Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karyawan Rumah Kos di Tanah Abang Terjepit Lift, Korban Alami Patah Tulang

Kompas.com - 10/06/2023, 18:42 WIB
M Chaerul Halim,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang karyawan Rumah Kos Daniel Residence, terjepit lift barang di tempat kerjanya sendiri di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (10/6/2023).

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Kukuh Islami mengatakan, korban perempuan berinisial FD (23) terjepit lift sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa itu berawal ketika korban bersama rekan kerjanya berinisial KO hendak menuju ke lantai tiga setelah mengepel di lantai dua.

Saat itu, mereka langsung memasuki lift. FD lalu duduk di lift itu dengan posisi setengah bersila.

Baca juga: Prajurit TNI AD Tusuk Pengamen di Senen Pakai Pisau Buatan

 

Namun, korban ternyata tak menyadari bahwa lutut kirinya masih menempel lantai di luar lift. Alhasil, lutut FD pun terjepit saat lift tertutup dan mulai bergerak naik.

"Posisi (korban) duduk setengah bersila dengan salah satu kaki kiri menempel sisi kiri lantai lift sambil main HP, tiba-tiba kaki kiri bagian lutut terjepit," kata Kukuh saat dikonfirmasi, Sabtu.

Dalam kondisi itu, korban pun langsung berteriak sehingga terdengar oleh salah penghuni kos berinisial WH.

Penghuni kos itu langsung menyelamatkan KO yang saat itu berdiri di samping korban.

"WH langsung memberikan pertolongan kepada KO yang saat itu posisi berdiri bersama korban yang posisi duduk terjepit lift," ucap Kukuh.

Baca juga: 2 Jam Terjebak di Lift Restoran, 5 Pengunjung Lemas karena Kurang Oksigen

Namun, ia tidak bisa menyelamatkan FD karena kakinya yang masih terjepit. Akhirnya, ia pun menelepon Dinas Pemadam Kebakaran untuk meminta pertolongan.

Setelah itu, personel Dinas Damkar Jakarta Pusat tiba dan melakukan evakuasi korban.

Proses evakuasi itu berlangsung kurang lebih 1 jam 15 menit.

Atas kejadian itu, FD mengalami patah tulang di bagian lutut kirinya dan selanjutnya larikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

"Korban mengalami patah kaki di bagian antara paha sampai lutut sebelah kiri, dalam keadaan sadar," ucap Kukuh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Megapolitan
Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Megapolitan
Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami 'Nyebur' Bareng

Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami "Nyebur" Bareng

Megapolitan
Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Megapolitan
Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Megapolitan
Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Megapolitan
Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Megapolitan
Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Megapolitan
Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Megapolitan
UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

Megapolitan
Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi 'Offline' di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi "Offline" di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Megapolitan
Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Megapolitan
Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Megapolitan
Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Megapolitan
Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak 'Long March' Kepung Istana Negara

Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak "Long March" Kepung Istana Negara

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com