Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Punya Pagu Anggaran, Pemprov DKI Tunda Pembersihan Tugu Monas

Kompas.com - 14/07/2022, 13:59 WIB
Rakhmat Nur Hakim

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta mengaku tak punya pagu anggaran untuk membersihkan tugu Monumen Nasional (Monas) pada tahun 2022 sebab belum dianggarkan. Padahal, ikon ibu kota yang berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat itu butuh dibersihkan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, biaya pembersihan tugu Monas baru akan dianggarkan pada 2023.

Baca juga: Ponselnya Dirampas di Terowongan Kendal, Kedua Remaja Ini Cari dan Ringkus Pelaku di Monas

"Program yang membutuhkan anggaran itu membutuhkan perencanaan dan tahapan, tidak serta merta langsung dilaksanakan. Jadi ada prosesnya," ucap Riza dikutip dari TribunJakarta.com, Kamis (14/7/2022).

Riza mengakui, Pemprov DKI tahun ini belum sempat menganggarkan pembersihan tugu Monas. Pasalnya, tugu Monas sebelumnya ditutup dan baru dibuka beberapa pekan belakangan ini.

Oleh karena itu, bila Pemprov DKI mendadak mengeluarkan anggaran besar untuk pembersihan tugu Monas, maka hal ini berpotensi menjadi masalah.

"Tujuannya baik, tapi kalau caranya salah akan jadi temuan. Jadi, kita harus lebih hati-hati, tidak hanya sekedar mencapai suatu tujuan yang baik," ujar dia.

Baca juga: Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main Flying Fox dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Oleh karena itu, proses pembersihan Monas belum bisa dilakukan saat ini dan paling cepat baru akan dilakukan pada 2023.

"Jadi intinya melalui proses yang baik. Memang risikonya akhirnya tertunda. Tapi kan lebih baik tertunda daripada nanti menimbulkan masalah dikemudian hari," kata dia.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tak Punya Anggaran, Pemprov DKI Jakarta Baru Bersihkan Tugu Monas Tahun Depan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Alasan Warga Tak Amuk Jambret Ponsel di Jaksel, Ternyata “Akamsi”

Alasan Warga Tak Amuk Jambret Ponsel di Jaksel, Ternyata “Akamsi”

Megapolitan
Korban Jambret di Jaksel Cabut Laporan, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga untuk Dibina

Korban Jambret di Jaksel Cabut Laporan, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga untuk Dibina

Megapolitan
Penjambret di Jaksel Ditangkap Warga Saat Terjebak Macet

Penjambret di Jaksel Ditangkap Warga Saat Terjebak Macet

Megapolitan
Pencuri Motor di Bekasi Lepas Tembakan 3 Kali ke Udara, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban

Pencuri Motor di Bekasi Lepas Tembakan 3 Kali ke Udara, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban

Megapolitan
Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, Polisi Imbau Penonton Waspadai Copet dan Tiket Palsu

Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, Polisi Imbau Penonton Waspadai Copet dan Tiket Palsu

Megapolitan
Pencuri Motor di Bekasi Bawa Pistol, Lepaskan Tembakan 3 Kali

Pencuri Motor di Bekasi Bawa Pistol, Lepaskan Tembakan 3 Kali

Megapolitan
Teror Begal Bermodus 'Debt Collector', Nyawa Pria di Kali Sodong Melayang dan Motornya Hilang

Teror Begal Bermodus "Debt Collector", Nyawa Pria di Kali Sodong Melayang dan Motornya Hilang

Megapolitan
Jakpro Buka Kelas Seni dan Budaya Lewat Acara “Tim Art Fest” Mulai 30 Mei

Jakpro Buka Kelas Seni dan Budaya Lewat Acara “Tim Art Fest” Mulai 30 Mei

Megapolitan
Amankan 2 Konser K-Pop di GBK, Polisi Terjunkan 865 Personel

Amankan 2 Konser K-Pop di GBK, Polisi Terjunkan 865 Personel

Megapolitan
Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 01.00 WIB

Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 01.00 WIB

Megapolitan
Pastikan Masih Usut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel, Polisi: Ada Unsur Pidana

Pastikan Masih Usut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel, Polisi: Ada Unsur Pidana

Megapolitan
Polisi Sebut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Mandek 2 Tahun karena Kondisi Korban Belum Stabil

Polisi Sebut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Mandek 2 Tahun karena Kondisi Korban Belum Stabil

Megapolitan
Kasus di Polisi Mandek, Keluarga Korban Pemerkosaan di Tangsel Dituduh Damai dengan Pelaku

Kasus di Polisi Mandek, Keluarga Korban Pemerkosaan di Tangsel Dituduh Damai dengan Pelaku

Megapolitan
Minta Pemerkosa Anaknya Cepat Ditangkap, Ibu Korban: Pengin Cepat Selesai...

Minta Pemerkosa Anaknya Cepat Ditangkap, Ibu Korban: Pengin Cepat Selesai...

Megapolitan
Remaja Diperkosa Staf Kelurahan, Pelaku Belum Ditangkap 2 Tahun Usai Kejadian

Remaja Diperkosa Staf Kelurahan, Pelaku Belum Ditangkap 2 Tahun Usai Kejadian

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com