Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pura-pura Beli Es Batu, Seorang Pria Rampok Warung Madura dan Bacok Pemiliknya

Kompas.com - 08/05/2024, 06:02 WIB
Nabilla Ramadhian,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik warung madura di Setu, Cipayung, Jakarta Timur, menjadi korban perampokan dengan kekerasan, Sabtu (4/5/2024).

Korban, A (31), dibacok oleh seorang pria tidak dikenal yang masuk ke dalam warungnya dan merampas dua ponsel milik korban.

"Pelaku mendekati korban, alasannya mau beli es batu. Tapi korban tidak menjual es batu. Pelalu mondar-mandir dan tiba-tiba masuk ke dalam toko korban," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Hotman Capandi saat dihubungi, Selasa (7/5/2024).

Kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB. A sedang menjaga warung ketika pelaku tiba mengendarai motornya untuk membeli es batu.

Baca juga: Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Ketika diberi tahu bahwa warung itu tak menjual es batu, pelaku tidak langsung pergi.

Ia justru mondar-mandir di depan warung A sebelum tiba-tiba masuk ke dalam.

"Korban menegur pelaku, tapi pelaku tiba-tiba mengeluarkan sebilah golok," ungkap Hotman.

Golok tersebut disimpan pelaku di dalam jaketnya. Kemudian langsung membacok A.

"Pelaku membacok korban di bagian kiri kepala sebanyak satu kali, dan pundak kiri korban sebanyak dua kali sampai korban berlumuran darah," papar Hotman.

Baca juga: Warung Madura, Etos Kerja, dan Strategi Adaptasi

Saat membacok A, mata golok terlepas dan terjatuh di lantai. Pelaku langsung kabur sambil membawa dua ponsel milik korban.

Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Belum ada informasi terkait identitas pelaku karena pelaku menggunakan helm full face saat beraksi," kata Hotman.

"Sampai saat ini keberadaannya belum diketahui. Untuk korban, kerugiannya mencapai Rp 3 jutaan. Korban sudah kembali dari rumah sakit," lanjut dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Megapolitan
Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Megapolitan
Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Megapolitan
Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Megapolitan
Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Megapolitan
Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Megapolitan
Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Megapolitan
Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Megapolitan
Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Megapolitan
Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Megapolitan
Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Megapolitan
Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Megapolitan
Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Megapolitan
Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com