ART Curi Brankas Dara Arafah Berisi Rp 700 Juta, Matikan Kamera CCTV dan Sempat Izin Pulang Kampung

Kompas.com - 09/09/2022, 11:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebgram Dara Arafah mengatakan telah kehilangan brankas yang diduga dibawa kabur seorang asisten rumah tangga (ART). Uang ratusan juta rupiah yang ada didalamnya, raib dibawa terduga pelaku berinisial M.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya membenarkan pencurian brankas milik selebgram tersebut.

Dara pun telah melapor ke Polres Jakarta Utara pada Minggu, 6 September 2022 sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: ART Matikan Kamera CCTV Sebelum Bawa Kabur Brankas Isi Rp 700 Juta Milik Dara Arafah

"Dilaporkan itu yang bersangkutan kecurian sebuah berangkas yang isinya uang tunai kurang lebih Rp 700 juta dari rumah yang bersangkutan yang bertempat di Jalan Kelapa Muda, Koja," kata Febri saat dikonfirmasi di Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (7/9/20222).

Febri berujar, M sempat izin kepada majikannya untuk berhenti bekerja antara tanggal 4-6 September 2022 sebelum melancarkan aksinya.

Matikan kamera CCTV

M juga sempat mematikan kamera CCTV di dalam rumah sebelum membawa brankas berisi uang sekitar Rp 700 juta milik majikannya.

"(Kamera) CCTV yang ada di dalam rumah sempat dirusak juga, sehingga kami mungkin menggunakan bantuan (kamera) CCTV dari rumah-rumah tetangga," kata Febri.

Baca juga: Sindiran Mahasiswa yang Merangsek Masuk Istana Saat Demo Kenaikan BBM: Gedung Antirakyat Ada di Sana...

Hal senada disampaikan Dara melalui unggahan di akun Instagram miliknya soal rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan pelaku membawa kabur brankas.

"CCTV kamar dimatiin sama dia ya Allah semoga pelaku bisa ketemu. CCTV garasi juga dimatiin," tulis Dara Arafah dalam akun Instagram @daraarafah.

Ditemui usai melaporkan kasus pencurian brankas, Dara Arafah menyampaikan bahwa ART-nya membawa kabur brankas dari dalam kamarnya pada 4 September 2022.

"Brankas itu posisinya ada di kamar, terus dia ngambilnya jam 6 sore pas magrib. Baru sadarnya itu brankas aku sudah enggak ada di rumah pas tanggal 6 jam 12," ungkap Dara.

Baca juga: Sopir Mobil Sewaan Pembawa Brankas Dara Arafah Berisi Uang Ratusan Juta Diperiksa Polisi

Keadaan rumahnya pada saat kejadian sepi, hanya ada sang bunda yang berada di dalam kamar lantaran sedang sakit.

"Jam 7 kan kami masih pada di luar, kakak sama Dara di luar, jadi enggak ada di rumah sih," kata adik kandung Dara Arafah, Karmila Arsita, saat ditemui di kediamannya, di Koja, Jakarta Utara.

"Bunda aku juga tidur, jadi enggak ada yang tahu," sambung dia.

Sebelum mencuri brankas milik Dara Arafah, M juga meminta izin untuk pulang ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

Baca juga: Polda Metro Beri Bansos ke Warga yang Terbebani Kenaikan BBM di Jadetabek

"Jam 3 paginya izin ke bunda aku katanya ibunya meninggal. Terus pas aku tanya tetangganya di sana, ibunya masih ada, lagi jualan," ujar Karmila.

M membawa brankas seberat 30 kg milik Dara Arafah dibantu oleh dua orang laki-laki menggunakan sebuah mobil.

Pemeriksaan saksi

Febri menuturkan terduga pelaku berinisial M dibantu oleh sopir dan kenek yang disewanya. Terduga pelaku menyewa mobil dengan dalih akan membawa sound system.

Baca juga: Brankas Selebgram Dara Arafah Hilang Dibawa ART, Uang Ratusan Juta Raib

Saat ini, dua orang tersebut berstatus sebagai saksi dan telah dimintai keterangan.

