Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi, Selasa 30 Agustus

Kompas.com - 30/08/2022, 08:00 WIB
Joy Andre,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah terus menggencarkan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat, termasuk vaksinasi dosis ketiga atau booster. Hal ini dilakukan agar penyebaran kasus covid-19 di Indonesia dapat terus ditekan.

Banyak sentra vaksinasi yang saat ini masih dibuka untuk melayani vaksinasi covid-19, termasuk di Kota Bekasi. Selain vaksinasi dosis booster, gerai tersebut juga melayani pemberian vaksin dosis pertama, kedua, hingga vaksin anak.

Untuk di Kota Bekasi, gerai vaksin covid-19 mayoritas masih tersebar di pelayanan puskesmas. Melansir akun Instagram dari masing-masing Puskesmas, berikut adalah beberapa gerai vaksin di Kota Bekasi yang dapat dikunjungi, lengkap dengan persyaratannya:

Baca juga: UPDATE 29 Agustus: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,82 Persen, Ketiga 25,73 Persen

1. Puskesmas Mustika Jaya

  • Alamat: Perumahan Mutiara Gading Timur Blok F1, Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.
  • Jadwal: 07.30 WIB-Selesai.
  • Jenis Vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Harus dalam keadaan sehat, fotokopi KTP atau KK, membawa alat tulis masing-masing.
  • Pendaftaran di tempat.

2. Puskesmas Seroja

  • Alamat: Jalan Delima No.21, Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
  • Jadwal: 08.00-11.00 WIB.
  • Jenis Vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Harus dalam keadaan sehat, fotokop  KTP atau KK, membawa alat tulis masing-masing.
  • Pendaftaran di tempat.

3. Puskesmas Perwira

  • Alamat: Jalan KH Muchtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
  • Jadwal: 08.00-14.30 WIB.
  • Jenis Vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Harus dalam keadaan sehat, fotokopi KTP atau KK, membawa alat tulis masing-masing.
  • Pendaftaran di tempat.

4. Puskesmas Kaliabang Tengah

  • Alamat: Aula Kelurahan Kaliabang Tengah, Jalan Mawar Indah No.2, RT.001/RW.009, Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.
  • Jadwal: 08.00 WIB-Selesai.
  • Jenis vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Wajib membawa fotokopi KTP, peserta booster, khusus penerima vaksin booster, wajib memiliki e-tiket vaksin booster dari PeduliLindungi.
  • Pendaftaran di tempat.

Baca juga: Sudah Berlaku di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Pesawat Domestik Wajib Vaksin Booster

5. Puskesmas Duren Jaya

  • Alamat: Jalan Anyer III, RT.007/RW.009, Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
  • Jadwal: 08.00 WIB-Selesai.
  • Jenis Vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Harus dalam keadaan sehat, fotokopi KTP atau KK, membawa alat tulis masing-masing.
  • Pendaftaran di tempat.

6. Puskesmas Karang Kitri

  • Alamat: Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
  • Jadwal: 08.00-11.30 WIB.
  • Jenis Vaksin: Pfizer (dosis lengkap).
  • Persyaratan: Dalam keadaan sehat, fotokopi KTP atau KK, membawa alat tulis masing-masing. Khusus penerima vaksin dosis booster, wajib memiliki e-tiket dari aplikasi PeduliLindungi.
  • Pendaftaran di tempat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Paniknya Remaja di Bekasi Diteriaki Warga Usai Serempet Mobil, Berujung Kabur dan Seruduk Belasan Kendaraan

Paniknya Remaja di Bekasi Diteriaki Warga Usai Serempet Mobil, Berujung Kabur dan Seruduk Belasan Kendaraan

Megapolitan
Akibat Hujan Angin, Atap ICU RS Bunda Margonda Depok Ambruk

Akibat Hujan Angin, Atap ICU RS Bunda Margonda Depok Ambruk

Megapolitan
Arogansi Pengendara Fortuner yang Mengaku Anggota TNI, Berujung Terungkapnya Sederet Pelanggaran Hukum

Arogansi Pengendara Fortuner yang Mengaku Anggota TNI, Berujung Terungkapnya Sederet Pelanggaran Hukum

Megapolitan
Banjir dan Fasilitas Rusak, Pekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa: Tolong Perbaiki supaya Banyak Pengunjung...

Banjir dan Fasilitas Rusak, Pekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa: Tolong Perbaiki supaya Banyak Pengunjung...

Megapolitan
Walkot Depok Idris: Saya 'Cawe-cawe' Dukung Imam Budi Hartono di Pilkada

Walkot Depok Idris: Saya "Cawe-cawe" Dukung Imam Budi Hartono di Pilkada

Megapolitan
Jakarta yang Terbuka Lebar bagi Para Perantau, tetapi Jangan Nekat...

Jakarta yang Terbuka Lebar bagi Para Perantau, tetapi Jangan Nekat...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 18 April 2024 dan Besok: Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 18 April 2024 dan Besok: Siang ini Hujan Ringan

Megapolitan
Kisah di Balik Menjamurnya Warung Madura, Ada Bos yang Dukung Pekerja Buka Usaha Sendiri

Kisah di Balik Menjamurnya Warung Madura, Ada Bos yang Dukung Pekerja Buka Usaha Sendiri

Megapolitan
Polisi Imbau Masyarakat Setop Bagikan Video Bunuh Diri Selebgram Meli Joker

Polisi Imbau Masyarakat Setop Bagikan Video Bunuh Diri Selebgram Meli Joker

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sopir Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Ditangkap | Pendeta Gilbert Lumoindong Dituduh Nistakan Agama

[POPULER JABODETABEK] Sopir Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Ditangkap | Pendeta Gilbert Lumoindong Dituduh Nistakan Agama

Megapolitan
Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Megapolitan
Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Megapolitan
Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Megapolitan
Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil 'Live' Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil "Live" Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Megapolitan
Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com