Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/05/2022, 10:43 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 9.000 penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) telah tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, sejak hari kedua Lebaran hingga Minggu (9/5/2022).

Berdasarkan data yang dihimpun Pengelola Terminal Kalideres pada hari kedua Lebaran, yakni Selasa (3/5/2022), penumpang yang tiba di Terminal Kalideres berjumlah 213 orang.

Keesokannya, Rabu (4/5/2022), sebanyak 367 orang. Sedangkan pada Kamis (5/5/2022) terdapat 506 orang.

Baca juga: Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres Diprediksi Terjadi Hari Ini

Pergerakan arus balik mulai terlihat pada Jumat (6/5/2022) dengan jumlah penumpang sebanyak 1.221 orang. Jumlah penumpang juga terus meningkat pada Sabtu (7/5/2022) dengan 2.514 orang.

Pada Minggu (8/5/2022), jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kalideres mencapai 4.197 orang.

Sementara pada Senin (9/5/2022) hingga pukul 04.00 WIB terdapat 936 orang yang tiba di terminal Tipe A tersebut.

Baca juga: Sepeda Motor Peserta Mudik Gratis Pemprov DKI Sudah Tiba di Terminal Pulogadung dan Bisa Diambil

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain mengatakan arus balik diperkirakan akan terus terjadi hingga esok, Selasa (10/5/2022).

"Arus balik biasanya sampai 7 hari setelah lebaran, kemungkinan sampai besok," kata Revi saat dikonfirmasi, Senin.

Ia mengatakan rata-rata penumpang tiba setelah menempuh waktu perjalanan dalam sehari atau lebih, dari Lampung, Jawa Tengah, Palembang, hingga Padang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berhenti Usut Dugaan Caleg Gerindra Bagi-bagi Uang, Bawaslu Depok: Beda Pandandanga dan Makan Waktu

Berhenti Usut Dugaan Caleg Gerindra Bagi-bagi Uang, Bawaslu Depok: Beda Pandandanga dan Makan Waktu

Megapolitan
Teganya Paman Pukul Kepala Keponakan Hingga Tewas di Tanjung Piok, lalu Bakar Rumahnya demi Hilangkan Jejak

Teganya Paman Pukul Kepala Keponakan Hingga Tewas di Tanjung Piok, lalu Bakar Rumahnya demi Hilangkan Jejak

Megapolitan
Hadiri Pekan Panutan Pajak, Pj Walkot Tangerang: Ayo Bayar Pajak untuk Keberlanjutan Pembangunan

Hadiri Pekan Panutan Pajak, Pj Walkot Tangerang: Ayo Bayar Pajak untuk Keberlanjutan Pembangunan

Megapolitan
Kehabisan Waktu, Bawaslu Depok Hentikan Perkara Dugaan Caleg Gerindra Bagi-bagi Uang Saat Kampanye

Kehabisan Waktu, Bawaslu Depok Hentikan Perkara Dugaan Caleg Gerindra Bagi-bagi Uang Saat Kampanye

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR di DKI Jakarta Data 55,13 Persen: PKS Unggul Sementara, Disusul PDI-P dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR di DKI Jakarta Data 55,13 Persen: PKS Unggul Sementara, Disusul PDI-P dan Gerindra

Megapolitan
Ketua RT di Bekasi Tutup Akses Jalan Rumah Warga Pakai Pagar Bambu dan Kandang Ayam

Ketua RT di Bekasi Tutup Akses Jalan Rumah Warga Pakai Pagar Bambu dan Kandang Ayam

Megapolitan
Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Pukul Kepala Korban Pakai Bangku

Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Pukul Kepala Korban Pakai Bangku

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPD RI di DKI Jakarta Data 61,83 Persen: Fahira Idris Sementara di Posisi Teratas

"Real Count" Pileg DPD RI di DKI Jakarta Data 61,83 Persen: Fahira Idris Sementara di Posisi Teratas

Megapolitan
'Real Count' KPU di Jakarta Data 71,64 Persen: Anies 41,09 Persen, Prabowo 41,48 Persen, Ganjar 17,43 Persen

"Real Count" KPU di Jakarta Data 71,64 Persen: Anies 41,09 Persen, Prabowo 41,48 Persen, Ganjar 17,43 Persen

Megapolitan
Nasdem Klaim Sahroni Siap Bersaing atau Berkoalisi dengan Kaesang di Pilkada DKI 2024

Nasdem Klaim Sahroni Siap Bersaing atau Berkoalisi dengan Kaesang di Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Usai Bunuh Keponakan, Paman Sengaja Bakar Rumah Orangtua Korban untuk Tutupi Kejahatan

Usai Bunuh Keponakan, Paman Sengaja Bakar Rumah Orangtua Korban untuk Tutupi Kejahatan

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPRD DKI Data 51,61 Persen: PKS Unggul Sementara di Jakarta

"Real Count" Pileg DPRD DKI Data 51,61 Persen: PKS Unggul Sementara di Jakarta

Megapolitan
Bocah di Tangerang Dianiaya Ayah Tiri, Tubuh Penuh Luka Gigitan dan Sundutan Rokok

Bocah di Tangerang Dianiaya Ayah Tiri, Tubuh Penuh Luka Gigitan dan Sundutan Rokok

Megapolitan
Nasdem Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Perubahan pada Pilkada DKI 2024

Nasdem Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Perubahan pada Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Terungkapnya Sindikat Jual Beli Video Porno Anak Jaringan Internasional, Jaring Korban lewat Gim 'Online'

Terungkapnya Sindikat Jual Beli Video Porno Anak Jaringan Internasional, Jaring Korban lewat Gim "Online"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com