Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelintasan Sebidang di Rawa Geni Dibuka Warga, PT KAI Akan Tutup Lagi Akses Tersebut

Kompas.com - 20/06/2022, 19:18 WIB
Reza Agustian,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video menunjukkan pelintasan sebidang di Jalan Rawa Geni, Cipayung, Depok, Jawa Barat, dibuka kembali. Video tersebut diunggah di akun Instagram @depok24jam, Senin (20/6/2022).

Disebutkan bahwa pintu pelintasan sebidang itu dibuka kembali oleh warga sekitar, setelah sebelumnya ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia KAI (Persero).

Menanggapi hal tersebut, Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, jajarannya akan menindaklanjuti adanya aktivitas ilegal tersebut.

"Terkait hal tersebut, KAI melalui koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan menindaklanjuti kegiatan ilegal itu," ujar Eva saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Warga Rawa Geni Minta Pelintasan Sebidang Dibuka Kembali, PT KAI: Penutupan Sudah Sesuai Undang-Undang

Menurut Eva, PT KAI Daop 1 Jakarta bersama DJKA akan kembali menutup pintu pelintasan sebidang di Jalan Rawa Geni.

Ia menambahkan, pelintasan sebidang tersebut merupakan pintu pelintasan liar yang telah ditutup oleh PT KAI.

Eva mengungkapkan, dibukanya kembali pelintasan liar oleh warga itu merupakan aktivitas ilegal yang melanggar Pasal 201 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Baca juga: Truk Sampah Sulit Lewat Imbas Penutupan Pelintasan Sebidang, 150 Meter Kubik Sampah di Kali BKB Menumpuk

Adapun bunyi pasal tersebut yakni, "Setiap orang yang membangun jalan, jalur kereta api khusus, terusan, saluran air, atau prasarana lain yang menimbulkan atau memerlukan persambungan, perpotongan atau persinggungan dengan jalan kereta api umum tanpa izin pemilik prasarana perkeretaapian sebagaimana di maksud dalam Pasal 92 ayat 2, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 1 miliar."

Lebih lanjut, Eva mengimbau kepada warga sekitar agar mematuhi dan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan untuk keselamatan bersama.

"Kejadian kecelakaan kereta rel listrik (KRL) terserempet mobil di pelintasan tersebut merupakan contoh nyata bahwa penutupan pelintasan dilakukan semata-mata untuk keselamatan bersama," ucap Eva.

"Jadi mohon gunakan jalur resmi yang ada," imbuh dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Megapolitan
KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

Megapolitan
Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Megapolitan
Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Megapolitan
Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Megapolitan
Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Megapolitan
Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Megapolitan
Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Megapolitan
Cibubur Garden Eat & Play: Harga Tiket Masuk, Wahana dan Jam Operasional Terbaru

Cibubur Garden Eat & Play: Harga Tiket Masuk, Wahana dan Jam Operasional Terbaru

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com