Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polres Tangsel Kawal Mahasiswa yang Hendak Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Patung Kuda

Kompas.com - 13/09/2022, 14:52 WIB
Annisa Ramadani Siregar,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan mengawal keberangkatan ratusan mahasiswa yang hendak berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Demonstrasi tersebut akan digelar di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/9/2022).

"Kita di depan Universitas Pamulang (Unpam) ini melaksanakan pengamanan pemberangkatan titik kumpul dari kelompok yang mengatasnamakan mahasiswa Unpam," ujar Kepala Polres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, di seberang Gedung Viktor, Kampus Unpam, Jalan Raya Puspitek, Selasa.

Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM, 400 Personel Gabungan Disiagakan

Menurut Sarly, terdapat lima titik pemberangkatan mahasiswa, yakni di Kampus Unpam Viktor, Kampus Utama Unpam, Kampus UIN Syarif Hidayatullah, dan Kampus UMJ.

Ada pula titik pemberangkatan di di Jalan Sandratex, Ciputat, perbatasan antara Tangsel dan Jakarta.

Sarly menuturkan, ada sekitar 400 personel gabungan TNI dan Polri yang disiagakan di lima titik tersebut.

Selain mengawal hingga ke kawasan Patung Kuda, sejumlah personel juga disiagakan untuk mengawal selama unjuk rasa berlangsung. Tujuannya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

"Kemudian nanti ada anggota juga yang lekat (gabung) di dalam (barisan demo) untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Kemudian juga untuk monitoring  mahasiswa ini sampai di sana kegiatannya apa saja," jelas Sarly.

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, Buruh Long March dari Sarinah ke Kawasan Patung Kuda

Pantauan Kompas.com di lokasi, sekitar pukul 13.00 WIB, patroli pengawal (patwal) mengawal keberangkatan massa mahasiswa dari titik kumpul di Kampus Unpam.

Rute yang akan mereka lewati yaitu dari depan Kampus Unpam Viktor menuju Kampus Utama Unpam Pamulang.

Kemudian, massa menuju Kampus UIN Syarif Hidayatullah, di mana mahasiswa UIN dan UMJ sudah berkumpul. Setelah itu mereka melewati Jalan Sandratex menuju Lebak Bulus hingga ke Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Megapolitan
Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Megapolitan
Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Megapolitan
Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Megapolitan
Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Megapolitan
Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Megapolitan
Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Megapolitan
Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Megapolitan
Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Megapolitan
Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Megapolitan
Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Megapolitan
Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Megapolitan
Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Megapolitan
Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com