Karena Kesal, Warga di Pulogadung Bangun Tembok dan Tutup Akses Jalan Tetangganya

Kompas.com - 03/08/2022, 16:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tembok sepanjang dua meter berdiri di depan rumah Anisa (40), warga RT 011 RW 010 Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Akibatnya, akses jalan dari rumah Anisa ke gang atau jalan warga menjadi terhambat.

Tembok itu bukan dibangun keluarga Anisa, melainkan tetangganya, Widya (45).

Baca juga: Warga Bangun Tembok hingga Tutup Jalan di Pondok Bambu, Sekcam: Masyarakat Kecewa

Widya sengaja membangun tembok itu karena kesal dengan perilaku keluarga Anisa.

Ia menuding keluarga Anisa sering mengeluarkan kata-kata kotor kepada dirinya.

"Kalau kita tidak saling menghormati satu dengan yang lain, setidaknya jangan menimbulkan masalah. Masalah itu bukan fisik tapi yang utama adalah psikis. Nah ini yang sulit kami maafkan sampai saat ini," ujar Widya di lokasi, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Tetangga Ancam Kembali Bangun Tembok Halangi Rumah di Ciledug, Warga: Itu Hak Dia

Widya mengeklaim, tembok berdiri di atas tanahnya, sesuai data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pendirian tembok, lanjut Widya, sudah diusulkan ke pihak kelurahan sejak 12 Juli 2020. Kemudian tembok sudah berdiri 29 Juli 2022.

"Pas pembangunan tembok, (keluarga Anisa) enggak protes. Pas sudah berdiri kok protes," kata Widya.

Baca juga: Cerita Lengkap Depan Rumah Wisnu Ditembok Tetangga karena Kotoran Ayam hingga Didamaikan Bupati

Sementara itu, Anisa mengakui bahwa lokasi tembok itu masih berada di atas tanah milik Widya.

Anisa sempat protes dan bersikukuh bahwa tembok itu berada di jalan warga.

"Tadi kami sudah lihat suratnya, ternyata benar, ini sudah jalanan dia, sudah ada surat sahnya," kata Anisa.

Keluarga Anisa dan Widya sedang mediasi, mencari jalan tengahnya, dan dibantu unsur tiga pilar Kecamatan Pulogadung.

"Kami buatkan (surat pernyataan), untuk menjaga komitmen kedua belah pihak, " ujar Kepala Unit Intelkam Polsek Pulogadung Iptu Imam Rohadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heru Budi Temui Imam Besar Masjid Istiqlal: Sowan untuk Tingkatkan Sinergi

Heru Budi Temui Imam Besar Masjid Istiqlal: Sowan untuk Tingkatkan Sinergi

Megapolitan
Fraksi PKS Nilai Jabatan Sekda Sebaiknya Diisi ASN Pemprov DKI

Fraksi PKS Nilai Jabatan Sekda Sebaiknya Diisi ASN Pemprov DKI

Megapolitan
Rumah 4 Lantai di Kembangan Terbakar

Rumah 4 Lantai di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Satu Pegawai Terluka dalam Kebakaran di Gedung Kemenkumham

Satu Pegawai Terluka dalam Kebakaran di Gedung Kemenkumham

Megapolitan
Tidak Ada Dokumen Penting yang Terbakar dalam Gedung Kemenkumham

Tidak Ada Dokumen Penting yang Terbakar dalam Gedung Kemenkumham

Megapolitan
Pemkot Depok Diminta Segera Perbaiki Turap yang Longsor di Cilodong

Pemkot Depok Diminta Segera Perbaiki Turap yang Longsor di Cilodong

Megapolitan
Kebakaran Gedung Kemenkumham, 20 WNA Tahanan Imigrasi Dipindahkan ke Rutan Imigrasi Kalideres

Kebakaran Gedung Kemenkumham, 20 WNA Tahanan Imigrasi Dipindahkan ke Rutan Imigrasi Kalideres

Megapolitan
Menteri Yasonna Tak Ada di Kantor Saat Gedung Kemenkumham Terbakar

Menteri Yasonna Tak Ada di Kantor Saat Gedung Kemenkumham Terbakar

Megapolitan
Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Nangka Bungur Kemayoran Masih Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Nangka Bungur Kemayoran Masih Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pegawai Kemenkumham Dipulangkan Lebih Cepat Imbas Kebakaran Gedung

Pegawai Kemenkumham Dipulangkan Lebih Cepat Imbas Kebakaran Gedung

Megapolitan
PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

PKS DPRD DKI Minta Sekda Terpilih Lebih Lincah Bekerja

Megapolitan
Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Perampok Alfamart di Sunter Sekap Kasir, Mulut dan Tangan Korban Dilakban

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Bocah 11 Tahun Dua Kali Dicabuli Kenalan Orangtuanya di Hotel Kawasan Tambora

Megapolitan
Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Cerita Pemilik Turap Longsor di Cilodong Depok, Bengkelnya Ikut Rusak

Megapolitan
Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Seorang Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan di Tambora, Mulanya Sempat Diduga Disetubuhi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.