Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wali Kota Depok hingga Ketua DPRD Bernyanyi dalam Puncak Perayaan HUT Ke-24 Kota Depok

Kompas.com - 02/05/2023, 11:56 WIB
M Chaerul Halim,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris turut bernyanyi dalam puncak perayaan HUT Ke-24 Kota Depok, yang digelar di Lapangan Balai Kota Depok, pada Selasa (2/5/2023).

Idris didampingi wakilnya, Imam Budi Hartono beserta Ketua DPRD Kota Depok TM. Yusufsyah Putra menyanyikan Mars Depok Sejahtera.

Bermodalkan teks yang sudah disiapkan, Idris berbagi lirik dengan TM Yusufsyah dan bernyanyi menggunakan pengeras suara di atas panggung.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Balai Kota Depok, Berburu Makanan Gratis pada Puncak HUT Ke-24

Mereka bernyanyi secara serentak sehingga para warga hingga jajaran Pemkot Depok turut mengikuti lirik demi lirik mars Depok Sejahtera.

"Fajar menyingsing menyapa suasana damai kota, sang surya tersenyum ceria sambut warga nan bahagia... Pancasila dasar negara generasi penuh asa, Setia paricara Dharma menuju Depok sejahtera," demikian petikan mars yang dinyanyikan Idris bersama jajarannya.

Setelah bernyayi, Idris, Imam Budi Hartono dan TM Yusufsyah langsung disambut tepuk tangan yang meriah dari para hadirin.

Kemudian, Idris mengimbau warga yang hadir untuk tidak meninggalkan lokasi setelah membuka acara puncak perayaan HUT Ke-24 Kota Depok dengan suka cita.

Baca juga: Puncak HUT Ke-24 Kota Depok, Warga Diundang Pesta Kuliner Gratis di Balai Kota

Menurut dia, bakal ada pegelaran fashion show yang diikuti perangkat daerah dan camat di lingkungan Pemkot Depok

"Setelah saya buka, mohon maaaf bapak ibu jangan bubar ya, karena ada acara yang lebih seru lagi, para perangkat daerah dan camat akan lomba fashion show," imbuh dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satpol PP DKI Klaim Sempat Kejar Jambret di CFD yang Terekam Kamera Fotografer

Satpol PP DKI Klaim Sempat Kejar Jambret di CFD yang Terekam Kamera Fotografer

Megapolitan
Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Dunia

Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Dunia

Megapolitan
Wacana Duet Anies-Kaesang pada Pilkada Jakarta Dinilai Tak Akan Terwujud

Wacana Duet Anies-Kaesang pada Pilkada Jakarta Dinilai Tak Akan Terwujud

Megapolitan
Sambut HUT Jakarta 22 Juni, Monas Gratiskan Tiket Masuk Sampai Cawan

Sambut HUT Jakarta 22 Juni, Monas Gratiskan Tiket Masuk Sampai Cawan

Megapolitan
Viral Video Bocah Digigit Anjing Tetangga di Kebayoran Lama, Korban Alami Luka di Mata

Viral Video Bocah Digigit Anjing Tetangga di Kebayoran Lama, Korban Alami Luka di Mata

Megapolitan
Satpol PP Bakal Menyisir Ranjau Paku di Jalur Jakarta International Marathon

Satpol PP Bakal Menyisir Ranjau Paku di Jalur Jakarta International Marathon

Megapolitan
PKB Usung Dokter Rayendra di Pilkada Bogor 2024, Buka Koalisi dengan Parpol Lain

PKB Usung Dokter Rayendra di Pilkada Bogor 2024, Buka Koalisi dengan Parpol Lain

Megapolitan
Warga Lapor ke MKDKI karena Otak Istri Rusak Usai Melahirkan, RS di Bogor Dianggap Melanggar

Warga Lapor ke MKDKI karena Otak Istri Rusak Usai Melahirkan, RS di Bogor Dianggap Melanggar

Megapolitan
Jakarta Berusia 497 Tahun, Fahira Idris: Perlu Pemimpin yang Efektif Hadapi Tantangan Kota Global

Jakarta Berusia 497 Tahun, Fahira Idris: Perlu Pemimpin yang Efektif Hadapi Tantangan Kota Global

Megapolitan
Cerita Pelukis Jalanan di Blok M, Sepi Pelanggan di Tengah Keramaian

Cerita Pelukis Jalanan di Blok M, Sepi Pelanggan di Tengah Keramaian

Megapolitan
2.435 Personel Satpol PP Dikerahkan di Sepanjang 45 Kilometer Jalur Lari Jakarta Internasional Marathon

2.435 Personel Satpol PP Dikerahkan di Sepanjang 45 Kilometer Jalur Lari Jakarta Internasional Marathon

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjaga Warkop di Mampang yang Diperas dengan Modus Tukar Uang Receh

Polisi Selidiki Kasus Penjaga Warkop di Mampang yang Diperas dengan Modus Tukar Uang Receh

Megapolitan
Polisi Tunggu Laporan Pengelola Rusunawa Marunda Soal Kasus Penjarahan Aset

Polisi Tunggu Laporan Pengelola Rusunawa Marunda Soal Kasus Penjarahan Aset

Megapolitan
2 Preman Peras Penjaga Warkop di Mampang, Paksa Tukar Uang Receh Jadi Rp 1 Juta

2 Preman Peras Penjaga Warkop di Mampang, Paksa Tukar Uang Receh Jadi Rp 1 Juta

Megapolitan
Polisi Gelar Audiensi Terkait Penjarahan Rusunawa Marunda, Libatkan Pengelola Lama dan Baru

Polisi Gelar Audiensi Terkait Penjarahan Rusunawa Marunda, Libatkan Pengelola Lama dan Baru

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com