Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Kompas.com - 06/05/2024, 12:12 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pencuri motor babak belur dihajar massa viral di media sosial. Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @jakartaselatan24jam, Minggu (5/5/2024).

Dalam video itu dinarasikan bahwa komplotan pencuri baru saja melancarkan aksinya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut lantas melakukan pengejaran dan berhasil menangkap salah satu terduga pelaku.

Pria itu lantas menjadi sasaran amukan warga hingga sekujur tubuhnya babak belur. Bahkan, warga juga menelanjangi pria tersebut dan menyisakan pakaian dalam saja.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Tebet Kompol Murodih mengonfirmasi bahwa pria yang jadi bulan-bulanan warga di video tersebut benar merupakan pelaku pencurian motor.

Baca juga: Dua Maling Gasar Motor di Tanjung Priok, Polisi Bergerak meski Korban Enggan Lapor

Pelaku diketahui bernama Yanto (50). Aksi pencurian itu dilakukan Yanto di Jalan Lapangan Ros IV, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu.

“Betul, yang bersangkutan bersama satu temannya melakukan aksi pencurian,” ujar Murodih saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2024).

Murodih mengungkapkan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (5/5/2024) sekitar pukul 04.30 WIB.

Mulanya, korban bernama Sukisno mengeluarkan motornya untuk ditaruh di gang depan rumah.

“Setelah memarkirkan motornya di luar, korban pergi ke masjid. Korban lalu kembali sekitar pukul 06.30 WIB dan mendapati motornya tidak ada,” tutur Kapolsek.

Sukisno lantas memberi tahu keluarganya bahwa motornya raib. Tak lama, korban mendapatkan informasi, salah satu terduga pelaku berhasil ditangkap oleh warga tak jauh dari kediamannya.

“Korban kemudian mendapat kabar bahwa diduga salah satu pelakunya ditangkap di depan gang, dan setiba di depan gang korban mendapati diduga pelaku sudah terluka dan dikerumuni banyak orang,” imbuh Murodih.

Saat ini, lanjut Murodih, pihaknya masih memburu satu pelaku lain dan mencari keberadaan motor milik korban.

“Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” tutup dia.

Baca juga: Geng Motor Nekat Masuk Kandang Tentara di Halim, Kena Gebuk Provost Lalu Diringkus Polisi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

NIK KTP Bakal Dijadikan Nomor SIM Mulai 2025, Korlantas Polri: Agar Jadi Satu Data dan Memudahkan

NIK KTP Bakal Dijadikan Nomor SIM Mulai 2025, Korlantas Polri: Agar Jadi Satu Data dan Memudahkan

Megapolitan
8 Tempat Makan dengan Playground di Jakarta

8 Tempat Makan dengan Playground di Jakarta

Megapolitan
Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan, Kuasa Hukum Keluarga Vina: Itu Hak Dia untuk Berbicara

Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan, Kuasa Hukum Keluarga Vina: Itu Hak Dia untuk Berbicara

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Pemerkosa Anak Disabilitas di Kemayoran

Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Pemerkosa Anak Disabilitas di Kemayoran

Megapolitan
Pengamat: Jika Ahok Diperintahkan PDI-P Maju Pilkada Sumut, Suka Tak Suka Harus Nurut

Pengamat: Jika Ahok Diperintahkan PDI-P Maju Pilkada Sumut, Suka Tak Suka Harus Nurut

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Toren Air di Pondok Aren

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Toren Air di Pondok Aren

Megapolitan
Polisi Dalami Keterlibatan Caleg PKS yang Bisnis Sabu di Aceh dengan Fredy Pratama

Polisi Dalami Keterlibatan Caleg PKS yang Bisnis Sabu di Aceh dengan Fredy Pratama

Megapolitan
Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Megapolitan
NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Megapolitan
Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Megapolitan
Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com