi yang Sempat Dibuang, Satu Keluarga Diusir dari Rusun di Jatinegara karena Desakan Tetangga

Rawat Bayi yang Sempat Dibuang, Satu Keluarga Diusir dari Rusun di Jatinegara karena Desakan Tetangga

Megapolitan
Rawat Bayi yang Sempat Dibuang, Keluarga Berharap Tak Diusir dari Rusun Jatinegara

Rawat Bayi yang Sempat Dibuang, Keluarga Berharap Tak Diusir dari Rusun Jatinegara

Megapolitan
Belum Dibuka hingga Awal Juli, Penutupan Sementara Tebet Eco Park untuk Perbaikan Diperpanjang

Belum Dibuka hingga Awal Juli, Penutupan Sementara Tebet Eco Park untuk Perbaikan Diperpanjang

Megapolitan
WALHI: Pemadaman Lampu Satu Jam Kurang Efektif Atasi Jejak Karbon

WALHI: Pemadaman Lampu Satu Jam Kurang Efektif Atasi Jejak Karbon

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.