Kompas.com - 02/08/2022, 19:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sopir travel mengaku dipalak oleh beberapa pemuda di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (1/8/2022).

Dalam informasi yang beredar di sosial media disebutkan bahwa pelaku meminta uang sebesar Rp 1.000.000 kepada sopir.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan, kedua pelaku diketahui berinisial SM (26) dan AS (17). Keduanya biasa berkegiatan sebagai tukang parkir dan pak ogah di sekitar lokasi.

Baca juga: Sopir Travel Dipalak Rp 1 Juta di Jalan Outer Ring Road Jakarta Barat

Mengonfirmasi kejadian pemalakan tersebut, Joko mengatakan, pelaku mengaku tidak meminta uang sebesar Rp 1.000.000, melainkan Rp 30.000. Namun, sopir tidak memberikan uang sepeser pun.

"Hasil pemeriksaan sementara, tidak ada sejuta, mereka minta Rp 30.000 itu. Itu pun enggak dikasih sama sopirnya," kata Joko di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (2/8/2022).

Kendati demikian, Joko mengakui bahwa keduanya kerap meminta uang kepada sopir kendaraan yang melintas.

Baca juga: Sopir Travel Dipalak di Jalan Outer Ring Road Jakbar, Polisi: 2 Pelaku Positif Sabu

"Mereka minta uang, karena kendaraan lewat. Ibaratnya mereka bertugas di perempatan itu semacam pak ogah," kata Joko.

"Yang diincar kebanyakan sopir-sopir, terutama yang pelat nomornya dari luar kota ya," kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan, kedua pelaku terbukti positif senagai pengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kalau hasil cek urine mereka semua positif menggunakan narkoba sabu. Kemungkinan uangnya juga ya buat beli makan dan sabu," sebut Joko.

Sebelumnya, akun Instagram @berbagiinfo_news9 menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi di Jalan Outer Ring Road, Cengakreng, Jakarta Barat, pada Senin (1/8/2022).

Dalam video yang diunggah disebutkan bahwa pemalak yang terlihat berjumlah dua orang pemuda, mereka meminta uang sebesar Rp 1 juta kepada sopir tersebut.

"Sopir travel asal Cilacap, kena palak sebesar Rp 1.000.000 di Jalan Outer Ring Road Cengakreng, Jakarta Barat. Kejadian tadi pagi 1/8/2022. Hati-hati buat teman-teman yang mengendarai mobil dengan pelat luar daerah, karena incaran mereka adalah mobil truck/travel dengan pelat luar kota," tulis akun tersebut dalam kolom keterangan video, Senin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Perampok Toko Emas di Serpong Diduga Terkait Terorisme, Polisi: Akan Didalami Densus 88

Komplotan Perampok Toko Emas di Serpong Diduga Terkait Terorisme, Polisi: Akan Didalami Densus 88

Megapolitan
TSP DKI Sebut Revitalisasi Halte Bundaran HI Berpotensi Langgar UU Cagar Budaya

TSP DKI Sebut Revitalisasi Halte Bundaran HI Berpotensi Langgar UU Cagar Budaya

Megapolitan
Rumah Kontrakan di Beji Depok Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Rumah Kontrakan di Beji Depok Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Balas Kritikan Moeldoko, Mahasiswa: Subsidi BBM Salah Sasaran Kesalahan Pemerintahan Jokowi

Balas Kritikan Moeldoko, Mahasiswa: Subsidi BBM Salah Sasaran Kesalahan Pemerintahan Jokowi

Megapolitan
Pernyataan Wagub DKI soal Tak Pernah Menggusur Dibantah Demonstran

Pernyataan Wagub DKI soal Tak Pernah Menggusur Dibantah Demonstran

Megapolitan
Melihat Makam Ade Irma Suryani, Putri Jenderal AH Nasution yang Jadi Korban G30S

Melihat Makam Ade Irma Suryani, Putri Jenderal AH Nasution yang Jadi Korban G30S

Megapolitan
Ditemui Wagub DKI dari Balik Pagar, Massa Demo: Pak, Buka Pak Pintunya..

Ditemui Wagub DKI dari Balik Pagar, Massa Demo: Pak, Buka Pak Pintunya..

Megapolitan
Anaknya Jadi Tersangka Penggelapan Motor, Ini Profil Pedangdut Imam S Arifin

Anaknya Jadi Tersangka Penggelapan Motor, Ini Profil Pedangdut Imam S Arifin

Megapolitan
Di Hadapan Demonstran, Wagub DKI Janji Pergub Penggusuran Dicabut Sebelum Anies Lengser

Di Hadapan Demonstran, Wagub DKI Janji Pergub Penggusuran Dicabut Sebelum Anies Lengser

Megapolitan
Halte Bundaran HI Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Pastikan Revitalisasi Tetap Berjalan

Halte Bundaran HI Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Pastikan Revitalisasi Tetap Berjalan

Megapolitan
Massa Penolak Pergub Penggusuran Ingin Temui Anies, Wagub: Pak Gubernur Tidak di Tempat, Nanti Disampaikan...

Massa Penolak Pergub Penggusuran Ingin Temui Anies, Wagub: Pak Gubernur Tidak di Tempat, Nanti Disampaikan...

Megapolitan
ASN Sudin Pendidikan Jakbar Sedang Berduaan Saat Digerebek di Hotel, Pemkot: Perselingkuhan Melanggar Etika

ASN Sudin Pendidikan Jakbar Sedang Berduaan Saat Digerebek di Hotel, Pemkot: Perselingkuhan Melanggar Etika

Megapolitan
Polisi Ungkap Peran 4 Pelaku Perampokan Toko Emas di Serpong

Polisi Ungkap Peran 4 Pelaku Perampokan Toko Emas di Serpong

Megapolitan
Transjakarta Perluas Rute, Pengamat Ingatkan 'Headway' yang Masih Lama

Transjakarta Perluas Rute, Pengamat Ingatkan "Headway" yang Masih Lama

Megapolitan
Setelah Demo Diwarnai Kericuhan, Massa Mahasiswa Tinggalkan Bundaran Air Mancur Patung Kuda

Setelah Demo Diwarnai Kericuhan, Massa Mahasiswa Tinggalkan Bundaran Air Mancur Patung Kuda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.