Kompas.com - 24/05/2022, 18:16 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Kabupaten Bekasi resmi menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 2 menjadi level 1.

Penurunan level PPKM menjadi level 1 ini dalam rangka penanggulanggan Covid-19 yang ada di Kabupaten Bekasi.

Penurunan PPKM menjadi level 1 ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Jawa Dan Bali.

Baca juga: Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Status level 1 ini diterapkan mulai hari Selasa (24/5/2022) hingga dua minggu ke depan.

"Betul, Kabupaten Bekasi terdaftar sebagai wilayah kabupaten/kota dengan Status PPKM level 1, sejak hari ini sampai 6 Juni 2022," tutur Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Terkait penurunan level tersebut, sejumlah penyesuaian pun akan dilakukan sesuai dengan apa yang ditetapkan dalam belied Inmendagri tersebut.

Kewajiban seperti melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) pun akan tetap dilakukan.

Untuk testing, pemerintah pusat mewajibkan pihaknya untuk melakukan skrining Covid-19 minimal sebanyak 578 orang per hari.

Baca juga: Ini Syarat Nonton di Bioskop Jabodetabek Saat PPKM Level 1

"Sama seperti sebelumnya, orang yang diskrining adalah mereka yang berstatus suspek atau kontak erat dengan penderita Covid-19. Jadi kalau tanpa gejala, tidak perlu diskrining," jelas Alamsyah.

Tracing sendiri dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi.

Kemudian, karantina juga perlu dilakukan apabila diidentifikasi memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

Sedangkan treatment perlu dilakukan dengan komprehensif sesuai dengan berat gejala.

"Hanya pasien bergejala sedang berat dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit. Isolasi perlu dilakukan dengan ketat untuk mencegah penularan," pungkas Alamsyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Megapolitan
Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Megapolitan
Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Megapolitan
Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Megapolitan
Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Megapolitan
Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Megapolitan
Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Megapolitan
8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

Megapolitan
10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

Megapolitan
24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

Megapolitan
Daftar Mall di Tangerang Raya

Daftar Mall di Tangerang Raya

Megapolitan
15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

Megapolitan
6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.