Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanda Tanya Tewasnya Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading...

Kompas.com - 23/04/2024, 10:18 WIB
Abdul Haris Maulana

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyebab kematian RN, wanita hamil yang ditemukan tewas di sebuah rumah toko (ruko) Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, belum terungkap seutuhnya.

Diketahui, RN ditemukan tewas di kamar ruko yang dijadikan sebagai kafe itu oleh salah satu saksi yang juga rekan kerjanya, yakni R (25) pada Sabtu (20/4/2023) pagi.

Ia diduga dibunuh oleh kekasihnya berinisial A yang kini telah ditangkap oleh polisi.

Baca juga: Fakta Wanita yang Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading, Korban Baru Bekerja 2 Hari dan Sempat Mengeluh Sakit

Namun, terdapat sejumlah hal yang jadi tanda tanya terkait dengan kematian RN.

Kamar korban dikunci dari dalam

R menyebut bahwa kamar tempat RN ditemukan tak bernyawa dikunci dari dalam saat ia mencoba mengetuk pintu kamar.

"Betul terkunci dari dalam, dikunci sendiri," kata R saat dihubungi, Minggu (21/4/2024).

R mengaku bahwa ia tak mendapat jawaban setelah berulang kali mengetuk pintu kamar korban. Karena penasaran, ia mengintip ke dalam kamar dari celah jendela dan mendapati RN sudah tergeletak di lantai.

R kemudian melaporkan hal itu ke sekuriti ruko (saksi kedua) berinisial MH (49). Ia kembali mendatangi kamar korban yang berada di lantai tiga bersama MH.

MH juga melihat kondisi korban dari celah jendela yang ternyata sudah telentang dan tidak sadarkan diri.

Keduanya sempat berusaha menggedor pintu kamar dan memanggil korban, tetapi tidak ada respons. Kemudian, R dan MH melaporkan apa yang mereka lihat ke polisi.

Baca juga: Saksi Sebut Kamar Tempat Wanita Ditemukan Tewas di Kelapa Gading Dikunci dari Dalam

Tak berselang lama, polisi datang dan langsung membongkar pintu kamar. Usai pintu kamar terbuka, RN diketahui tewas dengan bersimbah darah di lantai.

"Banyak darah yang keluar dan busa," jelas R.

Korban sempat mengeluh sakit

Sebelum ditemukan tewas, R menyebut bahwa korban sempat mengeluh sakit kepadanya.

"Dia bilang sih lagi sakit sedang menstruasi tapi pusing-pusing gitu," ucap R.

Menurut R, sakit yang dialami korban tidak wajar. Ia pun menyarankan korban untuk cek kondisi kesehatannya ke rumah sakit.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com