Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Sapi Nyasar di Jalan Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Ingatkan Pelaku Usaha

Kompas.com - 17/03/2023, 16:41 WIB
Ellyvon Pranita,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasatlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Bambang Askar Shodiq meminta agar pada pelaku usaha bisa menyiapkan segala mitigasi risiko saat melakukan pengantaran hewan ke berbagai daerah.

Hal ini disampaikan oleh Bambang atas insiden dua ekor sapi yang nyasar di jalan raya kawasan Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (16/3/2023) malam.

Dua ekor sapi tersebut terlepas dari truk pengangkut yang membawanya akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah gerbang Tol Cengkareng 2.

Alhasil, kedua ekor sapi itu terus kabur hingga akhirnya memasuki kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

"Yang pasti, pihak pelaku usaha itu harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk armada pengangkutnya," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (17/3/2023).

Baca juga: Satu Sapi yang Kabur ke Bandara Soekarno-Hatta Akhirnya Dipotong dalam Parit

Bambang menegaskan, persiapan oleh pihak pelaku usaha itu bisa dilakukan mulai dari pengecekan kesiapan pengemudinya, dan kesiapan kendaraannya.

Tidak hanya itu, kata dia, karena kendaraan yang dipakai nantinya akan dipergunakan untuk mengangkut hewan ternak, maka keamanan hewan ternak itu pun harus dipastikan dengan baik.

"Harus dipastikan muatan yang diangkut itu benar-benar aman, nanti apabila terjadi hal yang tidak diinginkan ada upaya mitigasi apa yang harus dilakukan. Jangan sampai viral baru mulai," jelasnya.

Ia menegaskan, antisipasi dari pihak pelaku usaha itu perlu dilakukan agar tidak terjadi kerugian menyangkut kepentingan masyarakat bersama.

Baca juga: Truk Pengangkut Kecelakaan, Dua Ekor Sapi Kabur hingga Masuk Kawasan Bandara Soekarno-Hatta

Diberitakan sebelumnya viral di media sosial, dua ekor sapi berlari memasuki Jalan P1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dua ekor sapi itu terlihat berlari dengan cepat di jalan raya dan membahayakan pengguna jalan lainnya pada Kamis (16/3/2023).

Salah satu sapi yang memasuki jalan raya kawasan Bandara Soekarno-Hatta didorong paksa untuk masuk ke dalam parit dan dipotong di tempat oleh pihak kepolisian.

Bambang mengatakan, tindakan itu dilakukan untuk keselamatan warga atau para pengguna jalan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Satu dari dua sapi telah berhasil ditangkap tadi malam. Sementara, satu sapi berhasil kabur ke daerah Soewarna di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

"Agar tidak menggangu, kami dorong (satu sapi di Soewarna itu) ke arah parit biar tidak bisa kemana-mana, parit kan airnya diam ya kami ikat kanan-kiri," ujarnya.

Baca juga: Dua Ekor Sapi Berkeliaran di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Diduga karena Truk Pengangkut Alami Kecelakaan

Menurut Bambang, evakuasi sapi ini cukup sulit dilakukan karena mereka bukanlah manusia yang bisa diajak berbicara dengan benar.

Selain itu, sapi-sapi tersebut bukan benda mati yang tidak bergerak, sehingga menyulitkan petugas mengevakuasinya ke tempat lain.

"Ini bukan evakuasi orang ataupun barang ini hewan, kami prediksinya jangan sampai mengambil risiko karena ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus juga nasional saya tidak mau ini terganggu kelancaran dan kenyamanan masyarakat dan pengguna Bandara (Soekarno -Hatta)," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan kondisi sukarnya petugas mengevakuasi sapi berbadan besar itu, akhirnya dengan persetujuan pemilik, sapi itu pun dipotong di dalam parit tersebut.

"Karena susah dilakukan evakuasi dengan alat, daripada sapi ini melakukan gerakan tambahan panggil pengurusnya ya dilakukan pemotongan," ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Megapolitan
KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Megapolitan
KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

Megapolitan
Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Megapolitan
Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Megapolitan
Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Megapolitan
Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Megapolitan
Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Megapolitan
Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com