Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/09/2022, 14:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video viral memperlihatkan sejumlah remaja terlibat tawuran di Jalan Kampung Rawa Sawah, tepatnya di Gang T, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2022), sekitar pukul 02.40 WIB.

Video itu diunggah melalui akun Instagram @info_jakartapusat. Di sana tampak beberapa remaja terlibat saling serang menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Johar Baru Kompol Ari Susanto mengatakan, satu remaja berinisial A (17) ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi penyerangan dengan senjata tajam (sajam).

"Satu kami periksa dan dalami, tapi diduga akan ikut melakukan tawuran," ujar Ari saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

Ari mengungkapkan, A baru beberapa hari tinggal di Jakarta serta diajak rekannya berinisal JW untuk ikut tawuran.

Baca juga: BERITA FOTO: Penghormatan Terakhir Kapolri Listyo Sigit untuk Azyumardi Azra

Ari melanjutkan, jajarannya saat ini masih memburu satu orang berinisal JW yang mengajak A untuk terlibat tawuran.

"Iya (satu orang DPO), semalam kami cari sama anggota reserse kriminal tidak ada di tempat tinggalnya," ucap Ari.

Menurut Ari, tidak ada korban jiwa atau korban luka akibat aksi tawuran remaja di Johar Baru tersebut.

"Untuk sementara tidak ada korban dan rencananya nanti sore kami panggil Ketua RT dan RW melalui Pembinaan Masyarakat (Binmas)," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Ponakan Haikal Hassan jadi Korban Tabrak Lari dan Diselamatkan Polisi...

Saat Ponakan Haikal Hassan jadi Korban Tabrak Lari dan Diselamatkan Polisi...

Megapolitan
Tipuan Pembunuh Berantai Wowon Kelabui Komplotannya Sendiri dan Korban: Gandakan Uang Pakai Amplop

Tipuan Pembunuh Berantai Wowon Kelabui Komplotannya Sendiri dan Korban: Gandakan Uang Pakai Amplop

Megapolitan
Pasar Buku Kenari: Surga Kutu Buku yang Sepi Pengunjung

Pasar Buku Kenari: Surga Kutu Buku yang Sepi Pengunjung

Megapolitan
Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Membunuh Karena Diiming-imingi Uang

Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Membunuh Karena Diiming-imingi Uang

Megapolitan
Fakta-fakta yang Terungkap dalam Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI: Hasya Dilindas hingga Mobil Berubah Warna

Fakta-fakta yang Terungkap dalam Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI: Hasya Dilindas hingga Mobil Berubah Warna

Megapolitan
Harga Minyak Subsidi Pemerintah Mahal, Pedagang Gorengan Pilih Pakai Minyak Curah

Harga Minyak Subsidi Pemerintah Mahal, Pedagang Gorengan Pilih Pakai Minyak Curah

Megapolitan
Teka-teki Pemilik Audi A6 yang Ditumpangi Istri Siri Kompol D dan Lindas Mahasiswi hingga Tewas

Teka-teki Pemilik Audi A6 yang Ditumpangi Istri Siri Kompol D dan Lindas Mahasiswi hingga Tewas

Megapolitan
Pensiunan Polri Persilakan Keluarga Hasya Tempuh Langkah Hukum Lanjutan

Pensiunan Polri Persilakan Keluarga Hasya Tempuh Langkah Hukum Lanjutan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Mobil Pajero Pensiunan Polisi Berubah Warna | Kompol D Bukan Selingkuh, tapi Nikah Siri | Jokowi Puji Heru

[POPULER JABODETABEK] Mobil Pajero Pensiunan Polisi Berubah Warna | Kompol D Bukan Selingkuh, tapi Nikah Siri | Jokowi Puji Heru

Megapolitan
Penyesalan dan Permintaan Maaf Wowon, Dalang Pembunuhan Berantai di Bekasi hingga Cianjur…

Penyesalan dan Permintaan Maaf Wowon, Dalang Pembunuhan Berantai di Bekasi hingga Cianjur…

Megapolitan
Akankah Situasinya Berbeda jika Hasya Langsung Dibawa ke RS Usai Ditabrak Pensiunan Polri?

Akankah Situasinya Berbeda jika Hasya Langsung Dibawa ke RS Usai Ditabrak Pensiunan Polri?

Megapolitan
Tipu Selebgram dan Ratusan Orang untuk Pergi Umrah, Wanita di Bogor Diamankan Polisi

Tipu Selebgram dan Ratusan Orang untuk Pergi Umrah, Wanita di Bogor Diamankan Polisi

Megapolitan
Mengenal FPPR, Dana yang Digelontorkan untuk Bantu Pembeli Rumah DP Rp 0

Mengenal FPPR, Dana yang Digelontorkan untuk Bantu Pembeli Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Saat Hasya Tergeletak 45 Menit Tanpa Mendapat Bantuan Usai Dilindas Mobil Pensiunan Polisi…

Saat Hasya Tergeletak 45 Menit Tanpa Mendapat Bantuan Usai Dilindas Mobil Pensiunan Polisi…

Megapolitan
Honda Civic Hilang Kendali lalu Tabrak Gerobak Dagangan Makanan, 5 Orang Jadi Korban

Honda Civic Hilang Kendali lalu Tabrak Gerobak Dagangan Makanan, 5 Orang Jadi Korban

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.