Kompas.com - 10/06/2022, 21:13 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeklaim perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya cenderung stabil belakangan ini.

Hal tersebut ia sampaikan menyusul jumlah kasus positif Covid-19 secara nasional yang meningkat sebesar 31 persen selama tiga pekan terakhir.

"Kalau di Kota Tangerang sih masih stabil ya," ucap Arief, saat dihubungi, Jumat (10/6/2022).

"Cuma, kita lihat informasinya di Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, DKI Jakarta, ada kenaikan," tutur dia.

Baca juga: Satgas: Kasus Positif Covid-19 Naik 31 Persen dalam 3 Pekan Terakhir

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus, Arief mengatakan, pemerintah kota (pemkot) bakal melakukan penapisan atau screening melalui tes Covid-19 di sekolah.

Menurut dia, tes Covid-19 sudah menjadi hal rutin di sekolah. Akan tetapi, pemerintah akan memperbanyak jumlah sekolah yang menggelar tes.

Selain itu, kata Arief, pelaksanaan tes antigen akan dilakukan dua kali dalam sepekan.

"Kita mau melakukan pemeriksaan antigen di sekolah-sekolah. Sebenarnya sudah berjalan rutin, cuma saya minta ditambah. Kalau di setiap sekolah sudah ditentukan 30 (murid yang dites). Tapi sekolahnya diperbanyak," papar Arief.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 31 persen itu melebihi kasus yang terjadi pada 22 Mei 2022.

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Meningkat 31 Persen di Indonesia, Ini 9 Faktor Pemicunya

"Jika dilihat pada grafik kasus positif Covid-19 mingguan, terjadi kenaikan 571 atau 31 persen dari kasus tanggal 22 Mei 2022, yaitu dari 1.814 menjadi 2.385 kasus mingguan," kata Wiku, Rabu (8/6/2022).

Selain itu, juga terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 dalam empat hari terakhir sebesar 328 kasus atau 10 persen dari kasus harian pada 2 Juni 2022, yakni 3.105 menjadi 3.433 kasus.

"Hal ini penting untuk diwaspadai mengingat selama lebih kurang tiga bulan berturut-turut sejak gelombang Omicron kita berhasil mempertahankan kasus agar tetap stabil," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terinfeksi Bakteri, 12.859 Kilogram Benih Sayuran Impor Asal Belanda Dimusnahkan

Terinfeksi Bakteri, 12.859 Kilogram Benih Sayuran Impor Asal Belanda Dimusnahkan

Megapolitan
Kurir Tertangkap Basah Saat Asik 'Nyabu' di Kampung Bahari, Nekat Lompat dari Lantai Dua untuk Kabur

Kurir Tertangkap Basah Saat Asik "Nyabu" di Kampung Bahari, Nekat Lompat dari Lantai Dua untuk Kabur

Megapolitan
Tangani Kasus Relokasi SDN Pondok Cina 1, Deolipa Akan Pidanakan Wali Kota Depok

Tangani Kasus Relokasi SDN Pondok Cina 1, Deolipa Akan Pidanakan Wali Kota Depok

Megapolitan
Harga Ayam hingga Cabai Naik di Pasar Anyar Tangerang, Pedagang: Makin Sepi Saja Pembeli...

Harga Ayam hingga Cabai Naik di Pasar Anyar Tangerang, Pedagang: Makin Sepi Saja Pembeli...

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Jombang Tangsel Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Jombang Tangsel Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Megapolitan
Kasus Ditutup, Jenazah Sekeluarga yang Tewas di Kalideres Segera Diserahkan ke Keluarga

Kasus Ditutup, Jenazah Sekeluarga yang Tewas di Kalideres Segera Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Saat Mandi Hujan, Bocah 2 Tahun di Setiabudi Tewas

Terpeleset ke Selokan Saat Mandi Hujan, Bocah 2 Tahun di Setiabudi Tewas

Megapolitan
Polisi Kembali Obrak-abrik Kampung Bahari, Tangkap Pengguna yang Sedang Asik Nyabu

Polisi Kembali Obrak-abrik Kampung Bahari, Tangkap Pengguna yang Sedang Asik Nyabu

Megapolitan
Dian 'Denial' Ibunya Telah Meninggal, Salah Satu Alasan Renny Margaretha Tak Dimakamkan

Dian "Denial" Ibunya Telah Meninggal, Salah Satu Alasan Renny Margaretha Tak Dimakamkan

Megapolitan
Dugaan Adanya Paham Apokaliptik di Balik Tewasnya Satu Keluarga Kalideres Terbantahkan

Dugaan Adanya Paham Apokaliptik di Balik Tewasnya Satu Keluarga Kalideres Terbantahkan

Megapolitan
'Chat' Emosional di Ponsel Keluarga Kalideres Ditulis Dian, Berisi Curhat Percintaan dan Motivasi

"Chat" Emosional di Ponsel Keluarga Kalideres Ditulis Dian, Berisi Curhat Percintaan dan Motivasi

Megapolitan
Psikolog Nilai Renny Margaretha Miliki Kepribadian Kuat, Kecil Kemungkinan Bunuh Diri

Psikolog Nilai Renny Margaretha Miliki Kepribadian Kuat, Kecil Kemungkinan Bunuh Diri

Megapolitan
Gantikan Tuhiyat, Heru Nugroho Resmi Ditunjuk Jadi Dirut PT MITJ

Gantikan Tuhiyat, Heru Nugroho Resmi Ditunjuk Jadi Dirut PT MITJ

Megapolitan
Pemprov Banten Tetapkan UMK Tangerang Selatan 2023 Jadi Rp 4,5 Juta, Naik 6,34 Persen

Pemprov Banten Tetapkan UMK Tangerang Selatan 2023 Jadi Rp 4,5 Juta, Naik 6,34 Persen

Megapolitan
Deolipa Yumara Jadi Kuasa Hukum Orangtua Murid dalam Polemik Relokasi SDN Pondok Cina 1

Deolipa Yumara Jadi Kuasa Hukum Orangtua Murid dalam Polemik Relokasi SDN Pondok Cina 1

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.