Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/09/2022, 05:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta melibatkan seluruh fraksi dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pembahasan usulan tiga kandidat calon penjabat gubernur DKI Jakarta.

Kandidat ini nantinya bakal menggantikan posisi Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria yang masa kepemimpinannya berakhir pada 16 Oktober 2022.

"Sekarang kalau ada sembilan fraksi, kalau ada sembilan nama, harus dikerucutkan, itu sistemnya," kata Wakil Ketua DPRD DKI Rani Mauliani dilansir dari Antara, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pimpinan DPRD Ingin Pj Gubernur DKI Rampungkan Program Anies dan Paham Kondisi Jakarta

Namun, Rani belum bisa memastikan waktu pelaksanaan rapimgab tersebut diadakan untuk membahas kandidat penjabat gubernur DKI. Adapun di DPRD DKI terdapat sembilan fraksi partai politik.

Dalam proses mencari tiga kandidat itu, kata Rani, DPRD tidak melakukan tes kelayakan dan kepatutan, hanya memberikan usulan tiga kandidat yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri.

Adapun figur yang diharapkan sebagai penjabat gubernur DKI, lanjut dia, adalah orang yang memahami situasi dan kondisi DKI Jakarta.

Selain itu, mampu menyelesaikan tugas yang belum terselesaikan pada masa Anies dan Riza.

"Bisa mengakomodasi serta bekerja sama kepada semua pihak, bukan hanya satu kelompok," katanya.

Baca juga: DPRD DKI Bakal Pilih 3 Nama Calon Pj Gubernur Jakarta Lewat Rapat Pimpinan Gabungan

DPRD DKI menjadwalkan rapat paripurna penyampaian pengumuman pemberhentian Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria pada 13 September 2022.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri sudah mengirimkan surat kepada DPRD DKI yang salah satu isinya menyebutkan usulan nama calon penjabat gubenur DKI Jakarta disampaikan paling lambat tanggal 16 September 2022 kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI di Senayan, Rabu (31/8/2022) mengatakan selain dari DPRD DKI, Kemendagri juga mengusulkan tiga nama kandidat penjabat gubernur DKI.

Dengan demikian akan ada enam nama yang diusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk dipilih satu orang penjabat gubernur DKI setelah melalui sidang Tim Penilai Akhir (TPA).

Baca juga: Fraksi-fraksi DPRD Mulai Godok Usulan Calon Pj Gubernur DKI, Siapa Saja Kandidatnya?

"Tiga nama dari DPRD, tiga nama dari Kemendagri kami ajukan ke presiden, presiden nanti akan mengadakan sidang TPA yang nanti tentu akan berkembang. Apapun keputusannya itulah hasil sidang TPA," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stabilkan Harga Beras, Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Stabilkan Harga Beras, Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Megapolitan
Buwas Temukan Beras Bulog Diduga Dioplos dan Dikemas Ulang saat Sidak di Cipinang

Buwas Temukan Beras Bulog Diduga Dioplos dan Dikemas Ulang saat Sidak di Cipinang

Megapolitan
Konser Cigarette After Sex Jakarta 2023, Intim Meski Minim Interaksi

Konser Cigarette After Sex Jakarta 2023, Intim Meski Minim Interaksi

Megapolitan
Punya Rencana Nikah di KUA? Berikut Syarat Pendaftarannya

Punya Rencana Nikah di KUA? Berikut Syarat Pendaftarannya

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Duloh Sempat Ajak Mertua Wowon Berhubungan Badan Sebelum Dibunuh | Ironi Bripka Madih yang Diperas Polisi Saat Melaporkan Kasus

[POPULER JABODETABEK] Duloh Sempat Ajak Mertua Wowon Berhubungan Badan Sebelum Dibunuh | Ironi Bripka Madih yang Diperas Polisi Saat Melaporkan Kasus

Megapolitan
Motor Anggota Polisi Digondol Maling, Polsek Cakung Langsung Sisir TKP

Motor Anggota Polisi Digondol Maling, Polsek Cakung Langsung Sisir TKP

Megapolitan
Tidak Dikunci Setang, Motor Anggota Polisi Digondol Maling

Tidak Dikunci Setang, Motor Anggota Polisi Digondol Maling

Megapolitan
13 Pengedar Ganja Sintetis Diringkus, Polresta Bandara Sita 4,9 Kg Barang Bukti

13 Pengedar Ganja Sintetis Diringkus, Polresta Bandara Sita 4,9 Kg Barang Bukti

Megapolitan
Kronologi Pencurian Bermodus Ganjal Mesin ATM di Tangerang, Pura-pura Bantu Korban untuk Lihat PIN

Kronologi Pencurian Bermodus Ganjal Mesin ATM di Tangerang, Pura-pura Bantu Korban untuk Lihat PIN

Megapolitan
Pria Pengangguran di Bogor Ditangkap, Polisi Sita Ribuan Pil Obat Keras

Pria Pengangguran di Bogor Ditangkap, Polisi Sita Ribuan Pil Obat Keras

Megapolitan
Tempat Parkir Bertarif Tinggi di Jakarta Jadi 11 Titik, Berikut Lokasinya

Tempat Parkir Bertarif Tinggi di Jakarta Jadi 11 Titik, Berikut Lokasinya

Megapolitan
Lokasi Parkir Tarif Tinggi di Jakarta Jadi 11 Titik, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Kena Rp 7.500 Per Jam

Lokasi Parkir Tarif Tinggi di Jakarta Jadi 11 Titik, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Kena Rp 7.500 Per Jam

Megapolitan
Perbaikan Taman Margasatwa Ragunan Akan Berlangsung Lebih dari 2 Tahun

Perbaikan Taman Margasatwa Ragunan Akan Berlangsung Lebih dari 2 Tahun

Megapolitan
Berkenalan dengan Dua Anggota Baru Taman Margasatwa Ragunan, Tazoo dan Unggul

Berkenalan dengan Dua Anggota Baru Taman Margasatwa Ragunan, Tazoo dan Unggul

Megapolitan
Duloh Ungkap Kronologi Pembunuhan Terhadap Anak Kandung Wowon: Dicekik dan Dibekap

Duloh Ungkap Kronologi Pembunuhan Terhadap Anak Kandung Wowon: Dicekik dan Dibekap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.