Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lem Perekat Super Nempel di Jari Pria Paruh Baya, Damkar Langsung Turun Tangan

Kompas.com - 17/10/2022, 13:01 WIB
Joy Andre,
Jessi Carina

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi melepas lem perekat super atau power glue dari jari tangan seorang pria bernama Agung Sudjatmoko (53).

Tim Rescue Peleton B Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Uban mengatakan bahwa Agung tiba-tiba datang ke markas komando dan meminta damkar untuk melepaskan lem perekat dari tangannya, Senin (17/10/2022).

"Warga datang sendiri ke Mako Damkar, minta evakuasi lem power glue di jari tangannya," kata Eko saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Tiba di Balai Kota Jakarta, Heru Budi Hartono Disambut PNS dan Warga yang Minta Selfie

Damkar pun dengan sigap membantu proses evakuasi lem perekat tersebut.

Eko menuturkan bahwa pelapor awalnya ingin memperbaiki sepatu istrinya yang rusak.

Namun saat pria tersebut mau memperbaiki dengan menggunakan lem perekat, ternyata ada kebocoran dari ujung botol.

"Ada yang bocor di ujung botol dari lem power glue tersebut, sehingga tangan kanan korban ini akhirnya menempel karena lem tadi muncrat hingga ke tangan korban," ucap Eko.

Proses evakuasi pun dilakukan dengan cara meneteskan air di antara sela-sela jari dan lem yang melekat. Sekitar 15 menit setelahnya, proses evakuasi selesai.

Baca juga: Sambut Pj Gubernur, ASN DKI Bentangkan Spanduk Selamat Datang Kembali Bapak Heru Budi

"Kami teteskan air biar lem yang ada di tangan korban ini meresap, dengan cara pelan-pelan, supaya lem yang menempel pada korban bisa dievakuasi," imbuh Eko.

Eko mengatakan kehati-hatian para petugas menjadi kendala dan membuat proses evakuasi berjalan lambat.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa korban tidak mengalami luka sedikit pun.

"Alhamdulillah, enggak ada (luka)," ujar dia singkat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Selain Gerindra, Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Juga Mendaftar Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Selain Gerindra, Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Juga Mendaftar Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
Keluarga Pemilik Toko Bingkai 'Saudara Frame' yang Kebakaran Dikenal Dermawan

Keluarga Pemilik Toko Bingkai "Saudara Frame" yang Kebakaran Dikenal Dermawan

Megapolitan
Ratusan Orang Tertipu Beasiswa S3 di Filipina, Percaya karena Pelaku Pernah Berangkatkan Mahasiswa

Ratusan Orang Tertipu Beasiswa S3 di Filipina, Percaya karena Pelaku Pernah Berangkatkan Mahasiswa

Megapolitan
 Aksi Lempar Botol Warnai Unjuk Rasa di Patung Kuda

Aksi Lempar Botol Warnai Unjuk Rasa di Patung Kuda

Megapolitan
Polisi Belum Bisa Pastikan 7 Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Satu Keluarga atau Bukan

Polisi Belum Bisa Pastikan 7 Korban Kebakaran "Saudara Frame" Satu Keluarga atau Bukan

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi Bersama Kontras Tuntut Kemerdekaan Palestina

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi Bersama Kontras Tuntut Kemerdekaan Palestina

Megapolitan
Massa Gelar Demo di Patung Kuda, Tuntut MK Adil Terkait Hasil Pemilu 2024

Massa Gelar Demo di Patung Kuda, Tuntut MK Adil Terkait Hasil Pemilu 2024

Megapolitan
Ada Demo di Patung Kuda, Arus Lalin Menuju Harmoni via Jalan Medan Merdeka Barat Dialihkan

Ada Demo di Patung Kuda, Arus Lalin Menuju Harmoni via Jalan Medan Merdeka Barat Dialihkan

Megapolitan
Ini Daftar Identitas Korban Kebakaran 'Saudara Frame'

Ini Daftar Identitas Korban Kebakaran "Saudara Frame"

Megapolitan
Acungi Jempol Perekam Sopir Fortuner Arogan yang Mengaku TNI, Pakar: Penyintas yang Berani Melawan Inferioritas

Acungi Jempol Perekam Sopir Fortuner Arogan yang Mengaku TNI, Pakar: Penyintas yang Berani Melawan Inferioritas

Megapolitan
Fraksi PKS DKI Nilai Penonaktifan NIK Warga Jakarta yang Tinggal di Daerah Lain Tak Adil

Fraksi PKS DKI Nilai Penonaktifan NIK Warga Jakarta yang Tinggal di Daerah Lain Tak Adil

Megapolitan
Identitas 7 Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Belum Diketahui

Identitas 7 Korban Kebakaran "Saudara Frame" Belum Diketahui

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Telan Anggaran Rp 22 Miliar, untuk Interior hingga Kebutuhan Protokoler

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Telan Anggaran Rp 22 Miliar, untuk Interior hingga Kebutuhan Protokoler

Megapolitan
144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan 2024, Paling Banyak karena Korsleting

144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan 2024, Paling Banyak karena Korsleting

Megapolitan
7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen

7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com