Kompas.com - 30/05/2022, 18:10 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor, Jawa Barat, mulai melakukan berbagai persiapan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, salah satunya dengan melibatkan pondok-pondok pesantren untuk mensosialisasikan tahapan pemilu kepada para santri.

Anggota Bawaslu Kota Bogor Firman Wijaya mengungkapkan, keterlibatan para santri dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 sangat penting.

Sebab, sambung Firman, sebagai kelompok pemilih pemula, suara santri rentan dijadikan alat untuk kepentingan politik.

"Kegiatan sosialisasi ini menyasar kepada para santri sebagai pemilih pemula. Hal itu dilakukan untuk memberikan wawasan agar para santri bisa lebih memaksimalkan perannya di Pemilu 2024 nanti," ungkap Firman, Senin (30/5/2022).

Baca juga: KPU Sebut Jokowi Sepakat Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 90 Hari

Firman menuturkan, suara santri sebagai pemilih pemula diharapkan tidak dijual demi kepentingan politik.

Sebaliknya, lanjut Firman, para santri harus mampu turut serta mengawasi jalannya pesta demokrasi lima tahunan agar tercipta pemilu yang damai dan berkualitas.

"Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif menjadi langkah strategis untuk mengawal proses demokrasi yang lebih baik," sebutnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Huda Bogor Maslahul Ihsan menambahkan, kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya peran mereka pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: 52,4 Persen Responden Nilai Dinamika Politik Hambatan Terbesar Pemilu 2024

Menurutnya, kegiatan ini juga untuk memberikan motivasi bagaimana para santri dapat memaksimalkan perannya sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya.

"Jangan menjual suara, jangan menggadaikan suara, karena suara kita yang akan menentukan nasib bangsa, nasib kita," pungkas Maslahul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Taburi Pasir di Atas Tumpahan Oli akibat Kecelakaan Tunggal Mini Bus di Grogol

Polisi Taburi Pasir di Atas Tumpahan Oli akibat Kecelakaan Tunggal Mini Bus di Grogol

Megapolitan
Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Sodomi Santri di Pesantren Tangsel

Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Sodomi Santri di Pesantren Tangsel

Megapolitan
Sebelum Dilempar, Balita yang Tewas di Kalibata City Juga Dibenturkan ke Dinding Saat Ganti Popok

Sebelum Dilempar, Balita yang Tewas di Kalibata City Juga Dibenturkan ke Dinding Saat Ganti Popok

Megapolitan
Plaza Semanggi Semakin Sepi Pengunjung, Pengamat: Mal Tak Lagi Jadi Sentra Barang Mewah, Tapi...

Plaza Semanggi Semakin Sepi Pengunjung, Pengamat: Mal Tak Lagi Jadi Sentra Barang Mewah, Tapi...

Megapolitan
Melaju Sejak 2018, Kereta MRT Diperiksa Besar-besaran untuk Pertama Kali

Melaju Sejak 2018, Kereta MRT Diperiksa Besar-besaran untuk Pertama Kali

Megapolitan
Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Megapolitan
Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Megapolitan
Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Megapolitan
Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Megapolitan
[BERITA FOTO] Empat Tahun Melaju, Potret Kereta MRT Nomor 9 Jalani Perawatan Pre-overhaul Pertama Kali di Bengkel

[BERITA FOTO] Empat Tahun Melaju, Potret Kereta MRT Nomor 9 Jalani Perawatan Pre-overhaul Pertama Kali di Bengkel

Megapolitan
Besok, Polda Metro Uji Coba ETLE Mobile Keliling Jalan Protokol Jakarta

Besok, Polda Metro Uji Coba ETLE Mobile Keliling Jalan Protokol Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tunda Peluncuran ETLE Mobile Menjadi 13 Desember 2022

Polda Metro Jaya Tunda Peluncuran ETLE Mobile Menjadi 13 Desember 2022

Megapolitan
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Terminal Kalideres Uji Kelaikan Bus AKAP

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Terminal Kalideres Uji Kelaikan Bus AKAP

Megapolitan
Banjir Rob yang Sempat Landa 4 RT di Jakarta Utara Sudah Surut

Banjir Rob yang Sempat Landa 4 RT di Jakarta Utara Sudah Surut

Megapolitan
Mengintip Bengkel Perawatan Kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus

Mengintip Bengkel Perawatan Kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.