Kompas.com - 06/10/2022, 20:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab robohnya tembok pembatas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 19 di Jalan Pinang Kalijati, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) sore.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Cilandak Kompol Multazam mengatakan, dinding pembatas antara sekolah dan permukiman warga itu roboh diduga akibat dorongan air banjir.

"Air mendorong tembok sehingga roboh dan mengakibatkan korban luka maupun korban meninggal dunia," ujar Multazam di lokasi.

Baca juga: Kemenag Tanggung Biaya Perawatan Korban Luka akibat Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19

Multazam menjelaskan, banjir yang merendam kawasan itu terjadi akibat hujan deras sehingga aliran Kali Krukut yang lokasinya tak jauh dari sekolah meluap pada Selasa siang.

"Salah satu warga yang melaporkan adanya tembok roboh akibat lupakan air yang mengakibatkan banjir," ucap Multazam.

Multazam mengatakan, ada tiga pelajar yang menjadi korban. Mereka meninggal dunia tertimpa dinding sekolah roboh.

"Proses evakuasi rekan-rekan dari pemadam kebakaran sama Satpol PP kemudian dengan stakeholder terkait, dari Koramil juga," kata Multazam.

Baca juga: Detik-detik Robohnya Tembok MTsN 19 Pondok Labu yang Tewaskan 3 Orang, Siswa Histeris Lihat Ada Korban

Guru MTsN 19 Edison sebelumnya menjelaskan, dinding pembatas sekolah dengan permukiman warga itu roboh pada pukul 14.30 WIB.

"Kejadian 14.30 WIB saat hujan lebat. Roboh tembok ada dua. Pertama tembok pembatas sekolah dengan permukiman warga, terus menimpa tembok panggung. Nah anak ada di bawah panggung," kata Edison.

Edison menambahkan, para siswa yang menjadi korban saat itu berada di balik tembok tersebut. Mereka disebut sedang bermain hujan.

"Mereka lagi pada di balik tembok panggung itu. Semua korban yang tertimpa itu laki-laki," kata Edison.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub Jakpus Akui Kurang Personil, Tak Bisa Awasi Semua Jalur Sepeda

Dishub Jakpus Akui Kurang Personil, Tak Bisa Awasi Semua Jalur Sepeda

Megapolitan
Polisi Kembali Temukan Mantra Tertulis di Kain Dalam Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polisi Kembali Temukan Mantra Tertulis di Kain Dalam Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust, Warga: Datang Sendiri Tanpa Harus Dipancing

Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust, Warga: Datang Sendiri Tanpa Harus Dipancing

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Pengedar Narkoba di Bojonggede, 6 Plastik Klip Isi Sabu Disita

Polisi Tangkap Seorang Pengedar Narkoba di Bojonggede, 6 Plastik Klip Isi Sabu Disita

Megapolitan
Anggaran Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai Naik Jadi Rp 916 Miliar

Anggaran Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai Naik Jadi Rp 916 Miliar

Megapolitan
Inovasi dan Langkah Konkret Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir

Inovasi dan Langkah Konkret Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir

Megapolitan
Sempat Berhenti 50 Menit akibat Gangguan Listrik, Perjalanan KRL Lintas Pasar Minggu-UI Kembali Normal

Sempat Berhenti 50 Menit akibat Gangguan Listrik, Perjalanan KRL Lintas Pasar Minggu-UI Kembali Normal

Megapolitan
Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS Ditunda dan Belum Jelas Nasibnya

Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS Ditunda dan Belum Jelas Nasibnya

Megapolitan
Harga Telur Ayam Mencapai Rp 34.000 Per Kg, Pemprov DKI: Karena Pemintaan Tinggi

Harga Telur Ayam Mencapai Rp 34.000 Per Kg, Pemprov DKI: Karena Pemintaan Tinggi

Megapolitan
Soal Revitalisasi Trotoar Margonda, Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Depok Jangan Takut Libatkan Publik

Soal Revitalisasi Trotoar Margonda, Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Depok Jangan Takut Libatkan Publik

Megapolitan
Jalur Sepeda di Bendungan Hilir Diterobos Angkot, Dishub Janji Kerahkan Petugas Mulai Sore Ini

Jalur Sepeda di Bendungan Hilir Diterobos Angkot, Dishub Janji Kerahkan Petugas Mulai Sore Ini

Megapolitan
Petugas PPSU Kesal Lihat Warga Buang Sampah Sembarangan, Sampai Lapor ke Satpol PP Jika Teguran Tak Mempan

Petugas PPSU Kesal Lihat Warga Buang Sampah Sembarangan, Sampai Lapor ke Satpol PP Jika Teguran Tak Mempan

Megapolitan
Politisi PKS Sebut Perombakan Direksi Jakpro oleh Heru Budi Sarat Kepentingan Politik

Politisi PKS Sebut Perombakan Direksi Jakpro oleh Heru Budi Sarat Kepentingan Politik

Megapolitan
Mengenal Krematorium Cilincing, Tempat Kremasi Jenazah Tertua di Jakarta

Mengenal Krematorium Cilincing, Tempat Kremasi Jenazah Tertua di Jakarta

Megapolitan
Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan Pejabat Polri, Polisi Masih Upayakan Mediasi

Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan Pejabat Polri, Polisi Masih Upayakan Mediasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.