Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dubes Palestina: Gaza Utara Hancur Total, Rafah Dikendalikan Israel

Kompas.com - 10/05/2024, 14:04 WIB
Firda Rahmawan,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA,KOMPAS.com - Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, mengungkapkan bahwa situasi di Gaza Utara telah hancur total akibat serangan Israel.

Akibat serangan itu, warga Palestina di Gaza Utara terpaksa mengungsi ke bagian selatan, tepatnya di Rafah.

"Sejak tanggal 7 Oktober 2023 Gaza bagian utara sudah hancur lebur, semua warga terpaksa pindah ke bagian Selatan," ucap Zuhair saat menggelar jumpar pers di Kantor Kedutaan Besar Palestina di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2024).

Namun demikian, Zuhair mengatakan, saat ini pasukan militer Israel telah memasuki daerah Rafah. Warga Palestina pun terpaksa mengungsi lagi meninggalkan wilayah tersebut.

Baca juga: Dubes Palestina Yakin Dukungan Indonesia Tak Berubah Saat Prabowo Dilantik Jadi Presiden

Menurut Zuhair, Rafah merupakan pusat distribusi obat-obatan dan makanan untuk warga Palestina.

"Perbatasan (Rafah) ini sangat penting untuk kami (warga Palestina), dari bantuan hingga obat-obatan dan jalur masuk warga. Namun saat ini sudah dalam kendali Israel," ujarnya.

Atas rangkaian serangan tersebut, Zuhair menegaskan bahwa tak ada lagi tempat yang aman untuk warga Palestina.

Lebih lanjut, Zuhair menyebut, situasi politik yang terjadi di Palestina merupakan persoalan besar. Ia menyayangkan sikap sejumlah negara yang menurutnya tak berpihak pada Palestina. 

"Kita lihat konflik-konflik yang terjadi di seluruh dunia, Amerika dan yang lainnya selalu menjadi penengah untuk menyetop konflik," ujar Zuhair.

"Tapi kenapa di Timur Tengah, jika soal Palestina, mereka (Amerika) tak siap melakukan apapun," tutupnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Megapolitan
KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Megapolitan
KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

Megapolitan
Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Megapolitan
Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Siap Bertarung dengan Benyamin-Pilar pada Pilkada Tangsel, Gerindra: Kami Punya Sejarah, Selalu Melawan Petahana

Megapolitan
Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Kekerasan Seksual terhadap Anak Naik 60 Persen, KPAI Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Gerindra Kantongi 7 Nama Kader Internal untuk Pilkada Tangsel, Tak Ada Komika Marshel Widianto

Megapolitan
Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Kaesang Dinilai Tak Cocok Jadi Cawalkot Bekasi karena Tak Lahir dan Besar di Bekasi

Megapolitan
Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Megapolitan
Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Diisukan Maju Cawalkot Bekasi, Kaesang Disebut Butuh Panggung Politik buat Dongkrak Popularitas

Megapolitan
Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Zoe Levana Terjebak 4 Jam di Jalur Transjakarta, Bisa Keluar Setelah Bus Penuh Penumpang lalu Jalan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com