Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Swasta Perlu Dioptimalkan untuk Atasi Keterbatasan Daya Tampung Sekolah Negeri

Kompas.com - 28/09/2022, 17:05 WIB
Muhammad Naufal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, keberadaan sekolah swasta perlu dioptimalkan untuk mengatasi keterbatasan daya tampung atau kuota siswa di sekolah negeri.

Anies menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan swasta dalam memberikan akses pendidikan secara merata kepada masyarakat.

"Sesungguhnya, penyedia pendidikan itu semuanya. Nah, dengan begitu, swasta pun dibantu dan didukung oleh pemerintah," ujar Anies, saat ditemui di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 08, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Kemitraan Pemprov-Swasta Diperlukan untuk Atasi Keterbatasan Daya Tampung Sekolah Negeri

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai, penambahan jumlah sekolah tidak menjadi satu-satunya solusi dalam mengatasi keterbatasan daya tampung.

Di sisi lain, pihak swasta juga memiliki tanggung jawab yang sama dengan pemerintah terkait penyediaan akses atas pendidikan.

"Jadi, tidak harus selamanya kami menambah sekolah, tapi justru bisa mendukung sekolah-sekolah swasta yang sudah ada," tuturnya.

Bentuk dukungan itu, kata Anies, Pemprov DKI bakal memberikan subsidi biaya pendidikan bagi siswa yang bersekolah swasta.

Dengan demikian, setiap siswa mendapatkan pelayanan dan kualitas pendidikan yang sama, baik di sekolah negeri maupun swasta.

"Jadi, dengan begitu, anak-anak kita semua bisa masuk dan mendapatkan pendidikan yang diselenggarakan oleh swasta maupun pemerintah dengan standar pelayanan yang setara," kata Anies.

Menurut Anies, pemprov tengah membahas peraturan terkait pemberiaan subsidi tersebut.

"Kami sedang memproses untuk aturannya sehingga kami bisa mendukung sekolah-sekolah swasta dengan pembiayaan," tuturnya.

Baca juga: Siswa SMP Swasta di Bekasi Dapat Subsidi Biaya, Ini Syaratnya

Dikutip dari Kompas.id, data Dinas Pendidikan DKI pada PPDB tahun 2022 menunjukkan bahwa jenjang sekolah dasar (SD) memiliki daya tampung 90.941 siswa.

Rincian untuk penerimaan siswa dengan adanya empat jalur itu ialah jalur prestasi tidak ada, jalur afirmasi 22.735 siswa, jalur zonasi 66.387 siswa, dan jalur pindah tugas orangtua 1.819 anak.

Kemudian jenjang sekolah menengah pertama (SMP) memiliki daya tampung 71.993 orang. Rinciannya, penerimaan untuk jalur prestasi 16.558 orang, jalur afirmasi 17.998 orang, jalur zonasi 35.997 orang, dan jalur pindah tugas orangtua 1.440 orang.

Pada jenjang sekolah menengah atas (SMA), daya tampungnya 29.765 orang, dengan rincian jalur prestasi 6.846 orang, jalur afirmasi 7.441 orang, jalur zonasi 14.883 orang, dan jalur pindah tugas orangtua 595 orang.

Untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK), total daya tampung sebanyak 19.026 orang yang terdiri dari 10.464 orang jalur prestasi, 8.181 orang jalur afirmasi, dan jalur pindah tugas orangtua 381 orang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Megapolitan
Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Megapolitan
Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Megapolitan
Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Megapolitan
Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Megapolitan
Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Megapolitan
Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

Megapolitan
LRT Jabodebek Gelar 'Photo Challenge' Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat 'Merchandise'

LRT Jabodebek Gelar "Photo Challenge" Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat "Merchandise"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com