"Tadi sudah diambil keterangan dari beberapa saksi, salah satunya dari sopir taksi dan kenek kendaraan yang memang sengaja dipesan dari salah seorang yang terduga sebagai tersangka," terang Febri.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sopir taksi dan kenek itu hanya diperintahkan untuk mengambil barang.

"Tadi sudah diambil keterangan dari beberapa saksi salah satunya dari sopir taksi dan kenek kendaraan yang memang sengaja dipesan dari salah seorang terduga tersangka," paparnya.

Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Binomo, Jaksa Bawa Saksi yang Pernah Transaksi dengan Indra Kenz

"Jadi di situ diambil informasi dari saksi dua ini, bisa menjelaskan barang apa sebenarnya yang diterima melalui pesanan yang akan diantarkan ke wilayah tertentu," sambung dia.

Saat ditanya apakah terduga pelaku pencurian brankas dibantu oleh orang lain, Febri berkata masih mendalami dugaan tersebut.

"Ini kami masih dalami, apakah memang murni terduga ini sendiri atau ada orang lain yang membantu," jelas Febri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mini Bus Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tanjung Duren

Mini Bus Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tanjung Duren

Megapolitan
Polda Metro Minta BPOM Awasi Penjualan Liquid Vape, Pastikan Tak Mengandung Sabu

Polda Metro Minta BPOM Awasi Penjualan Liquid Vape, Pastikan Tak Mengandung Sabu

Megapolitan
Polda Metro: Pengedar Belum Sempat Jual Liquid Vape Sabu Asal Iran

Polda Metro: Pengedar Belum Sempat Jual Liquid Vape Sabu Asal Iran

Megapolitan
Kondisi Kali Ciliwung Saat Ini, Banyak Sampah Rumah Tangga hingga Karung di Aliran Sungai

Kondisi Kali Ciliwung Saat Ini, Banyak Sampah Rumah Tangga hingga Karung di Aliran Sungai

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Perusahaan Boleh WFO 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Perusahaan Boleh WFO 100 Persen

Megapolitan
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Bus AKAP di Terminal Kalideres Masih Sepi

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Bus AKAP di Terminal Kalideres Masih Sepi

Megapolitan
Polda Metro Tangkap Pengedar Liquid Vape Berbahan Baku Sabu

Polda Metro Tangkap Pengedar Liquid Vape Berbahan Baku Sabu

Megapolitan
Ditanya Heru Budi soal Bawang, Pedagang di Kramat Jati: Saya Enggak Tahu itu Siapa

Ditanya Heru Budi soal Bawang, Pedagang di Kramat Jati: Saya Enggak Tahu itu Siapa

Megapolitan
Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Bintaro Plaza Pekan Ini

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Bintaro Plaza Pekan Ini

Megapolitan
Protes Jalur Sepeda Sering Dicaplok, Bike to Work: Seolah Kita Kasta Terendah di Jalan Raya

Protes Jalur Sepeda Sering Dicaplok, Bike to Work: Seolah Kita Kasta Terendah di Jalan Raya

Megapolitan
Ibu Asyik Ngobrol dengan Tetangga, Bayinya Tewas Mengambang di Bak Mandi

Ibu Asyik Ngobrol dengan Tetangga, Bayinya Tewas Mengambang di Bak Mandi

Megapolitan
Polisi Tegur Rombongan Road Bike yang 'Gowes' di Luar Jalur Sepeda Sudirman

Polisi Tegur Rombongan Road Bike yang "Gowes" di Luar Jalur Sepeda Sudirman

Megapolitan
BPBD DKI: 9 Wilayah Pesisir Jakarta Berpotensi Banjir Rob pada 6-13 Desember 2022

BPBD DKI: 9 Wilayah Pesisir Jakarta Berpotensi Banjir Rob pada 6-13 Desember 2022

Megapolitan
Rumah dan Ruko di Pesanggrahan Terbakar, 1 Balita Alami Luka Bakar

Rumah dan Ruko di Pesanggrahan Terbakar, 1 Balita Alami Luka Bakar

Megapolitan
Peringatan Dini Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Kota Tangerang Siang Ini

Peringatan Dini Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Kota Tangerang Siang Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.