Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejari Jaksel Musnahkan 12 Kg Ganja dan 1,8 Kg Sabu, Barang Bukti Perkara Setahun Terakhir

Kompas.com - 23/11/2022, 15:59 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan memusnahkan narkoba jenis sabu, ganja, dan ekstasi serta barang bukti kejahatan lainnya di halaman Kantor Kejari Jaksel, Jalan Tanjung, Jagakarsa, Rabu (23/11/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syarief Sulaeman Nahdi berujar, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari sejumlah perkara yang terjadi dalam satu tahun terakhir.

"Ini sebetulnya dari tahun 2021 juga ada karena ada proses perkara yang sampai ke MA dan kasasi dan baru selesai. Untuk ganja itu dari 110 perkara ada 12 kilogram, sedangkan sabu itu dari 260 perkara ada 1,8 kilogram," ujar Syarief dalam keterangannya, Rabu.

Baca juga: Anak Keluarga di Kalideres Masih Berikan Susu pada Mayat Ibunya, Ahli Duga Abnormalitas Psikologis Tertentu

Selain ganja dan sabu, Kejari Jakarta Selatan juga memusnahkan narkotika jenis lain berupa tembakau gorila. Ada 49,2 kilogram tembakau gorila dari 63 perkara sepanjang tahun ini.

"Kemudian psikotropika, ada heroin dari lima perkara sebanyak 20,5 gram dan ekstasi dengan sebanyak 79 butir dengan berat 26,3 gram. Ada juga uang palsu dan senjata tajam," kata Syarief.

Baca juga: Keluarga Prada Indra Wijaya Buka Paksa Peti Jenazah karena Tak Diberikan Kunci

Syarief mengemukakan, pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk transparansi Kejari Jakarta Selatan kepada masyarakat terkait barang bukti perkara tindak pidana.

"Ini merupakan salah satu bentuk akuntabilitas dari Kejari Jaksel demi transparansi kepada masyarakat bahwa selama ini, inilah barang bukti yang kami jadikan barang bukti dalam persidangan tindak pidana penyalahgunaan narkotika," kata Syarief.

"Dengan adanya pemusnahan seperti ini, kami berharap untuk lebih menggalakkan lagi penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika," sambung dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puslabfor Olah TKP Toko 'Saudara Frame' di Mampang yang Terbakar

Puslabfor Olah TKP Toko "Saudara Frame" di Mampang yang Terbakar

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan yang Jasadnya Tergeletak di Dermaga Pulau Pari

Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan yang Jasadnya Tergeletak di Dermaga Pulau Pari

Megapolitan
Hendak Cuci Kaki, Warga Kalideres Temukan Mortir Berkarat Buatan Yugoslavia

Hendak Cuci Kaki, Warga Kalideres Temukan Mortir Berkarat Buatan Yugoslavia

Megapolitan
Pemilik Warung di Koja Tiba-tiba Dibacok ODGJ, Sang Anak: Ayah Enggak Salah Apa-apa...

Pemilik Warung di Koja Tiba-tiba Dibacok ODGJ, Sang Anak: Ayah Enggak Salah Apa-apa...

Megapolitan
Seorang Pria Meninggal di Trotoar Jalan Margonda, Diduga karena Sakit

Seorang Pria Meninggal di Trotoar Jalan Margonda, Diduga karena Sakit

Megapolitan
Pemuda Disebut Curi Pembatas Jalan di Ragunan, Polisi: Dia Pinjam, Bukan Mencuri

Pemuda Disebut Curi Pembatas Jalan di Ragunan, Polisi: Dia Pinjam, Bukan Mencuri

Megapolitan
Peringati Hari Bumi, Fahira Idris Harap Semakin Banyak Pemda Terbitkan Aturan Kantong Plastik Sekali Pakai

Peringati Hari Bumi, Fahira Idris Harap Semakin Banyak Pemda Terbitkan Aturan Kantong Plastik Sekali Pakai

Megapolitan
Antisipasi Dampak Penonaktifan NIK, Fraksi PSI Minta Posko Aduan di Kelurahan Dioptimalkan

Antisipasi Dampak Penonaktifan NIK, Fraksi PSI Minta Posko Aduan di Kelurahan Dioptimalkan

Megapolitan
Kerahkan 7.783 Personel, Polisi Klaim Tak Bawa Senjata Api untuk Kawal Sidang Sengketa Pilpres 2024 di MK

Kerahkan 7.783 Personel, Polisi Klaim Tak Bawa Senjata Api untuk Kawal Sidang Sengketa Pilpres 2024 di MK

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Siang Ini Membaik di Posisi Ke-29 Dunia, Masuk Kategori Sedang

Kualitas Udara Jakarta Siang Ini Membaik di Posisi Ke-29 Dunia, Masuk Kategori Sedang

Megapolitan
Ratapan Ibu Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame', Tak Menyangka Anaknya Tewas Usai 5 Hari Bekerja

Ratapan Ibu Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame", Tak Menyangka Anaknya Tewas Usai 5 Hari Bekerja

Megapolitan
Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup

Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas Diduga Dibunuh Kekasihnya di Kelapa Gading Sudah Punya Dua Anak dari Pria Lain

Wanita Hamil yang Tewas Diduga Dibunuh Kekasihnya di Kelapa Gading Sudah Punya Dua Anak dari Pria Lain

Megapolitan
Begal Remaja Berkatana di Bekasi Sempat Tabrak Polisi, Nyaris Diamuk Massa

Begal Remaja Berkatana di Bekasi Sempat Tabrak Polisi, Nyaris Diamuk Massa

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar MK Saat Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres, Hindari Jalan Ini

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar MK Saat Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres, Hindari Jalan Ini

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com