Kompas.com - 06/05/2022, 20:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Terminal Lebak Bulus, Hernanto, mengimbau kepada penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk tidak turun di luar terminal pada arus balik Lebaran 2022.

Imbauan itu disampaikan karena banyaknya penumpang bus yang ditemukan melanggar aturan dengan turun di luar terminal.

"Kadang turunnya bisa di Pasar Rebo. Itu jauh dari jangkauan kita. Kita imbau pengemudi dan penumpang tidak menurunkan dan turun di luar terminal, tidak di jalan," ujar Hernanto, saat dihubungi, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Meski Ada Larangan, Penumpang Bus Diprediksi Banyak Turun di Luar Terminal

Hernanto mengatakan, pengelola Terminal Lebak Bulus bakal koordinasi dengan Sudin Perhubungan Jakarta Selatan soal adanya penumpang yang turun di luar terminal.

"Kita koordinasi dengan Sudinhub agar turun di terminal. Memang kita terminal lintasan dan (lahan) terbatas. Tapi kita upayakan (untuk penumpang turun di terminal)," ucap Hernanto.

Para penumpang yang turun di tengah jalan itu disebut karena mereka akan melanjutkan perjalan dengan menggunakan transportasi umum lain.

Sementara transportasi umum yang bakal ditumpangi penumpang itu tak masuk ke dalam Terminal Lebak Bulus.

"Mereka turun untuk lanjut naik angkutan dalam kota lain yang memang tidak masuk terminal kita, karena keterbatasan lahan. Angkutan itu seperti halte transjakarta, stasiun MRT, namun kita tetap antisipasi di pintu masuk dan keluar terminal," ucap Hernanto.

Baca juga: Arus Balik, Pemudik Mulai Berdatangan di Terminal Lebak Bulus sejak Kamis

Adapun larangan soal penumpang turun di luar terminal dilarang berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada pasal 143 Undang-Undang itu disebutkan, angkutan orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam trayek (bus umum) wajib menaikkan atau menurunkan penumpang di Terminal.

Pemudik yang menumpangi bus AKAP pada momen Lebaran 2022 mulai berdatangan di Terminal Lebak Bulus sejak Kamis (5/5/2022). "Arus balik sudah mulai terlihat sejak Kamis, kemarin, ada 358 orang," ujar Hernanto.

Hernanto mengemukakan, puncak arus balik pemudik diprediksi akan berlangsung sejak Sabtu (7/5/2022) dan Minggu. "Kemungkinan ada peningkatan di hari Sabtu dan Minggu, besok," kata Hernanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah di Balik Kasus Mayat Dalam Karung, Dendam Teman Satu Atap yang Bikin Gelap Mata...

Kisah di Balik Kasus Mayat Dalam Karung, Dendam Teman Satu Atap yang Bikin Gelap Mata...

Megapolitan
Kenapa Holywings yang Izinnya Tak Lengkap Bisa Beroperasi Sejak Awal? Ini Jawaban Pemprov DKI

Kenapa Holywings yang Izinnya Tak Lengkap Bisa Beroperasi Sejak Awal? Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Saat Ketua DPRD DKI Sidak ke Kepulauan Seribu, Temukan Helipad yang Diduga Ilegal...

Saat Ketua DPRD DKI Sidak ke Kepulauan Seribu, Temukan Helipad yang Diduga Ilegal...

Megapolitan
UPDATE 30 Juni 2022: Tambah 127, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 478

UPDATE 30 Juni 2022: Tambah 127, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 478

Megapolitan
UPDATE 30 Juni: Tambah 59 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 30 Juni: Tambah 59 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Gelombang Protes Perubahan Nama Jalan di Jakarta, Warga dan DPRD Merasa Tidak Dilibatkan

Gelombang Protes Perubahan Nama Jalan di Jakarta, Warga dan DPRD Merasa Tidak Dilibatkan

Megapolitan
DPRD DKI Duga Banyak Tempat Langgar Izin Penjualan Minol, Holywings Hanya Puncak Gunung ES

DPRD DKI Duga Banyak Tempat Langgar Izin Penjualan Minol, Holywings Hanya Puncak Gunung ES

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] JJ Rizal Sesalkan Perubahan Nama Jalan Warung Buncit | Holywings Digugat Perdata

[POPULER JABODETABEK] JJ Rizal Sesalkan Perubahan Nama Jalan Warung Buncit | Holywings Digugat Perdata

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: DKI Jakarta Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: DKI Jakarta Cerah Sepanjang Hari

Megapolitan
11 Rekomendasi Tempat Wisata di Bekasi

11 Rekomendasi Tempat Wisata di Bekasi

Megapolitan
Jadwal Konser PRJ Kemayoran Juli 2022

Jadwal Konser PRJ Kemayoran Juli 2022

Megapolitan
Cara ke ICE BSD Naik KRL Commuter Line dan Bus

Cara ke ICE BSD Naik KRL Commuter Line dan Bus

Megapolitan
Terjadi Pencabulan di Pesantren, Pengelola Mengaku Sudah Antisipasi dengan Pasang CCTV

Terjadi Pencabulan di Pesantren, Pengelola Mengaku Sudah Antisipasi dengan Pasang CCTV

Megapolitan
Terungkapnya Teka-teki Pembunuhan Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Terungkapnya Teka-teki Pembunuhan Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Pertanyakan Usulan Nama Jalan Ali Sadikin yang Belum Dieksekusi Anies

Ketua DPRD DKI Pertanyakan Usulan Nama Jalan Ali Sadikin yang Belum Dieksekusi Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.