Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mencari Rekam Jejak Kenakalan Mario Dandy di SPBU Kodam Bintaro...

Kompas.com - 17/03/2023, 09:26 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

Operator SPBU terpaksa menomboki kerugian

Pengemudi BMW diketahui mengisi bahan bakar jenis Pertamax Turbo sebanyak 61 liter.

Berdasarkan harga Pertamax Turbo waktu itu, total biaya yang seharusnya dibayar pengemudi BMW adalah Rp 602.000.

Namun karena pengemudi tersebut langsung ngacir usai diisi bensin full tank, beberapa operator SPBU yang bertugas harus menanggung akibatnya.

Baca juga: Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Sekitar empat atau lima operator, kata salah satu petugas SPBU, sepakat untuk urunan. Mereka rela merogoh kocek pribadi yang ditimbulkan pengemudi BMW agar perusahaan tidak merugi.

"Saat itu operator yang mengisi bahan bakar ke mobil BMW namanya Dhiaz. Dia akhirnya mengajak rekan satu shift-nya untuk urunan atau patungan usai pengemudi BMW kabur," ungkap sang petugas SPBU.

Pengemudi ketakutan

Tak berselang lama setelah peristiwa kejadian, perwakilan keluarga pengemudi BMW langsung mendatangi SPBU Kodam Bintaro 34-12304.

Viralnya video rekaman CCTV yang disebarkan di media sosial disebut menjadi penyebab utama.

Pasalnya keluarga pengemudi BMW disebut baru tahu bahwa ada salah satu anggota keluarganya yang ngacir tanpa membayar sepeserpun usai mengisi bahan bakar.

"Itu kan kejadiannya dini hari, pas siang atau besoknya kalau tidak salah, pamannya itu langsung datang ke sini (SPBU). Dia meminta maaf dan memohon agar kasus yang dibuat oleh salah satu anggota keluarganya tidak diperpanjang," bener sang petugas SPBU.

"Dia lantas membayar segala kerugian yang ditimbulkan dan kami bersepakat berdamai waktu itu. Walau ada beberapa pihak yang merasa "gemas" dan ingin melihat sosok pengemudi seperti apa. Sayangnya kata si pamannya itu si pengemudi takut, jadi tidak berani balik lagi," tambah dia.

Polisi tak punya data pelaku

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro mengaku pihaknya tidak bisa memastikan bahwa pengemudi BMW adalah sosok Mario atau bukan.

Tedjo tidak bisa memastikan perihal tersebut lantaran tidak ada catatan arsip soal insiden yang terjadi meski pihak kepolisian sempat terlibat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo | SMAN 6 Jaksel Kebakaran | Awal Musim Hujan Datang Lebih Lambat

[POPULER JABODETABEK] KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo | SMAN 6 Jaksel Kebakaran | Awal Musim Hujan Datang Lebih Lambat

Megapolitan
7 Tempat Nongkrong di Sekitar Stasiun LRT Dukuh Atas

7 Tempat Nongkrong di Sekitar Stasiun LRT Dukuh Atas

Megapolitan
Gerak-gerik Anak Perwira TNI Terekam 4 Kamera CCTV Sebelum Tewas di Lanud Halim

Gerak-gerik Anak Perwira TNI Terekam 4 Kamera CCTV Sebelum Tewas di Lanud Halim

Megapolitan
Orangtua Bocah 7 Tahun yang Didiagnosis Mati Batang Otak Sebut Resume Medis Janggal

Orangtua Bocah 7 Tahun yang Didiagnosis Mati Batang Otak Sebut Resume Medis Janggal

Megapolitan
Anaknya Didiagnosis Mati Batang Otak usai Operasi Amandel, Orangtua Sebut Penjelasan Pihak RS Berputar-putar

Anaknya Didiagnosis Mati Batang Otak usai Operasi Amandel, Orangtua Sebut Penjelasan Pihak RS Berputar-putar

Megapolitan
KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kini Diserahkan ke Polda Metro

KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kini Diserahkan ke Polda Metro

Megapolitan
Atasi Polusi Udara, 109 Gedung Tinggi di Jakarta Pasang 'Water Mist Generator'

Atasi Polusi Udara, 109 Gedung Tinggi di Jakarta Pasang "Water Mist Generator"

Megapolitan
Kekeringan di Tangsel Meluas, 4 Kelurahan Krisis Air Bersih

Kekeringan di Tangsel Meluas, 4 Kelurahan Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lansia yang Remas Alat Kelamin Bocah di Depok Sering Lecehkan Anak-anak

Lansia yang Remas Alat Kelamin Bocah di Depok Sering Lecehkan Anak-anak

Megapolitan
Pemprov DKI Sanksi 11 Perusahaan Penyebab Polusi, 4 Disegel Sementara

Pemprov DKI Sanksi 11 Perusahaan Penyebab Polusi, 4 Disegel Sementara

Megapolitan
Pelaku Penusukan Wanita di Dekat Central Park Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Penusukan Wanita di Dekat Central Park Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Menteng Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Menteng Diduga Akibat Korsleting

Megapolitan
Polisi Akan Padukan Keterangan Saksi Pelecehan Finalis Miss Universe Indonesia dengan Hasil Digital Forensik

Polisi Akan Padukan Keterangan Saksi Pelecehan Finalis Miss Universe Indonesia dengan Hasil Digital Forensik

Megapolitan
Cerita Staf TU di SMAN 6 Jakarta Padamkan Api Bersama Almarhum Cecep

Cerita Staf TU di SMAN 6 Jakarta Padamkan Api Bersama Almarhum Cecep

Megapolitan
Bocah Didiagnosis Mati Batang Otak usai Operasi Amandel, Orangtua: Anak Saya Kejang dan Henti Jantung

Bocah Didiagnosis Mati Batang Otak usai Operasi Amandel, Orangtua: Anak Saya Kejang dan Henti Jantung

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com