Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Waduk Brigif yang Sudah Diresmikan Anies Sebulan Lalu Tak Kunjung Dibuka

Kompas.com - 24/11/2022, 07:59 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

Kompas.com kemudian menelusuri jalur masuk Waduk Brigif melalui Jalan Raisan. Akses tersebut tidak terlalu besar, hanya bisa dilalui satu mobil dan sepeda motor.

Waduk Brigif bisa ditempuh sekitar 5 menit dari Jalan Raisan menggunakan sepeda motor.

Saat di dalam Waduk Brigif, tampak ada seseorang yang sedang berolahraga. Ia sedang jogging sekitar area belakang waduk yang belum rampung seluruhnya.

Terlihat juga masih ada beberapa pekerja yang sedang mengerjakan fasilitas di dalam Waduk Brigif.

Terlihat juga jaring sebagai pembatas dan tumpukan tanah galian di tepi Waduk Brigif.

Berharap segera dibuka

Usman mempertanyakan kapan Waduk Brigif tersebut dapat dibuka untuk umum. Ia keseharian berada di depan waduk dengan menjajakan pakan ikan kerap melihat warga datang silih berganti untuk dapat berkunjung.

"Banyak yang pada datang melihat, belum di buka. Kalau bukan warga sini kan tidak tahu lewat jalan sana (Jalan Raisan)," kata Usman.

Usman berharap agar Waduk Brigif yang sudah diresmikan lebih dari satu bulan lalu oleh Anies itu segera dibuka untuk masyarakat umum.

"Ya harapan saya dan semua warga pasti sama bisa dibuka untuk unum segera. Kan sudah diresmikan, kenapa masih ditutup. Artinya kalau sudah diresmikan itu kan harusnya sudah bisa dipakai," kata Usman.

Baca juga: Jalan Aselih Jagakarsa Rusak, Diduga akibat Dilintasi Truk Proyek Waduk Brigif

"Kalau warga di sini itu butuh banget yang kayak begini. Pasti kalau pagi sama sore orang banyak yang berkunjung," sambung Usman.

Rujukan Kallang River

Waduk Brigif diresmikan oleh Anies Baswedan pada 6 Oktober 2022, saat ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Peresmian Waduk Brigif yang dinamakan Ruang Limpah ini turut dihadiri oleh Duta Besar (Dubes) Singapura untuk Indonesia Kwok Fong Seng dan Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Waduk Brigif ini merupakan proyek pertama berbasis alam yang dinilai bisa menyelesaikan masalah limpahan air sungai.

Anies mengatakan pembuatan Waduk Brigif merupakan rujukan Kallang River yang berada di Singapura.

"Limpah ini punya (makna) berlebih tapi yang positif. Berlimpah harga yang berlimpah, ilmu yang berlimpah, air yang berlimpah. jadi tone-nya positif. Kita dapatkan air berlimpah," kata Anies, 6 Oktober 2022.

Baca juga: Waduk Brigif Terinspirasi Kallang River di Singapura, Anies Ajak Dubes Singapura Saat Peresmian

Dalam kesempatan itu, Anies juga melepas ribuan ekor ikan serta menanam dan menyiram tanaman di sekitar Waduk Brigif.

Anies juga mengajak Dubes Singapura untuk Indonesia Kwok Fong Seng dan beberapa pejabat lain berkeliling sekitar Waduk Brigif dengan bersepeda.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Megapolitan
BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

Megapolitan
BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

Megapolitan
Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Megapolitan
Mengenal Sumardi, 'Google Maps' Berjalan di TMP Kalibata

Mengenal Sumardi, "Google Maps" Berjalan di TMP Kalibata

Megapolitan
Siang Ini, 'One Way' dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Siang Ini, "One Way" dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Megapolitan
Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Megapolitan
Polisi Berlakukan 'Contraflow' dari GT Ciawi ke Puncak

Polisi Berlakukan "Contraflow" dari GT Ciawi ke Puncak

Megapolitan
Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Megapolitan
'One Way' Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

"One Way" Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

Megapolitan
Rela Macet-macetan, asal ke Puncak...

Rela Macet-macetan, asal ke Puncak...

Megapolitan
TMP Kalibata Ramai Dikunjungi, Peziarah Bawa Bunga dan Buku Yasin

TMP Kalibata Ramai Dikunjungi, Peziarah Bawa Bunga dan Buku Yasin

Megapolitan
Bertahun-tahun Tak Mudik, Silaturahmi Digantikan Pertemuan di Layar Ponsel

Bertahun-tahun Tak Mudik, Silaturahmi Digantikan Pertemuan di Layar Ponsel

Megapolitan
Lalu Lintas Puncak Macet Mulai dari Exit Gerbang Tol Ciawi

Lalu Lintas Puncak Macet Mulai dari Exit Gerbang Tol Ciawi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com