Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diresmikan Ridwan Kamil 3,5 Bulan Lalu, Pasar Rakyat Jabar Juara di Depok Belum Juga Beroperasi

Kompas.com - 26/07/2022, 19:46 WIB
M Chaerul Halim,
Nursita Sari

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Pasar Rakyat Jabar Juara di Sawangan Baru, Sawangan, Depok, yang diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga kini belum dapat dioperasikan.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, masih ada beberapa item yang ditambahkan pada bangunan pasar untuk kenyamanan serta keamanan para pedagang dan pembeli.

Salah satunya penambhan kisi-kisi atap untuk penghalau hujan atau angin.

"Maka memang perlu ada tambahan bangunan berupa kisi-kisi di atas agar ketika hujan dan angin cukup besar bisa terhalang oleh kisi-kisi tersebut," kata Imam kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Resmikan Pasar Rakyat Jabar Juara di Depok, RK Juga Luncurkan Aplikasi Pemesanan Minyak Goreng

Kemudian, kata Imam, terdapat sejumlah prasarana yang masih harus dibangun, seperti akses jalan, pagar, hingga drainase.

Selain itu, Imam berujar, pihaknya juga akan membuat konsep pembangunan di luar ruangan untuk menghindari adanya pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapak di luar pasar.

"Dalam pengalaman di Pasar Cisalak, banyak PKL di luar pasar, makanya jangan sampai nanti di pintu masuk (pasar ini) ada pedagang-pedagang kaki lima," ujar dia.

Imam menuturkan, pembangunan semua prasarana tersebut memerlukan beberapa waktu.

Baca juga: Gudang Pengadilan Negeri Depok Dibobol Maling, 13 AC Outdoor Raib

Oleh karena itu, dia menyebutkan bahwa pengoperasian Pasar Jabar Juara bakal molor diperkirakan hingga November mendatang.

"Ini akan tertunda sedikit beberapa bulan ke depan, mudah-mudahan di bulan November bisa beroperasi," sebut dia.

Adapun Ridwan Kamil meresmikan Pasar Rakyat Jabar Juara di sana pada 8 April 2022 atau 3,5 bulan lalu.

"Ini kita resmikan Pasar Jabar Juara di Sawangan, Depok, yang kebetulan menurut Pak Wali Kota Depok butuh dukungan. Mudah-mudahan dimanfaatkan menjadi ramai, silakan dijadikan sebuah kebaikan," kata Ridwan Kamil memberikan sambutannya saat itu.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu turut didampingi Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam acara peresmian pasar rakyat tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Megapolitan
Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Menuju Margonda, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Menuju Margonda, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Tutup Pintu Maaf, Korban KDRT di Jaksel Berharap Suaminya Dipenjara

Tutup Pintu Maaf, Korban KDRT di Jaksel Berharap Suaminya Dipenjara

Megapolitan
Banjir Rob Dinilai Sebabkan Pelabuhan Sunda Kelapa Sepi Wisatawan

Banjir Rob Dinilai Sebabkan Pelabuhan Sunda Kelapa Sepi Wisatawan

Megapolitan
6 Pohon di Jakarta Tumbang akibat Hujan dan Angin Kencang

6 Pohon di Jakarta Tumbang akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Heru Budi Tak Tahu Anggaran Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Capai Rp 22,28 Miliar

Heru Budi Tak Tahu Anggaran Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Capai Rp 22,28 Miliar

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner Arogan Berpelat Palsu TNI Saat Sembunyi di Rumah Kakaknya

Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner Arogan Berpelat Palsu TNI Saat Sembunyi di Rumah Kakaknya

Megapolitan
Diguyur Hujan, Jalan di Dekat Kolong Jembatan UI Depok Banjir

Diguyur Hujan, Jalan di Dekat Kolong Jembatan UI Depok Banjir

Megapolitan
Diusung Golkar Jadi Calon Wali Kota Bogor, Rusli Prihatevy Tak Mau Gegabah Tentukan Pendamping

Diusung Golkar Jadi Calon Wali Kota Bogor, Rusli Prihatevy Tak Mau Gegabah Tentukan Pendamping

Megapolitan
Tak Bisa Tutup Warung Sembako, Kakak Beradik Ini Baru Mudik Sepekan Usai Lebaran

Tak Bisa Tutup Warung Sembako, Kakak Beradik Ini Baru Mudik Sepekan Usai Lebaran

Megapolitan
Pemprov DKI Berencana Restorasi Rumah Dinas Gubernur, Anggarannya Rp 22,28 Miliar

Pemprov DKI Berencana Restorasi Rumah Dinas Gubernur, Anggarannya Rp 22,28 Miliar

Megapolitan
Hari Hemofilia Sedunia, Fahira Idris Gencarkan Lagi Donasi Darah di 44 Kecamatan di Jakarta

Hari Hemofilia Sedunia, Fahira Idris Gencarkan Lagi Donasi Darah di 44 Kecamatan di Jakarta

Megapolitan
Partai Golkar Usung Rusli Prihatevy Jadi Calon Wali Kota Bogor

Partai Golkar Usung Rusli Prihatevy Jadi Calon Wali Kota Bogor

Megapolitan
Tanggul Geobox di Pelabuhan Sunda Kelapa Banyak yang Rusak, Warga: Becek kayak di Sawah

Tanggul Geobox di Pelabuhan Sunda Kelapa Banyak yang Rusak, Warga: Becek kayak di Sawah

Megapolitan
Indonesia-Jepang Resmi Kerja Sama Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

Indonesia-Jepang Resmi Kerja Sama Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com