Kompas.com - 07/06/2022, 16:13 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang memublikasikan syarat mendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 jenjang sekolah dasar negeri (SDN).

Untuk diketahui, PPDB jenjang SDN di Kota Tangerang bakal dimulai pada 13 Juni 2022.

Syarat mendaftar PPDB itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dindik Kota Tangerang Nomor 800/Kep.124-Dispendik/2022 tentang Petunjuk Teknis PPDB Tahun Pelajaran 2022/2023.

Baca juga: Jadwal Lengkap PPDB Jenjang SDN di Kota Tangerang, Dimulai 13 Juni

Berdasarkan keputusan itu, berikut merupakan syarat mendaftar PPDB jenjang SDN di Kota Tangerang:

Syarat umum

  • Calon peserta didik baru kelas 1 SD/sederajat berusia paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli 2022.
  • Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7-12 tahun.
  • Pengecualian syarat usia paling rendah 6 tahun, yaitu 5 tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa/bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
  • Jika rekomendasi tertulis dari psikolog profesional tak tersedia, rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru sekolah asal.
  • Memiliki akta kelahiran atau surat keterangan kenal lahir.

Persyaratan khusus

  • Calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orangtua/wali membuat pakta integritas keabsahan dokumen.
  • Calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur anak berkebutuhan khusus minimal memiliki IQ 80 dan dibuktikan dengan asesmen awal.

Baca juga: PPDB Jenjang SDN di Kota Tangerang Buka 13 Juni, Ini Rincian Jalur dan Daya Tampungnya...

Berdasarkan keputusan tersebut, tiga jalur PPDB jenjang SDN di Kota Tangerang adalah jalur zonasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali.

Dindik Kota Tangerang membagi lagi jalur zonasi menjadi empat jalur, yakni jalur zona lingkungan sekolah, jalur zona wilayah, jalur zona umum/antarzona wilayah, dan jalur zona luar Kota Tangerang.

Sementara itu, berdasarkan keputusan yang sama, berikut merupakan daya tampung dari masing-masing jalur PPDB jenjang SDN di Kota Tangerang:

  • Jalur zona lingkungan sekolah: 40 persen
  • Jalur zona wilayah: 20 persen
  • Jalur zona umum/antar zona wilayah: 15 persen
  • Jalur zona luar Kota Tangerang: lima persen
  • Jalur afirmasi: 15 persen
  • Jalur perpindahan tugas orangtua/wali: 5 persen

Baca juga: Cerita Orangtua Jalani Tahap Pra-pendaftaran PPDB agar Anak Bisa Sekolah di Jakarta

Keputusan itu mengatur, jika terjadi kekurangan pendaftar pada jalur zona lingkungan sekolah, kuota bakal otomatis diisi oleh zona wilayah.

Kemudian, jika zona lingkungan sekolah melebihi kuota, pendaftar dapat mengisi jalur zona wilayah.

Dalam keputusan tersebut juga diatur, khusus untuk SDN yang menerima peserta didik baru berkebutuhan khusus (anak berkebutuhan khusus/ABK), daya tampung diambil dari jalur afirmasi maksimal sebanyak dua calon peserta didik setiap satuan pendidikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan 'Stick Cone', B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Bukan "Stick Cone", B2W Nilai Beton Paling Ideal Jadi Pembatas Jalur Sepeda di Jakarta

Megapolitan
Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Trauma Akibat KDRT, Lesti Kejora Ogah Serumah dengan Rizky Billar

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Megapolitan
Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Hujan Deras, 3 RT di Kelurahan Gedong Pasar Rebo Terendam Banjir Lebih dari 30 Cm

Megapolitan
Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Remaja di Tambora Tiba-Tiba Dibacok saat Nongkrong Dekat Rumah, 4 Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Sambut HUT Ke-77 TNI, 63 Kendaraan Tempur Dipamerkan di Sekitar Istana

Megapolitan
NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

NasDem DPRD DKI Tanggapi Ernest Prakasa soal Deklarasi Anies Capres Saat Tragedi Kanjuruhan

Megapolitan
Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Anies Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, Begini Riwayat Penggusuran di Jakarta

Megapolitan
Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Tangsel Dilanda Hujan Deras Sore Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Megapolitan
Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Beredar Pesan Gangster Akan Serang Warga secara Acak, Polda Metro: Jangan Percaya, Itu Tidak Ada

Megapolitan
Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Siap Kampanye, Nasdem Bekasi Sudah Koordinasi dengan Relawan Anies

Megapolitan
Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Malah Ngebut Saat Lihat Polisi di Operasi Zebra, Pelajar: Saya Takut Ditilang

Megapolitan
Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: 'Roasting' Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Komika Mamat Alkatiri: "Roasting" Anggota DPR, lalu Dipolisikan

Megapolitan
Konvoi Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unpam Isi Bensin di SPBU Vivo

Konvoi Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unpam Isi Bensin di SPBU Vivo

Megapolitan
Penyebab Penumpukan Penumpang di Halte Transjakarta, Kartu Terblokir karena Belum 'Tap Out'

Penyebab Penumpukan Penumpang di Halte Transjakarta, Kartu Terblokir karena Belum "Tap Out"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.