Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teknik Modifikasi Cuaca Akan Gunakan 2 Pola Penanganan, Salah Satunya Memprematurkan Awan Hujan

Kompas.com - 28/12/2022, 18:05 WIB
Larissa Huda

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memodifikasi cuaca untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2022.

BPBD DKI bakal berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, koordinasi teknik modifikasi cuaca (TMC) merupakan upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan atas prediksi cuaca ekstrem di Ibu Kota.

Baca juga: Pemprov DKI Siagakan 461 Pompa Keliling untuk Antisipasi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem di Ibu Kota

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut adanya potensi cuaca ekstrem di Jakarta pada periode 25 Desember 2022-1 Januari 2023.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan TNI AU dan BRIN, terdapat dua pola penanganan untuk TMC," ujar Isnawa, dilansir dari Antara, Rabu (28/12/2022).

Pertama, kata Isnawa, pola yang digunakan adalah jumping process atau memprematurkan awan hujan untuk dicegat masuk ke wilayah Jakarta.

"Sehingga (awan) menjadi luruh dan hujan yang terjadi hanya sekedar gerimis," ujar Isnawa.

Kedua, Isnawa mengatakan modifikasi cuaca ini akan menggunakan pola kompetisi. Pola ini membakar bahan semaian garam dan mengganggu pertumbuhan awan dengan cara menambah inti kondensasi.

TMC, kata Isnawa, hanya akan efektif dilakukan mulai pagi hari hingga sekitar pukul 17.00 WIB dengan hasil efektif akan terjadi dalam empat sampai 15 jam kemudian.

Baca juga: BPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Tangerang Saat Cuaca Ekstrem, Ada di Cipondoh hingga Ciledug

Menurut Isnawa, TMC dapat disiapkan untuk dilaksanakan di Jakarta, apabila sudah ada penetapan status siaga darurat oleh kepala daerah.

Mengenai hal ini, BNPB menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan TMC yang dibantu oleh TNI AU, BRIN dan BMKG.

"Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta siap dan siaga menghadapi ancaman potensi bencana hidrometeorologi jelang pergantian tahun," tutur Isnawa.

Dalam proses TMC, tambah Isnawa, akan melibatkan beberapa pesawat terbang dengan para pilot dari Wings Udara 1 Skadron 2 TNI AU yang bermarkas di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Adapun jenis pesawat yang dilibatkan, yakni CN 212 yang bisa membawa 800 kilogram (kg) bahan semaian garam dengan penyebaran dilakukan secara manual.

Baca juga: Warga Bekasi Diminta Waspada Potensi Puting Beliung hingga Pohon Tumbang akibat Cuaca Ekstrem

Sedangkan untuk Cassa bisa memuat 2,4 ton dan butuh waktu dua jam mempersiapkan semaian dalam bentuk konsul-konsul. "Dan untuk Hercules, bisa memuat minimal lima ton bahan semaian," kata dia.

Halaman:


Terkini Lainnya

Gerebek Pabrik Narkoba di Bogor, Polisi Sita 1,2 Juta Butir Pil PCC

Gerebek Pabrik Narkoba di Bogor, Polisi Sita 1,2 Juta Butir Pil PCC

Megapolitan
Perundungan Pelajar SMP di Citayam, Pelaku Jambak dan Pukul Korban Pakai Tangan Kosong

Perundungan Pelajar SMP di Citayam, Pelaku Jambak dan Pukul Korban Pakai Tangan Kosong

Megapolitan
Kemenhub Sesalkan Kasus Dugaan KDRT yang Dilakukan Pegawainya

Kemenhub Sesalkan Kasus Dugaan KDRT yang Dilakukan Pegawainya

Megapolitan
Dijebak Bertemu Perundungnya, Siswi SMP di Bogor Awalnya Diajak 'Ngopi' Bareng

Dijebak Bertemu Perundungnya, Siswi SMP di Bogor Awalnya Diajak "Ngopi" Bareng

Megapolitan
Tingkah Oknum Pejabat Kemenhub: Ucap Sumpah Sambil Injak Kitab Suci Usai Ketahuan Selingkuh, lalu Lakukan KDRT

Tingkah Oknum Pejabat Kemenhub: Ucap Sumpah Sambil Injak Kitab Suci Usai Ketahuan Selingkuh, lalu Lakukan KDRT

Megapolitan
2 Perundung Siswi SMP di Bogor Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

2 Perundung Siswi SMP di Bogor Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

Megapolitan
Polisi Bongkar “Home Industry” Narkoba di Bogor

Polisi Bongkar “Home Industry” Narkoba di Bogor

Megapolitan
Polisi Amankan Dua Pelaku Perundungan Siswi SMP di Citayam

Polisi Amankan Dua Pelaku Perundungan Siswi SMP di Citayam

Megapolitan
Dirundung karena Rebutan Cowok, Siswi SMP di Bogor Dijebak untuk Bertemu

Dirundung karena Rebutan Cowok, Siswi SMP di Bogor Dijebak untuk Bertemu

Megapolitan
Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Megapolitan
Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Megapolitan
Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Megapolitan
Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com