Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/01/2023, 09:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengerahkan 1.713 personel untuk mengamankan aksi demonstrasi yang digelar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan bahwa kepolisian bakal mengamankan dan memberikan pelayanan untuk massa aksi PPDI yang akan menyampaikan aspirasi.

"Imbauan agar tertib dan menghargai juga hak-hak masyarakat secara umum, khususnya pengguna jalan umum lainnya untuk bisa menjalankan aktivitasnya hari ini," ungkap Trunoyudo saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: Ada Demo 100.000 Perangkat Desa, Jalan di Sekitar Gedung DPR Ditutup Pagi ini

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin menjelaskan bahwa estimasi massa aksi PPDI dalam demonstrasi hari ini mencapai 100.000 orang.

Hal itu berdasarkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi yang disampaikan pihak penanggung jawab kepada kepolisian.

"Kalau dari surat pemberitahuan estimasi massa aksi mencapai 100.000 orang," jelas Komarudin.

Saat ini, kata Komarudin, massa aksi masih terus berdatangan ke sekitar ruas Jalan Gerbang Pemuda untuk selanjutnya menuju titik demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

"Saat ini masih berjalan berdatangan. Sementara masih kisaran 5.000 yang terlihat," kata Komarudin.

Baca juga: Pagi Ini, Arus Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR/MPR RI Dialihkan

Dalam pengumuman yang disampaikan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melalui akun resmi Instagram @TMCPoldaMetro, sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR RI ditutup mulai pukul 08.00 WIB.

Pengalihan arus lalu lintas pun diberlakukan aparat kepolisian seiring dengan adanya aksi demonstrasi pada Rabu pagi ini.

Berikut pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan:

  • Arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto dari arah Pancoran menuju Gedung DPR/MPR dibelokkan ke kiri menuju Jalan Gerbang Pemuda.
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Gerbang Pemuda menuju Gedung DPR/MPR diputarbalikan kembali ke Jalan Gerbang di kolong jalan layang.
  • Arus lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di offramp Pulo Dua diluruskan ke arah Tol Tomang.
  • Arus lalu lintas dari Jalan Palmerah Timur ke arah Jalan Gelora diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Asia Afrika diluruskan ke arah Jalan Gelora.
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gerbang Pemuda dibelokkan ke kiri menuju Jalan Asia Afrika.
  • Arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto dari arah Slipi menuju Jalan Gerbang Pemuda ditutup. Kendaraan diluruskan ke arah Semanggi.
  • Apabila terjadi kepadatan di kawasan Pintu 10 Gelora Bung Karno karena bus massa aksi yang akan parkir, maka kendaraan akan dibelokkan sebelum Simpang Susun Semanggi menuju Bundaran Senayan dan diarahkan masuk melalui Pintu 7.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Megapolitan
AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

Megapolitan
Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Megapolitan
Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Megapolitan
Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Megapolitan
Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Megapolitan
Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Megapolitan
Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Megapolitan
Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Megapolitan
Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Megapolitan
Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Megapolitan
Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Megapolitan
Polisi Kerahkan 11 Tim Patroli di Jam Rawan Tawuran di Jaksel

Polisi Kerahkan 11 Tim Patroli di Jam Rawan Tawuran di Jaksel

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.