Kompas.com - 23/09/2022, 06:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dirasakan pengendara usai harga bahan bakar minyak (BBM) naik.

Antrean kerap terjadi di barisan pengisian Pertalite. Sebab, tidak sedikit pengendara yang sebelumnya menggunakan bahan bakar Pertamax kini mulai beralih ke Pertalite, salah satunya Abdillah (31).

"Berasa banget kenaikan harganya. Awal-awal naik saya masih pakai Pertamax, tapi isi Rp 25.000 itu bisa buat dua hari, ini cuma satu hari," kata Abdillah, yang sehari-hari bekerja mengantarkan paket, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Pengendara Motor: Semenjak Harga BBM Naik, Antrean di SPBU Makin Kacau...

Abdillah kini menggunakan Pertalite guna menekan pengeluaran biaya setiap hari. Namun, ia harus antre lebih lama demi mendapatkan Pertalite.

"Biasanya malam tuh. Saat mengisi pas banget orang pulang kerja. Itu hampir di mana-mana sama, kondisi pom bensin seperti itu. Tapi namanya buat dapat Pertalite, biar harus antre," kata Abdillah.

Hal yang sama juga dirasakan Arfan (31), seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sehari-hari melahap jalanan Ibu Kota.

Baca juga: Antrean di SPBU Kian Ramai, Warga: Bisa Setengah Jam Lebih untuk Beli Pertalite

"Antrenya gila, Bang. Kadang 30 motor, 20 motor," ujar Arfan saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis kemarin.

Isi malam hari atau cari alternatif

Guna menghindari antrean panjang di SPBU, Arfan biasanya mengisi bensin pada malam hari.

"Ngisi lagi pukul 14.00 WIB, buat sore. Dulu pas harga BBM belum naik, enggak terlalu antre," kata Arfan.

Terkadang, Arfan lebih memilih mengisi bensin di SPBU Vivo, ketimbang di SPBU milik Pertamina.

Baca juga: Cerita Pengendara Motor Rela Antre Lama di SPBU demi Dapat Pertalite...

"Kadang saya ke SPBU Vivo, laku itu sekarang. (Di SPBU Vivo) Tetap antre tetapi enggak parah," ucap Arfan.

Opsi memilih SPBU swasta terkadang juga dilakukan Pramudita (28), yang sehari-hari berkendara dari Beji, Depok, Jawa Barat, ke Jakarta karena tuntutan pekerjaan.

"Semenjak harga BBM naik, antrean makin kacau, Mas. Pagi panjang, siang panjang, malam juga. Itu di antrean Pertalite," kata Pramudita.

Pramudita biasanya lebih memilih mengisi bensin di SPBU Shell guna menghindari antrean.

"Enggak apa-apa beda Rp 5.000, enggak antre, sama kualitas bensin lebih bagus," kata Pramudita.

Sementara itu, pengendara motor lain, Arly (24), memilih mengisi bensin pada malam hari, seperti yang dilakukan Arfan.

"Sekitar pukul 21.00 WIB ke atas, untuk menghindari antrean panjang," tutur Arly.

Sebagai informasi, pemerintah telah resmi menaikkan harga tiga jenis BBM mulai 3 September 2022, pukul 14.30 WIB.

Rinciannya, harga Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari Rp 5.150 menjadi 6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Masjid At-Tin, Rizieq Minta Massa Reuni 212 Tak Serbu Rumahnya

Tinggalkan Masjid At-Tin, Rizieq Minta Massa Reuni 212 Tak Serbu Rumahnya

Megapolitan
Jadi Pasukan Oranye Tak Semudah Kelihatannya, Ada Ancaman Tertabrak hingga Dijambret

Jadi Pasukan Oranye Tak Semudah Kelihatannya, Ada Ancaman Tertabrak hingga Dijambret

Megapolitan
KSPI Akan Demo hingga 7 Desember, Lalu Lanjut Mogok Nasional

KSPI Akan Demo hingga 7 Desember, Lalu Lanjut Mogok Nasional

Megapolitan
Rizieq Shihab Sempat Ragu Hadiri Reuni 212: Status Saya Masih Bebas Bersyarat

Rizieq Shihab Sempat Ragu Hadiri Reuni 212: Status Saya Masih Bebas Bersyarat

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri HP hingga PS di Rumah Kosong Kawasan Bedahan Depok

Polisi Tangkap Pencuri HP hingga PS di Rumah Kosong Kawasan Bedahan Depok

Megapolitan
Rizieq Shihab Tutup Reuni 212 dengan Baca Doa, lalu Tinggalkan Masjid At-Tin

Rizieq Shihab Tutup Reuni 212 dengan Baca Doa, lalu Tinggalkan Masjid At-Tin

Megapolitan
Tembok Roboh di Bintaro Sektor 9 Belum Ditangani, Warga Khawatir Picu Longsor

Tembok Roboh di Bintaro Sektor 9 Belum Ditangani, Warga Khawatir Picu Longsor

Megapolitan
Imbas Demo Buruh di Balai Kota DKI, Arus Lalin Jalan Medan Merdeka Selatan Macet

Imbas Demo Buruh di Balai Kota DKI, Arus Lalin Jalan Medan Merdeka Selatan Macet

Megapolitan
Pemkab Kepulauan Seribu Dalami Kemungkinan Ikan-ikan Terdampar akibat Konsumsi Plankton Beracun

Pemkab Kepulauan Seribu Dalami Kemungkinan Ikan-ikan Terdampar akibat Konsumsi Plankton Beracun

Megapolitan
Ada Demo Buruh di Balai Kota DKI, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan

Ada Demo Buruh di Balai Kota DKI, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Pembangunan Gedung di Bidara Cina Diduga Pakai Solar Bersubsidi, Heru Budi Minta Polisi Bertindak

Pembangunan Gedung di Bidara Cina Diduga Pakai Solar Bersubsidi, Heru Budi Minta Polisi Bertindak

Megapolitan
Buruh Demo di Balai Kota, Tolak UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta

Buruh Demo di Balai Kota, Tolak UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Cerita Warga Dengar Dentuman Saat Tembok Pembatas Kantor Bank di Bintaro Roboh

Cerita Warga Dengar Dentuman Saat Tembok Pembatas Kantor Bank di Bintaro Roboh

Megapolitan
Kemenangan Yusuf Mansur dalam Gugatan Wanprestasi Hotel Umrah dan Haji

Kemenangan Yusuf Mansur dalam Gugatan Wanprestasi Hotel Umrah dan Haji

Megapolitan
Peradilan Kasus KSP Indosurya Makin Terang, Jaksa Beberkan Kejahatan Henry Surya

Peradilan Kasus KSP Indosurya Makin Terang, Jaksa Beberkan Kejahatan Henry Surya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.