Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Mundur dari PSI, Michael Victor Sianipar Mengaku Banyak Parpol "PDKT"

Kompas.com - 05/12/2022, 17:48 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comMichael Victor Sianipar mengaku didekati banyak partai politik setelah dia mundur dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta dan keanggotaan PSI.

"Partai yang nawarin jujur sudah banyak ya, tapi saya enggak enak nyebut nama partai," kata Michael saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Meski banyak partai yang meminangnya untuk bergabung, Michael mengaku belum memutuskan akan pindah rumah ke parpol mana.

Baca juga: Mundur dari PSI, Michael Victor Sianipar Beralih Dukung Anies Baswedan?

Ia mengaku masih fokus pada proses pengunduran diri dari PSI.

"Tapi saya enggak mau memutuskan dulu deh. Mau fokus ke pengunduran diri dari PSI dulu," tutur Michael.

"Saya sudah masukin suratnya, sudah resmi mengundurkan diri dari PSI, tapi saya harus konsolidasi di dalam," imbuh dia.

Konsolidasi internal, ujar Michael, dilakukan agar penerusnya yang memimpin PSI DKI Jakarta mengetahui pekerjaan rumah yang harus dibereskan partai.

Baca juga: Potret Kedekatan Mantan Ketua DPW PSI Victor Sianipar dengan Anies Baswedan meski Jadi Oposisi…

Selain itu, Michael juga belum menyebutkan secara gamblang apakah akan mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 setelah dia mundur dari PSI.

Sebagai informasi, Anies dan Michael memiliki kedekatan. Anies diketahui menghadiri acara Youth 20 atau Y20 yang diselenggarakan oleh Michael pada Februari 2022.

 

Saat ditanya kemungkinan dirinya mendukung Anies, Michael mengaku akan mendukung calon presiden yang memiliki tiket pencalonan.

"Ya saya dukung capres yang punya tiket. Kalau sekarang kan belum pada punya tiket," kata Michael.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Beras Naik, Emak-emak: Bikin Pusing Kepala

Harga Beras Naik, Emak-emak: Bikin Pusing Kepala

Megapolitan
Aiman Witjaksono Minta Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan

Aiman Witjaksono Minta Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan

Megapolitan
Hengki Dalang Kasus Pungli di Rutan KPK Kini Bertugas di Sekretariat DPRD DKI

Hengki Dalang Kasus Pungli di Rutan KPK Kini Bertugas di Sekretariat DPRD DKI

Megapolitan
Tak Bacakan Kesimpulan di Praperadilan Aiman, Polda Metro Langsung Tinggalkan Ruang Sidang

Tak Bacakan Kesimpulan di Praperadilan Aiman, Polda Metro Langsung Tinggalkan Ruang Sidang

Megapolitan
Hilang Kendali, Pengendara Motor dan Penumpangnya Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Hilang Kendali, Pengendara Motor dan Penumpangnya Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Megapolitan
Pemerintah Impor 3,6 Juta Ton Beras Sepanjang 2024, Baru 500 Ton Masuk ke Indonesia

Pemerintah Impor 3,6 Juta Ton Beras Sepanjang 2024, Baru 500 Ton Masuk ke Indonesia

Megapolitan
Pelanggan Tampar Pemilik Bengkel di Limo Depok gara-gara Masalah Tambal Ban

Pelanggan Tampar Pemilik Bengkel di Limo Depok gara-gara Masalah Tambal Ban

Megapolitan
Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor Ada karena Ulah Pengendara

Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor Ada karena Ulah Pengendara

Megapolitan
Sempat Ditutup karena Bautnya Dicuri, Jembatan Cipendawa Bekasi Kini Dibuka Lagi

Sempat Ditutup karena Bautnya Dicuri, Jembatan Cipendawa Bekasi Kini Dibuka Lagi

Megapolitan
Harga Beras Lokal Tinggi, Mendag Zulhas: Suplai Berkurang karena Periode Tanam Padi Berubah

Harga Beras Lokal Tinggi, Mendag Zulhas: Suplai Berkurang karena Periode Tanam Padi Berubah

Megapolitan
Tak Cuma Beras, Harga Telur Ayam di Pasar Klender SS Cakung Ikut Naik

Tak Cuma Beras, Harga Telur Ayam di Pasar Klender SS Cakung Ikut Naik

Megapolitan
Rektor Universitas Pancasila Batal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Rektor Universitas Pancasila Batal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Megapolitan
LRT Jabodebek Minta Maaf Imbas Gangguan Rangkaian Kereta di Stasiun Cawang

LRT Jabodebek Minta Maaf Imbas Gangguan Rangkaian Kereta di Stasiun Cawang

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga dari Enam Tahanan Polsek Tanah Abang yang Masih Buron

Polisi Tangkap Tiga dari Enam Tahanan Polsek Tanah Abang yang Masih Buron

Megapolitan
LRT Jabodebek Gangguan, Penumpang Turun di Stasiun Cawang

LRT Jabodebek Gangguan, Penumpang Turun di Stasiun Cawang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com