Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PT Transjakarta Sebut Sopirnya Tewas Ditusuk Saat Pulang Kerja, Kini Tunggu Penyelidikan Polisi

Kompas.com - 23/11/2022, 15:37 WIB
Penulis Joy Andre
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum dapat memastikan motif di balik penusukan sopir transjakarta berinisial RP (30) di Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (22/11/2022) malam.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor berujar, pihaknya menyerahkan kasus penusukan RP kepada polisi.

"Kami belum bisa memprediksi dan mengambil kesimpulan yang terjadi. Kami sedang mengumpulkan informasi dan kami tunggu laporannya dari polisi," ujar Anang di Jakarta Timur, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Fakta Sopir Transjakarta Tewas di Ciracas, Sempat Terlibat Cekcok Hingga Ponsel Hilang

Anang menyebutkan bahwa RP ditusuk dalam perjalanan pulang setelah kerja. Anang hingga kini belum mengetahui hal yang terjadi sesaat sebelum RP ditusuk hingga tewas.

"Peristiwa (penusukan) itu di luar dari pekerjaannya dan itu terjadi ketika beliau pulang. Jadi kami tidak mengetahui apa yang terjadi ketika ia pergi dan pulang," sebut Anang.

Sebagai informasi, RP tewas ditusuk setelah terlibat cekcok dengan seseorang. Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono.

"Saksi berinisial M dan RSP melihat ada dua orang yang saling berkendara sepeda motor dan sedang ngobrol. Tetapi tidak lama kemudian, dua orang yang awalnya ngobrol itu bertengkar," ungkap Jupriono.

Baca juga: Pramudi Ditemukan Tewas di Ciracas, Transjakarta: Masih Diselidiki Sebab Peristiwa Terjadi di Luar Urusan Pekerjaan

Tak lama kemudian, ada orang lain yang datang ke tempat kejadian. Cekcok tersebut berlanjut hingga akhirnya korban tiba-tiba tergeletak.

"Korban tergeletak di tanah dengan luka tusuk di dada sebelah kanan," ujar Jupriono.

Saksi yang melihat korban tergeletak langsung melaporkan penusukan itu ke Polsek Ciracas.

Kini Polsek Ciracas tengah menyelidiki kasus tewasnya RP. Polisi tengah memeriksa saksi yang melihat peristiwa tersebut.

"Polisi sudah mendatangi tempat kejadian dan saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk divisum," jelas Jupriono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Wowon dkk Tak Kubur Korban Pembunuhan di Bekasi: Grogi Dengar Teriakan

Alasan Wowon dkk Tak Kubur Korban Pembunuhan di Bekasi: Grogi Dengar Teriakan

Megapolitan
Selain Mertua Wowon, Duloh Juga Sempat Ajak Halimah Bersetubuh agar Mendapatkan Kesuksesan

Selain Mertua Wowon, Duloh Juga Sempat Ajak Halimah Bersetubuh agar Mendapatkan Kesuksesan

Megapolitan
Heru Namai Gajah 'Unggul' dan Jerapah 'Tazoo' di Taman Margasatwa Ragunan, Ini Alasannya

Heru Namai Gajah "Unggul" dan Jerapah "Tazoo" di Taman Margasatwa Ragunan, Ini Alasannya

Megapolitan
Beda dengan Kata Polisi, Wowon Bunuh Ai Maimunah dan Anak Tirinya karena Kesal Dimintai Uang

Beda dengan Kata Polisi, Wowon Bunuh Ai Maimunah dan Anak Tirinya karena Kesal Dimintai Uang

Megapolitan
Soal Usulan Wisma Atlet Dikelola Pemprov DKI, Heru Budi: Saya Ikut Kebijakan Pusat

Soal Usulan Wisma Atlet Dikelola Pemprov DKI, Heru Budi: Saya Ikut Kebijakan Pusat

Megapolitan
Pamer Teddy Minahasa Pernah Jadi Pengawal Jokowi, Kuasa Hukum: Dia Jenderal Tanpa Cacat

Pamer Teddy Minahasa Pernah Jadi Pengawal Jokowi, Kuasa Hukum: Dia Jenderal Tanpa Cacat

Megapolitan
Dede Diminta Ikut Minum Kopi Beracun, Ada Niat Pembunuhan Terselubung Wowon?

Dede Diminta Ikut Minum Kopi Beracun, Ada Niat Pembunuhan Terselubung Wowon?

Megapolitan
Ketua KUA Gambir: Lagi Viral Nikah di KUA, Beberapa Bagus Tempatnya, Ada Gebyoknya...

Ketua KUA Gambir: Lagi Viral Nikah di KUA, Beberapa Bagus Tempatnya, Ada Gebyoknya...

Megapolitan
Keluarga Mahasiswa UI Hasya Laporkan Pensiunan Polri Terkait Kecelakaan Maut di Srengseng Sawah

Keluarga Mahasiswa UI Hasya Laporkan Pensiunan Polri Terkait Kecelakaan Maut di Srengseng Sawah

Megapolitan
Wowon Bunuh Istri dan Mertuanya Sekaligus, Dipicu Dendam soal Uang dan Asmara

Wowon Bunuh Istri dan Mertuanya Sekaligus, Dipicu Dendam soal Uang dan Asmara

Megapolitan
Kuasa Hukum Bantah Pensiunan Polri Telantarkan Hasya Usai Tabrak Korban

Kuasa Hukum Bantah Pensiunan Polri Telantarkan Hasya Usai Tabrak Korban

Megapolitan
'Update' Banjir Jakarta Siang Ini: 2 Ruas Jalan Tergenang Air

"Update" Banjir Jakarta Siang Ini: 2 Ruas Jalan Tergenang Air

Megapolitan
Tipu Muslihat Wowon Gandakan Uang Rp 1.000 Jadi Rp 5.000 di Hadapan TKW

Tipu Muslihat Wowon Gandakan Uang Rp 1.000 Jadi Rp 5.000 di Hadapan TKW

Megapolitan
Duloh Sebut Sekeluarga yang Diracun di Bantargebang Tidak Tahu soal Pembunuhan Berantai

Duloh Sebut Sekeluarga yang Diracun di Bantargebang Tidak Tahu soal Pembunuhan Berantai

Megapolitan
Terekam CCTV, Ini Detik-detik Kecelakaan Mahasiswa UI yang Ditabrak Pensiunan Polri

Terekam CCTV, Ini Detik-detik Kecelakaan Mahasiswa UI yang Ditabrak Pensiunan Polri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.