Kompas.com - 01/08/2022, 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Taman Sari, Jakarta Barat, ditargetkan bakal steril dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) per Agustus 2022.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui sejumlah petugas gabungan, masih melakukan pembersihan di kawasan Kota Tua pada Senin (1/8/2022) siang.

Beberapa PKL yang masih nekat berjualan di pintu masuk dari arah Bank Mandiri langsung diajak petugas Satpol PP untuk pindah lapak ke lokasi baru di Kota Intan yang berjarak sekitar 400 meter dari sana.

Pedagang gantungan kunci, pelindung ponsel, hingga penjaja kopi kopi keliling pun mengikuti arahan petugas tanpa perlawanan.

Baca juga: Per Agustus 2022, Kawasan Kota Tua Ditargetkan Bersih dari PKL

Kasatpol PP Jakarta Barat Agus Irwanto mengatakan bahwa petugas yang melakukan penertiban hari ini terdiri dari berbagai instansi.

"Ada Satpol PP, Sudin Perhubungan, jajaran UPK, kemudian dari Sudin Parekraf dan Sudin Lingkungan hidup, PTSP, semuanya terlibat secara kolaboratif didampingi dengan TNI dan Polri," ungkap Agus di Kota Tua Jakarta, Senin.

Agus mengatakan kegiatan tersebut untuk mendorong para PKL pindah lokasi. Sosialisasi pemindahan lokasi PKL ini disebutnya telah dilakukan dejak enam bulan lalu, dengan begitu Kota Tua Jakarta diharapkan dapat menjadi kawasan tertib.

Baca juga: Kota Intan Terlalu Jauh dari Kota Tua, Pemkot Jakbar Akhirnya Tampung PKL di Kali Besar Timur

"Sosialisasi sudah enam bulan lalu. Tahapan ini adalah tahapan terakhir, yakni kami bisa mendorong pedagang ke lokasi binaan agar bisa mencari nafkah. Kami harapkan tidak ada riak ataupun gejolak di sini. Diharapkan semuanya bisa memahami sehingga ekonomi bisa bergerak," ungkap Agus.

Selain merelokasi pedagang yang masih membandel berjualan di kawasan Kota Tua Jakarta, petugas gabungan juga melakukan penjagaan 16 titik.

"Ada 16 posko penjagaan yang kita akan berlakukan di pengamanan. Kami harapkan masyarakat ikut memahami, mungkin ada sedikit ketidak nyamanan. Namun ini untuk kepentingan bersama," pungkas Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro: Hasil Visum Simpulkan Luka-luka di Tubuh Lesti Kejora akibat Kekerasan

Polda Metro: Hasil Visum Simpulkan Luka-luka di Tubuh Lesti Kejora akibat Kekerasan

Megapolitan
Akbar Tanjung: Saya Dukung Anies Sebagai Capres, Peluangnya Kuat

Akbar Tanjung: Saya Dukung Anies Sebagai Capres, Peluangnya Kuat

Megapolitan
Pemprov DKI Kerja Sama dengan 11 Pemda, Anies: Agar Kesejahteraan Merata

Pemprov DKI Kerja Sama dengan 11 Pemda, Anies: Agar Kesejahteraan Merata

Megapolitan
Cerita Damkar Terima Laporan Kebakaran Palsu di Tambora: Penelpon Tergesa-Gesa Seakan Benar Kejadian

Cerita Damkar Terima Laporan Kebakaran Palsu di Tambora: Penelpon Tergesa-Gesa Seakan Benar Kejadian

Megapolitan
Polda Metro: Lesti Kejora Sering Alami KDRT, Pernah Dilempar Bola Biliar oleh Rizky Billar

Polda Metro: Lesti Kejora Sering Alami KDRT, Pernah Dilempar Bola Biliar oleh Rizky Billar

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan Tertutup Karung di Pinggir Tol Jagorawi

Mayat Laki-laki Ditemukan Tertutup Karung di Pinggir Tol Jagorawi

Megapolitan
Benarkah Wajah Baru Pelabuhan Muara Angke Menguntungkan Warga Kepulauan Seribu?

Benarkah Wajah Baru Pelabuhan Muara Angke Menguntungkan Warga Kepulauan Seribu?

Megapolitan
Pengguna Transjakarta yang Saldonya Terpotong Dua Kali Bisa Refund, Ini Caranya

Pengguna Transjakarta yang Saldonya Terpotong Dua Kali Bisa Refund, Ini Caranya

Megapolitan
Cegah Banjir Berulang, Tol BSD Tangsel Akan Ditinggikan 2 Meter

Cegah Banjir Berulang, Tol BSD Tangsel Akan Ditinggikan 2 Meter

Megapolitan
Kuasa Hukum Ingin Mamat Alkatiri Bertemu Hillary Brigitta untuk Mediasi Kasus 'Roasting'

Kuasa Hukum Ingin Mamat Alkatiri Bertemu Hillary Brigitta untuk Mediasi Kasus "Roasting"

Megapolitan
Sudah 4 Kali Banjir Melanda Tol BSD Tangsel Sepanjang 2022

Sudah 4 Kali Banjir Melanda Tol BSD Tangsel Sepanjang 2022

Megapolitan
Waspada Hujan Deras Disertai Petir Malam Ini di Sejumlah Wilayah Kota Tangerang

Waspada Hujan Deras Disertai Petir Malam Ini di Sejumlah Wilayah Kota Tangerang

Megapolitan
Wagub Riza Resmikan Pembangunan KKota Street Kiosk, Bakal Lokasi Dagangan Suvenir Khas Jakarta

Wagub Riza Resmikan Pembangunan KKota Street Kiosk, Bakal Lokasi Dagangan Suvenir Khas Jakarta

Megapolitan
Keluh Kesah Penumpang Transjakarta Akibat Kebijakan 'Tap In-Tap out': Antrean Panjang hingga Saldo Terpotong 2 Kali

Keluh Kesah Penumpang Transjakarta Akibat Kebijakan "Tap In-Tap out": Antrean Panjang hingga Saldo Terpotong 2 Kali

Megapolitan
Shalat Gaib untuk Korban Kanjuruhan, Kapolres Tangerang Ingatkan Jajaran Hindari Kesalahan Saat Tugas

Shalat Gaib untuk Korban Kanjuruhan, Kapolres Tangerang Ingatkan Jajaran Hindari Kesalahan Saat Tugas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.