Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kubah Masjid KH Hasyim Asy'ari Cengkareng Bocor, Perbaikan Tunggu Anggaran 2023

Kompas.com - 09/11/2022, 20:27 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kubah Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari di Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, bocor sejak beberapa waktu lalu.

Tetesan air hujan terjatuh ke tengah ruang ibadah utama, tepat di depan mimbar hingga batas tempat ibadah wanita.

Pengelola pun mengakalinya dengan menampung rembesan menggunakan ember dan menaruh terpal berwarna biru sebagai alas.

Baca juga: Uang di Dalam 3 Kotak Amal 2 Masjid Pondok Gede Raib, Pencuri Diduga Orang yang Sama

Kepala Unit Pengelola Terpadu (UPT) Masjid Raya Hasyim Asy'ari, Dikki Syafrin, mengatakan bahwa kebocoran kubah terjadi lantaran lapisan yang sudah rusak.

“Atap utama itu ada penghubung, dulu dibuat pakai karet silen. Silen kan kalau hujan kena panas jadi pecah-pecah,” kata Dikki saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/11/2022).

Dikki menyebutkan, air kemudian merembes hingga ke plafon sebelum terjun ke lantai ruang ibadah.

Baca juga: Blue Bird Minta Maaf ke WN Rusia Korban Catcalling Mitra Sopirnya di Kuningan

Dikki menjelaskan, pengelola telah mengajukan perbaikan kubah kepada Pemprov DKI Jakarta. Namun, perbaikan tidak bisa dikerjakan tahun ini.

"Kami sudah mengantisipasi, sudah ada aduan dan laporan, tapi anggaran di Pemerintah Provinsi DKI itu harus ada pengusulan sebelumnya. Alhamdulillah sudah dapat pagu anggaran untuk perbaikan (di APBD) 2023," jelas Dikki.

Ia menjabarkan, perbaikan itu tidak dilakukan tahun ini lantaran tidak cukup waktu.

"Kami usulkan ke APBD, tapi tidak akan keburu waktunya. Karena anggarannya melebihi Rp 200 juta, sehingga harus dilelang. Proses lelang kan makan waktu 45 hari. Sementara pelaksanaan perbaikan memakan waktu 2-3 bulan. Jadi enggak cukup waktunya," jelas Dikki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

NIK KTP Bakal Dijadikan Nomor SIM Mulai 2025, Korlantas Polri: Agar Jadi Satu Data dan Memudahkan

NIK KTP Bakal Dijadikan Nomor SIM Mulai 2025, Korlantas Polri: Agar Jadi Satu Data dan Memudahkan

Megapolitan
8 Tempat Makan dengan Playground di Jakarta

8 Tempat Makan dengan Playground di Jakarta

Megapolitan
Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan, Kuasa Hukum Keluarga Vina: Itu Hak Dia untuk Berbicara

Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan, Kuasa Hukum Keluarga Vina: Itu Hak Dia untuk Berbicara

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Pemerkosa Anak Disabilitas di Kemayoran

Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Pemerkosa Anak Disabilitas di Kemayoran

Megapolitan
Pengamat: Jika Ahok Diperintahkan PDI-P Maju Pilkada Sumut, Suka Tak Suka Harus Nurut

Pengamat: Jika Ahok Diperintahkan PDI-P Maju Pilkada Sumut, Suka Tak Suka Harus Nurut

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Toren Air di Pondok Aren

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Toren Air di Pondok Aren

Megapolitan
Polisi Dalami Keterlibatan Caleg PKS yang Bisnis Sabu di Aceh dengan Fredy Pratama

Polisi Dalami Keterlibatan Caleg PKS yang Bisnis Sabu di Aceh dengan Fredy Pratama

Megapolitan
Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Megapolitan
NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Megapolitan
Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Megapolitan
Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com