Kompas.com - 07/07/2022, 14:45 WIB
Penulis Joy Andre
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswi tersangka kasus pembuangan bayi di Kali Ciliwung, MS (19), resmi menikah dengan kekasihnya, N (20), di aula lantai 6 Mapolres Jakarta Timur pada Kamis (7/7/2022) pukul 10.45 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan, meski pihaknya sudah memfasilitasi pernikahan MS, tetapi status MS sebagai tersangka tidak akan gugur.

"Jadi tetap, proses hukum tetap berjalan," kata Budi di Mapolres Jakarta Timur, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Mahasiswi Tersangka Pembuang Bayi di Kali Ciliwung Resmi Dinikahkan di Polres Jaktim

Budi berujar bahwa saat ini, berkas perkara MS sudah dikirimkan ke kejaksaan.

"Walaupun sudah menikah, proses hukum tersangka tetap berlanjut, tetap akan disidangkan, karena yang bersangkutan melakukan kesalahan pembuangan bayi dan kekerasan terhadap anak," ujar dia.

"Tetapi bayi itu tidak salah, sehingga kami memberikan izin untuk menikah, sehingga anak tersebut, akta kelahiran dan catatan suratnya ada," sambung dia.

Budi juga mengatakan bahwa pernikahan MS dan N murni permintaan dari keluarga kedua belah pihak.

Baca juga: Nikahkan Tersangka Kasus Pembuangan Bayi di Polres Jaktim, Polisi: Murni Inisiatif Keluarga

Budi mengatakan bahwa atas permohonan tersebut, polisi memfasilitasi pernikahan MS dengan N.

"Dari pihak keluarga sudah bertemu dan berkeinginan untuk melaksanakan pernikahan. Kami hanya mengakomodir, walau memang yang bersangkutan sudah bersalah, tetapi setidaknya sekarang sudah sah (pernikahannya)," jelas dia.

Adapun pernikahan keduanya dilaksanakan secara terbatas dan hanya dapat dihadiri oleh keluarga MS dan N.

Hanya sejumlah pejabat polisi dari Polres Metro Jakarta Timur dan beberapa tokoh lain yang diperkenankan untuk masuk ke dalam aula tersebut.

Baca juga: Kilas Balik Mahasiswi Pembuang Anak ke Kali Ciliwung, Potong Tali Pusar Sendiri hingga Keluarga Terancam Diusir

Sebelumnya, MS ditetapkan menjadi tersangka pembuangan bayi yang ditemukan warga di Kali Ciliwung, Kecamatan Jatinegara, pada 1 Juni 2022.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Jakarta Timur Iptu Sri Yatmini menuturkan bahwa saat membuang bayinya, MS membungkus bayi itu dengan daster dan plastik.

MS kemudian memesan ojek untuk pergi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Dalam perjalanan menuju RSCM, pelaku berniat membuang bayi itu. Setelah itu, pelaku menuju RSCM untuk berobat.

Baca juga: Satu Keluarga Hendak Diusir dari Rusun Jatinegara Barat, Pemprov DKI Mediasi dengan Pengelola

Sri menyebutkan, pelaku mengalami pendarahan hebat dan harus dirawat di RSCM.

Polisi pun menetapkan mahasiswi pembuang bayi di tepi Kali Ciliwung itu sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal berlapis.

MS dijerat Pasal 306 dan atau 308 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 80 ayat 2 dan ayat 4 UU Perlindungan Anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Investasi Bodong KSP Indosurya, Korban Mengaku Dijanjikan Keuntungan 12 Persen

Sidang Kasus Investasi Bodong KSP Indosurya, Korban Mengaku Dijanjikan Keuntungan 12 Persen

Megapolitan
Unjuk Rasa Usai, Massa Mahasiswa Tinggalkan Kawasan Depan Gedung DPR

Unjuk Rasa Usai, Massa Mahasiswa Tinggalkan Kawasan Depan Gedung DPR

Megapolitan
Aksi Pasukan Basmalah Polda Metro Kawal Demo, Lantunkan Doa hingga Asmaul Husna

Aksi Pasukan Basmalah Polda Metro Kawal Demo, Lantunkan Doa hingga Asmaul Husna

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Pak Jokowi Cerita, Kok Banjir Jakarta Enggak Selesai-selesai...

Ketua DPRD DKI: Pak Jokowi Cerita, Kok Banjir Jakarta Enggak Selesai-selesai...

Megapolitan
Atasi Banjir di Tangsel, Pemkot Akan Bangun Turap hingga Drainase di 15 Titik

Atasi Banjir di Tangsel, Pemkot Akan Bangun Turap hingga Drainase di 15 Titik

Megapolitan
Anies Akan Purnatugas, Bagaimana Nasib Formula E Musim Depan?

Anies Akan Purnatugas, Bagaimana Nasib Formula E Musim Depan?

Megapolitan
Massa Petani Bubar Setelah 200 Orang Perwakilan Diizinkan Masuk Gedung DPR untuk Sampaikan Tuntutan

Massa Petani Bubar Setelah 200 Orang Perwakilan Diizinkan Masuk Gedung DPR untuk Sampaikan Tuntutan

Megapolitan
Empat Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Penemuan Granat Asap dan Amunisi di Kontrakan di Bekasi

Empat Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Penemuan Granat Asap dan Amunisi di Kontrakan di Bekasi

Megapolitan
Soal Calon Penjabat Gubernur DKI, Ketua DPRD: 3 Nama itu Baik Semua

Soal Calon Penjabat Gubernur DKI, Ketua DPRD: 3 Nama itu Baik Semua

Megapolitan
Warga Bekasi Gugat TikTok Rp 3 Miliar, Berawal Akun Diblokir karena Unggahan Kritik Pemerintah

Warga Bekasi Gugat TikTok Rp 3 Miliar, Berawal Akun Diblokir karena Unggahan Kritik Pemerintah

Megapolitan
Hati-hati, Ada 'QR Code' Situs Judi Online pada Mainan Anak

Hati-hati, Ada "QR Code" Situs Judi Online pada Mainan Anak

Megapolitan
Antre Pertalite Bisa 30 Menit, Warga Beralih ke SPBU Swasta hingga Bensin Eceran

Antre Pertalite Bisa 30 Menit, Warga Beralih ke SPBU Swasta hingga Bensin Eceran

Megapolitan
Tim Gegana Evakuasi Koper Mencurigakan di Dekat Gerbang Polda Metro Jaya

Tim Gegana Evakuasi Koper Mencurigakan di Dekat Gerbang Polda Metro Jaya

Megapolitan
Jadi Bandar Togel Online di Jakarta Utara, Kakek 71 Tahun Ditangkap Polisi

Jadi Bandar Togel Online di Jakarta Utara, Kakek 71 Tahun Ditangkap Polisi

Megapolitan
200 Orang Perwakilan Massa Petani Temui Anggota DPR untuk Sampaikan Tuntutan

200 Orang Perwakilan Massa Petani Temui Anggota DPR untuk Sampaikan Tuntutan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.