Kompas.com - 13/06/2022, 06:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berusia 7 tahun tersengat listrik ketika sedang bermain di lapangan futsal Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (12/6/2022) malam.

Niat awal bersenang-senang bersama teman sebaya berujung maut saat korban, Kenzo, meregang nyawa sesaat setelah kejadian. Ketua RW 06 Kelurahan Penjaringan, Surya Darma, mengungkapkan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.20 WIB Minggu malam.

Di tengah permainannya, Kenzo terlihat mulai bergerak ke pinggir lapangan futsal dan berdiri di tempat lampu penerangan yang terpasang.

Baca juga: Pukulan Sapu Lidi Seorang Calon Dokter Gigi yang Berbalas Timah Panas dari Pencuri Motor

Bocah polos itu kemudian tak sengaja memegang tiang lampu dan seketika tersetrum disaksikan teman-temannya. Tubuh Kenzo terkapar di sebelah tiang listrik sementara anak-anak lain yang panik hanya bisa berlari meminta bantuan kepada pemilik warung dekat lapangan.

Menurut Surya, Kenzo dan anak-anak lainnya memang biasa main bola di lapangan rusun meskipun hunian tersebut belum sepenuhnya ditempati. Anak-anak yang bukan penghuni rusun pun bebas keluar masuk ke area hunian tersebut.

"Sebenarnya belum boleh ditempati, karena ini masih belum ditempati dengan warga kami yang terdampak revitalisasi," kata Surya dikutip dari TribunJakarta.com, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Perburuan Penembak Calon Dokter Gigi di Tangerang, Berawal dari Sidik Jari di Helm yang Tertinggal

Nahas, nyawa Kenzo tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Ketua RW 06 Kelurahan Penjaringan, Surya Darma mengungkapkan peristiwa ini terjadi sekira pukul 20.20 WIB tadi.

Pemilik warung segera memanggil warga lainnya untuk membawa korban menuju ke rumah sakit terdekat setelah mendapatkan laporan dari anak yang tengah bermain futsal sebelumnya.

Kenzo akhirnya dibawa menggunakan sepeda motor ke RS Atma Jaya Pluit, namun nyawa Kenzo tak tertolong dan dinyatakan meninggal.

Korban sendiri merupakan warga RT 04 RW 12 Kelurahan Penjaringan. Sementara, lokasi rusun yang menjadi tempat kejadian perkara berada di wilayah RW 06.

Adapun kasus ini tengah dalam penyelidikan Polsek Metro Penjaringan. Aparat terpantau sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi yang mengitari tiang lampu penyebab tewasnya Kenzo.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Futsal Berujung Maut, Bocah 7 Tahun di Penjaringan Terkapar Setelah Tak Sengaja Pegang Tiang Lampu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkembangan Terbaru Penyelidikan Polisi atas Kasus KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora

Perkembangan Terbaru Penyelidikan Polisi atas Kasus KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora

Megapolitan
Mudah dan Cepat, Alasan Pecatan TNI dan Tiga Rekannya Selalu Incar Toko Emas

Mudah dan Cepat, Alasan Pecatan TNI dan Tiga Rekannya Selalu Incar Toko Emas

Megapolitan
Dua Pekan Buron, Identitas Perampok Toko Emas di ITC BSD Terkuak lewat Sidik Jari

Dua Pekan Buron, Identitas Perampok Toko Emas di ITC BSD Terkuak lewat Sidik Jari

Megapolitan
Viral Video Kelompok Remaja Bawa Senjata Tajam di Jatiasih, Polisi: Mereka Hanya Lewat

Viral Video Kelompok Remaja Bawa Senjata Tajam di Jatiasih, Polisi: Mereka Hanya Lewat

Megapolitan
Minta Anies Hentikan Revitalisasi Halte Bundaran HI, Politikus PDI-P: Cukup Monas yang Dikorbankan

Minta Anies Hentikan Revitalisasi Halte Bundaran HI, Politikus PDI-P: Cukup Monas yang Dikorbankan

Megapolitan
Duduk Perkara Sengketa Wihara di Kebon Jeruk antara Pengurus Yayasan dan Ahli Waris

Duduk Perkara Sengketa Wihara di Kebon Jeruk antara Pengurus Yayasan dan Ahli Waris

Megapolitan
KCI Pastikan Penumpukan Penumpang di Stasiun Cawang Sudah Terurai

KCI Pastikan Penumpukan Penumpang di Stasiun Cawang Sudah Terurai

Megapolitan
Polisi Bentuk Tiga Tim untuk Tangkap 4 Perampok Toko Emas di Serpong

Polisi Bentuk Tiga Tim untuk Tangkap 4 Perampok Toko Emas di Serpong

Megapolitan
Penumpang Menumpuk Imbas KRL Jakarta-Nambo Alami Gangguan, PT KCI Beri Penjelasan

Penumpang Menumpuk Imbas KRL Jakarta-Nambo Alami Gangguan, PT KCI Beri Penjelasan

Megapolitan
Polisi Gerebek Lapak yang Disewakan untuk Konsumsi Sabu-sabu di Kampung Bahari

Polisi Gerebek Lapak yang Disewakan untuk Konsumsi Sabu-sabu di Kampung Bahari

Megapolitan
Wihara di Kebon Jeruk Digembok karena Sengketa Lahan, Pengurus Yayasan Paksa Masuk

Wihara di Kebon Jeruk Digembok karena Sengketa Lahan, Pengurus Yayasan Paksa Masuk

Megapolitan
Perda Penyelengaraan Kota Religius Ditolak Kemendagri, Wali Kota Depok: Jangan Hanya Melihat Kata Religius

Perda Penyelengaraan Kota Religius Ditolak Kemendagri, Wali Kota Depok: Jangan Hanya Melihat Kata Religius

Megapolitan
Komplotan Perampok Toko Emas di Serpong Diduga Terkait Terorisme, Polisi: Akan Didalami Densus 88

Komplotan Perampok Toko Emas di Serpong Diduga Terkait Terorisme, Polisi: Akan Didalami Densus 88

Megapolitan
TSP DKI Sebut Revitalisasi Halte Bundaran HI Berpotensi Langgar UU Cagar Budaya

TSP DKI Sebut Revitalisasi Halte Bundaran HI Berpotensi Langgar UU Cagar Budaya

Megapolitan
Rumah Kontrakan di Beji Depok Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Rumah Kontrakan di Beji Depok Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.