Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

600 Petugas Gabungan Masih Cari AKP Arif Rahman, Pilot Helikopter yang Jatuh di Perairan Bangka Belitung

Kompas.com - 30/11/2022, 12:28 WIB
Ellyvon Pranita,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

 

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo mengatakan, saat ini 600 orang dikerahkan untuk mencari korban jatuhnya helikopter P-1103 di Perairan Buku Limau Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan Sigit usai acara penyerahan dan pengantaran jenazah di Lapangan Direktorat Kepolisian Udara di Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, Rabu (30/11/2022).

"Kurang lebih ada 600 orang (membantu pencarian), dibagi menjadi tujuh wilayah dan tiga titik," ujar Sigit.

Baca juga: Detik-detik Jenazah Korban Helikopter Polri Jatuh di Babel Tiba di Kepolisian Udara Tangsel

Upaya pencarian korban dilakukan oleh pasukan gabungan dari polri, TNI, badan nasional pencarian dan pertolongan (Basarnas), pemerintah daerah, gegana dan masyarakat sekitar.

Saat ini tercatat sudah tiga korban helikopter P-1103 ditemukan meninggal, yaitu Aipda Joko Mudo, Briptu Lasminto, dan Bripda Khoirul Anam.

Tersisa satu korban yang saat ini masih dalam pencarian, yakni AKP Arif Rahman Saleh yang merupakan pilot helikopter.

Kedua korban atas nama Bripda Khairul Anam, selaku mekanik helikopter dan Briptu Muhammad Lasminto, selaku ko pilot helikopter tiba di lapangan terbang Polisi Udara di Tangerang Selatan sekitar pukul 08.10 WIB, Rabu.

Keduanya tiba dengan menumpangi pesawat terbang Kepolisian dari Bangka Belitung dengan nomor P-4501.

Baca juga: Kabaharkam Sebut Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung Sudah Bertugas Sesuai SOP

Kedua korban akan di bawa ke tempat kediaman masing-masing untuk segera di makamkan.

Briptu Muhammad Lasminto akan diserahkan ke keluarganya di Serang, Banten.

Sedangkan, Bripda Khairul Anam akan diterbangkan menuju keluarganya di Magetan, Jawa Timur.

Aipda Joko Mudo ditemukan nelayan dan langsung dievakuasi ke dermaga Manggar sekitar pukul 02.56 WIB, Rabu (30/11/2022).

Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam dinas warna biru. Terlihat papan nama Joko Mudo pada pakaian korban.

"Saat ini tinggal satu lagi (dalam pencarian) kapten pilot AKP Arif Rahman. Mudah-mudahan hari ini bisa mendapatkan kabar baik bisa ditemukan," ujar Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto dalam kesempatan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah | 6 Orang Tertipu Pembuatan Sertifikat Habib Palsu

[POPULER JABODETABEK] Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah | 6 Orang Tertipu Pembuatan Sertifikat Habib Palsu

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK 73 Stasiun LRT Harjamukti-Pasar Rebo

Rute Mikrotrans JAK 73 Stasiun LRT Harjamukti-Pasar Rebo

Megapolitan
Syarat Mudik Gratis Pemprov Banten 2024 dan Cara Daftarnya

Syarat Mudik Gratis Pemprov Banten 2024 dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Sebelum Bunuh Istri, Suami di Tambora Sempat Dipukul karena Dituduh Selingkuh

Sebelum Bunuh Istri, Suami di Tambora Sempat Dipukul karena Dituduh Selingkuh

Megapolitan
Sedang Minum Kopi, Seorang Pria Dikeroyok 5 Orang di Cengkareng Jakbar

Sedang Minum Kopi, Seorang Pria Dikeroyok 5 Orang di Cengkareng Jakbar

Megapolitan
Polisi Cari Pemasok Senjata ke Remaja yang Tawuran di Cikarang

Polisi Cari Pemasok Senjata ke Remaja yang Tawuran di Cikarang

Megapolitan
Cara Daftar Online Mudik Gratis Jateng 2024

Cara Daftar Online Mudik Gratis Jateng 2024

Megapolitan
Remaja yang 'Berani Tawuran, tapi Takut Hujan' di Bekasi Mengaku Beraksi Cuma Buat Konten

Remaja yang "Berani Tawuran, tapi Takut Hujan" di Bekasi Mengaku Beraksi Cuma Buat Konten

Megapolitan
Kronologi Ambruknya Jembatan Kedaung Depok, Berawal dari Retak, Lalu Longsor

Kronologi Ambruknya Jembatan Kedaung Depok, Berawal dari Retak, Lalu Longsor

Megapolitan
8 Korban Kecelakaan Bus Peziarah di Tol Cipali Dibawa ke RSU Tangsel

8 Korban Kecelakaan Bus Peziarah di Tol Cipali Dibawa ke RSU Tangsel

Megapolitan
Pemuda yang Tewas Akibat Tawuran di Mampang Alami Luka Bacok di Punggung

Pemuda yang Tewas Akibat Tawuran di Mampang Alami Luka Bacok di Punggung

Megapolitan
Makam Suaminya Terendam Banjir di TPU Semper, Tini: Sedih Sekali, Sudah Bertahun-tahun Begini

Makam Suaminya Terendam Banjir di TPU Semper, Tini: Sedih Sekali, Sudah Bertahun-tahun Begini

Megapolitan
Curhat Lansia Meniti Tangga Stasiun Cakung: Badan Tak Kuat Layaknya yang Sehat

Curhat Lansia Meniti Tangga Stasiun Cakung: Badan Tak Kuat Layaknya yang Sehat

Megapolitan
Pengelola Minta Pemkot Jakut Segera Atasi Masalah Banjir di TPU Semper

Pengelola Minta Pemkot Jakut Segera Atasi Masalah Banjir di TPU Semper

Megapolitan
Maling Motor Seret Wanita di Underpass Cibitung, Pelaku: Takut Dipukuli Warga

Maling Motor Seret Wanita di Underpass Cibitung, Pelaku: Takut Dipukuli Warga

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com