Kompas.com - 11/07/2022, 11:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengeroyokan yang melibatkan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 70 diduga dipicu tradisi bullying bernama "jeres". Tradisi kekerasan ini pun kini tengah menjadi sorotan publik.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi alias Kak Seto, berencana menemui pihak SMAN 70 dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait kasus tersebut.

"Jadi saya kira kami akan menghadap ke sekolah dan juga Disdik, seberapa jauh langkah-langkah ini agar tetap pada kepentingan terbaik bagi anak," kata Seto dilansir dari TribunJakarta.com, Senin (11/7/2022).

Berdasarkan informasi yang diterima Seto, pihak SMAN 70 tidak melakukan mediasi antara korban dan para pelaku pengeroyokan.

Baca juga: 6 Siswa SMAN 70 Jakarta Dipenjara karena Keroyok Adik Kelas, Polisi Upayakan Restorative Justice

"Pada waktu itu juga tidak dimediasi oleh pihak sekolah, tapi tahu-tahu dipanggil polres dan ditahan," ujar dia.

Di sisi lain, Seto mengaku sudah mengusulkan upaya mediasi ke Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan yang menangani kasus ini.

"Iya benar (usul mediasi ke polisi). Tapi kunci utamanya ada di orangtua korban. Jadi, sejauh orangtua korban bisa menyatakan 'ok damai', saya kira itu damai bisa dilakukan," kata Seto.

Menurut Seto, saat ini sudah ada undang-undang sistem peradilan pidana anak. Isinya, kalau pelaku masih tergolong anak itu diharapkan penyelesaian masalah bisa dilakukan dengan mediasi, bukan pidana.

Terlebih, kata Seto, para pemuda yang menjadi tersangka dalam kasus ini tengah menanti melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi.

Bahkan, sambung Seto, seorang tersangka sudah diterima di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

Baca juga: Orangtua Pengeroyok Siswa SMAN 70 Jakarta Minta Maaf ke Keluarga Korban: Kalau Diminta Sujud, Kami Sujud

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakut Amankan 116,97 Gram Sabu dari Kampung Bahari

Polres Jakut Amankan 116,97 Gram Sabu dari Kampung Bahari

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bodebek Diguyur Hujan Siang hingga Malam Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Bodebek Diguyur Hujan Siang hingga Malam Hari

Megapolitan
Fakta-fakta Ibu Rumah Tangga yang Bakar Diri di Tangerang: Ketahuan Selingkuh hingga Depresi Berat

Fakta-fakta Ibu Rumah Tangga yang Bakar Diri di Tangerang: Ketahuan Selingkuh hingga Depresi Berat

Megapolitan
Fenomena Alam Ratusan Ikan Laut Meloncat-loncat, Haruskah Kita Takut?

Fenomena Alam Ratusan Ikan Laut Meloncat-loncat, Haruskah Kita Takut?

Megapolitan
Murid SDN Pondok Cina 1 yang Enggan Direlokasi ke SDN Pondok Cina 3 dan 5 akan Dipindahkan ke Sekolah Lain

Murid SDN Pondok Cina 1 yang Enggan Direlokasi ke SDN Pondok Cina 3 dan 5 akan Dipindahkan ke Sekolah Lain

Megapolitan
Kurangi Risiko Pelecehan Seksual, Transjakarta Tambah 10 Bus Pink Khusus Wanita

Kurangi Risiko Pelecehan Seksual, Transjakarta Tambah 10 Bus Pink Khusus Wanita

Megapolitan
Ditangkap dalam Penggerebekan Kampung Bahari, Seorang Pria Berontak Ingin Bertemu Istri

Ditangkap dalam Penggerebekan Kampung Bahari, Seorang Pria Berontak Ingin Bertemu Istri

Megapolitan
Cara ke QBIG BSD Naik KRL dan Bus

Cara ke QBIG BSD Naik KRL dan Bus

Megapolitan
Pelajar Tawuran di Jakarta Barat Bakal Dikirim ke Pesantren, Kapolres: Rohani Dibina agar Tak Salah Jalan

Pelajar Tawuran di Jakarta Barat Bakal Dikirim ke Pesantren, Kapolres: Rohani Dibina agar Tak Salah Jalan

Megapolitan
Nilai UMP 2023 Timbulkan Polemik, PSI DPRD DKI: Buruh-Perusahaan Harus Saling Pengertian

Nilai UMP 2023 Timbulkan Polemik, PSI DPRD DKI: Buruh-Perusahaan Harus Saling Pengertian

Megapolitan
Update Kasus Konten 'Prank' Baim-Paula, Polisi Akan Segera Gelar Perkara

Update Kasus Konten "Prank" Baim-Paula, Polisi Akan Segera Gelar Perkara

Megapolitan
Tak Sampai Dua Menit, Dua Pria Curi Motor Warga di Bekasi

Tak Sampai Dua Menit, Dua Pria Curi Motor Warga di Bekasi

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Waktu Sampai 9 Desember Untuk Kosongkan SDN Pondok Cina 1

Pemkot Depok Beri Waktu Sampai 9 Desember Untuk Kosongkan SDN Pondok Cina 1

Megapolitan
Rute Transjakarta 1H Stasiun Tanah Abang-Stasiun Gondangdia

Rute Transjakarta 1H Stasiun Tanah Abang-Stasiun Gondangdia

Megapolitan
Dishub DKI Cari Operator Baru 'Bike Sharing', Target Bisa Beroperasi Kuartal I Tahun Depan

Dishub DKI Cari Operator Baru "Bike Sharing", Target Bisa Beroperasi Kuartal I Tahun Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.