Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Eki Rela Nabung 3 Bulan Sebelum Lebaran demi Bisa Bagi-bagi THR ke Keluarga

Kompas.com - 19/04/2024, 09:15 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Manggarai, Jakarta Selatan, Eki Wiratawa Putra (24) mempersiapkan dirinya dengan menabung sejak tiga bulan lalu demi bisa berbagi tunjangan hari raya (THR) ke keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

Tidak hanya dari tabungan, Eki juga mengikhlaskan THR yang dia dapat dari kantor untuk berbagi pada momen Lebaran itu. 

Eki bersyukur karena di tahun ini, dia sudah mendapatkan THR penuh. 

"Saya dapat THR full gaji dari kantor, yang mana tahun sebelumnya saya cuma dikasih THR Rp 1 juta," ucap Eki ketika diwawancarai oleh Kompas.com di kediamannya yang ada di Manggarai, Kamis (17/4/2024).

Baca juga: Polisi Sebut Api Pertama Kali Muncul dari Basement Toko Bingkai Saudara Frame Mampang

"Di sisi lain, saya juga kan punya tabungan pribadi untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri. Jadi, saya nabung sekitar tiga bulan sebelum Lebaran," sambungnya.

Menabung dari jauh-jauh hari menjadi salah satu cara Eki agar uang hasil THR yang didapatkannya dari kantor tak habis sekejap begitu saja.

Karyawan swasta yang bekerja di salah satu perusahaan ekspedisi muatan kapal laut ini mengaku, menghabiskan uang kurang lebih sekitar Rp 5 juta untuk bagi-bagi THR di hari Lebaran.

Meski pengeluarannya banyak di hari Lebaran, Eki memastikan kebutuhan hidupnya tetap terpenuhi.

Baca juga: Terjebak Semalaman, 7 Jasad Korban Kebakaran Saudara Frame di Mampang Berhasil Dievakuasi

"Terpenuhi, Alhamdulillah, ya, atas izin Allah kasih rezeki saya yang cukup. Dari diri saya pribadi Alhamdulillah semua kebutuhan terpenuhi, termasuk baju lebaran untuk diri saya sendiri," ucapnya.

Selain kebutuhan pribadinya, kebutuhan untuk persiapan menikah Eki juga pastikan tak terganggu meski harus mengeluarkan banyak uang di hari Lebaran.

"Di sisi lain saya juga belum nikah di tahun ini, Inshaallah tahun depan sudah saya persiapkan untuk menikah," tutupnya sambil tersenyum.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ponsel Pria Dalam Toren di Pondok Aren Hilang, tetapi Masih Aktif

Ponsel Pria Dalam Toren di Pondok Aren Hilang, tetapi Masih Aktif

Megapolitan
Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Megapolitan
Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Megapolitan
Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi 'Nyabu' di Kontrakannya

Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi "Nyabu" di Kontrakannya

Megapolitan
Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Megapolitan
Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

Megapolitan
Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Megapolitan
NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

Megapolitan
Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Megapolitan
Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Megapolitan
Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com