Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Update" Harga Pangan di Pasar Kemiri Depok, Cabai Merah Rp 70.000 Per Kg

Kompas.com - 02/03/2024, 14:06 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Icha Rastika

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Harga cabai merah di Pasar Kemiri, Kota Depok per Sabtu (2/3/2024) masih di angka yang tinggi.

Harga cabai merah mencapai kisaran Rp 70.000 per kilogram untuk hari ini.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang pedagang bernama Amen (40).

"Untuk hari ini, harga cabai merah di sini Rp 70.000 per kilogram, di tempat sebelah kalau diperiksa bisa berani pasang Rp 80.000 per kilogram," ungkap Amen kepada Kompas.com, Sabtu (2/3/2024).

Baca juga: Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Sumbawa Naik Rp 10.000

Menurut informasi yang diketahui Amen, masih tingginya harga cabai merah disebabkan oleh harga sembako dan faktor cuaca.

"Kemungkinan dari harga sembako yang masih tinggi, apalagi di tambah faktor cuaca," ujar dia.

Akan tetapi, Amen mengaku sudah terbiasa menghadapi harga bahan pasar yang naik-turun.

"Sudah biasa. Beda sama sembako yang kalau sekali naik bisa bertahan lama, kalau bahan sayur gini besok juga berubah lagi. Kemarin (Jumat), tomat masih Rp 14.000 per kilogram, semalam saya beli untuk hari ini sudah jadi Rp 18.000," kata dia.

Amen yag sudah berdagang sayur sejak tahun 2008 di Pasar Kemiri Depok itu mengatakan harga pasaran setiap bahan tentu masih sangat mungkin berbeda antar toko.

Baca juga: Harga Cabai di Semarang Tembus Rp 110.000 Per Kilogram di Awal Meret

Selain cabai merah, harga cabai rawit merah juga masih tinggi, yakni Rp 70.000 per kilogram, yang sama dengan harga cabai merah.

Harga tomat yang sebelumnya Rp 14.000 per kilogram menjadi Rp 18.000 per kilogram.


Harga telur juga masih sekitar Rp 31.000 per kilogram untuk kualitas biasa, dan Rp 32.000 per kilogram untuk premium (telur kecil).

Adapun harga beras juga masih berada di kisaran angka Rp 12.500 hinga Rp 17.000.

Kisaran harga tersebut untuk jenis beras petruk hingga jeruk garut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PKS Belum Tentukan Kandidat untuk Pilwalkot Bogor 2024

PKS Belum Tentukan Kandidat untuk Pilwalkot Bogor 2024

Megapolitan
Pengemudi yang Ngaku Adik Jenderal Sembunyikan Fortuner di Rumah Kakaknya, Pelat TNI Palsu Dibuang

Pengemudi yang Ngaku Adik Jenderal Sembunyikan Fortuner di Rumah Kakaknya, Pelat TNI Palsu Dibuang

Megapolitan
Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Megapolitan
Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Megapolitan
Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Mobil 'Seruduk' Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Mobil "Seruduk" Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Megapolitan
Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Megapolitan
PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Megapolitan
Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Megapolitan
Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Megapolitan
Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Megapolitan
Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Megapolitan
Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Megapolitan
Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com